Kurnia Safitri
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pemanfaatan Media Pembelajaran oleh Guru Kelas IV Sekolah Dasar Dwi Sulistianing Warni; Nur Hidayani Zahra; Fanny Tio Siahaan; Bintang Ramadani Harahap; Kurnia Safitri; Annisah Diana Syafitri; Husnia Kaisyah; Nurmayani Nurmayani; Yuni Hajar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media pembelajaran serta upaya optimalisasinya dalam meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada guru dan siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran masih belum optimal karena guru lebih dominan menggunakan metode ceramah dengan bantuan papan tulis. Hal ini berdampak pada rendahnya keaktifan dan pemahaman siswa. Namun, penggunaan media pembelajaran terbukti mampu meningkatkan perhatian, partisipasi, dan pemahaman siswa. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana, waktu, dan kompetensi guru. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi melalui peningkatan kreativitas guru dan pemanfaatan media sederhana maupun digital.
Problematika Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: Kajian Literatur Kurnia Safitri; Flora Estetika Putri Br Ketaren; Nazwa Az-Zahra; Yosep Tio Lamtama Tampubolon; Khairunnisa Khairunnisa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38963

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kebijakan pembaruan kurikulum nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia sebagai respons atas kondisi darurat pembelajaran pascapandemi Covid-19. Kebijakan ini mulai diterapkan secara bertahap di sekolah-sekolah seluruh Indonesia sejak tahun ajaran 2022/2023. Kajian literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mendeskripsikan, dan menganalisis problematika yang dihadapi dalam implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat Sekolah Dasar (SD) berdasarkan berbagai hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis dengan menelaah sejumlah artikel jurnal ilmiah yang diterbitkan pada periode 2022-2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa problematika implementasi Kurikulum Merdeka di SD mencakup empat dimensi utama, yakni: (1) keterbatasan pemahaman dan kesiapan guru; (2) kesulitan dalam penyusunan perangkat pembelajaran seperti modul ajar dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP); (3) ketidakmerataan sarana, prasarana, dan akses teknologi digital; serta (4) beban administratif yang tinggi. Kajian ini menyimpulkan bahwa diperlukan sinergi antara pemerintah, kepala sekolah, dan guru dalam bentuk pelatihan berkelanjutan, pendampingan intensif, serta penguatan infrastruktur pendidikan.