Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Assessing the Gap Between Public Literacy and the Reality of Household Waste Management in Central Sulawesi: An Analysis of SIPSN Data for 2023–2025 Nur Fahmi; Mery Napitupulu; Ratman Ratman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38635

Abstract

Pengelolaan limbah rumah tangga merupakan tantangan lingkungan yang krusial di Sulawesi Tengah seiring dengan peningkatan volume timbulan sampah setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesenjangan antara tingkat literasi masyarakat mengenai pengelolaan limbah dengan realitas kinerja pengelolaan sampah aktual. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui analisis data sekunder dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) periode 2023-2025, hasil penelitian menunjukkan bahwa total timbulan sampah pada tahun 2023 mencapai 468.215,35 ton dengan angka sampah tidak terkelola sebesar 39,30%. Meskipun terdapat tren peningkatan keterkelolaan sampah menjadi 62,27% pada semester I tahun 2024, komposisi sampah tetap didominasi oleh sisa makanan (44,1%) yang bersumber utama dari rumah tangga (42,8%). Temuan ini mengungkapkan adanya paradoks di mana peningkatan paparan informasi tidak berbanding lurus dengan perubahan perilaku pemilahan sampah di sumbernya. Fenomena bottle neck terjadi akibat laju timbulan sampah yang tidak sebanding dengan kapasitas infrastruktur seperti Bank Sampah dan TPS3R. Oleh karena itu, diperlukan transformasi strategi edukasi yang berfokus pada peran ibu rumah tangga serta kolaborasi multi-pemangku kepentingan untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat yang berkelanjutan dari hulu ke hilir.
Keanekaragaman Teknik: Literasi-Numerasi sebagai Fondasi Iklim Sekolah yang Inklusif Ni Made Putri Savitri; Nur Fahmi
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 9 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v9i2.3474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kemampuan literasi dan numerasi siswa dan iklim inklusivitas sekolah di tingkat SMP (SMP/MT) di Provinsi Sulawesi Tengah. Pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional diterapkan pada 52 sekolah dengan data laporan pendidikan yang tersedia. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square menunjukkan hubungan yang signifikan antara literasi (p = 0,017) dan numerasi (p = 0,019) dan iklim inklusivitas sekolah. Analisis multivariat melalui regresi logistik mengidentifikasi numerasi sebagai variabel yang paling berpengaruh (p = 0,023; OR = 11,106), meskipun kontribusinya untuk membentuk iklim inklusif hanya sekitar 2,2%. Temuan ini menunjukkan bahwa pencapaian literasi dan numerasi tidak hanya dipengaruhi oleh faktor akademik tetapi juga oleh kualitas lingkungan belajar yang aman, mendukung, dan menghormati keragaman. Studi ini menyoroti pentingnya memperkuat praktik inklusif untuk meningkatkan kompetensi dasar siswa dan menawarkan wawasan penting bagi sekolah dalam merancang strategi peningkatan literasi dan numerasi yang lebih efektif dan berkelanjutan.