Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

ANALISIS STRATEGI GURU DALAM MENGAJAR SISWA SLOW LEARNER PADA PEMBELAJARAN IPAS DI SDN 1 GETASRABI Abshor, Devy Aufia; Wibowo, Deki; Nugraha, Yoga Awalludin; Rafsanjani, Toni Ardi
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i1.3712

Abstract

Abstract: A teacher must try to improve the effectiveness of student learning. The purpose of the study was to analyze the teacher's learning strategies for slow learner students at SDN 01 Getasrabi, especially in the subjects of Natural and Social Sciences. The type of qualitative research is a case study approach. The data collection techniques are observation, interviews, and documentation. The data analysis technique uses the Miles and Huberman model. Based on the analysis of observation and interview data for class V teachers at SDN 01 Getasrabi, data was obtained that one class V elementary school student had learning problems. The student was not yet fluent in reading, had limited vocabulary so that he had difficulty communicating, and had low comprehension of the material presented by the teacher. The results of the study were that there were learning strategies for slow learner students for class teachers at SDN 01 Getasrabi, including learning preparation, classroom management, using interesting learning models, methods, and media, giving rewards and punishments, adding special lesson hours for slow learner students, providing motivation, cooperation with parents, making rules, and conducting learning evaluations.Keywords: Teacher Strategy, Slow Learner Students, Natural and Social Sciences  Abstrak: Seorang guru harus berupaya meningkatkan keefektifan belajar siswa. Tujuan penelitian untuk menganalisis strategi pembelajaran guru kepada siswa slow learner di SDN 01 Getasrabi terutama di mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial. Jenis penelitian kualitatif pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan datanya yaitu observasi/pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Berdasarkan analisis terhadap data observasi dan wawancara guru kelas V SDN 01 Getasrabi, diperoleh data ada satu siswa kelas V SD mengalami masalah belajar. Siswa tersebut belum lancar membaca, terbatasnya kosakata sehingga kesulitan dalam berkomunikasi, dan daya tangkap menerima materi yang disampaikan guru rendah. Hasil penelitian yaitu terdapat strategi pembelajaran terhadap siswa slow learner untuk guru kelas SDN 01 Getasrabi, diantaranya persiapan pembelajaran, pengelolaan kelas, menggunakan model, metode, dan media pembelajaran menarik, pemberian reward dan punishment, menambah jam pelajaran khusus untuk siswa slow learner, pemberian motivasi, kerjasama wali murid, membuat tata aturan, dan mengadakan evaluasi pembelajaran.Kata Kunci: Strategi Guru, Siswa Slow Learner, Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial
Efektivitas Penggunaan Media Flash Card terhadap Kemampuan Membaca dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas 1 SDN 2 Kaliwungu Kudus Marcela Dea Ananda; Septina Rahmawati; Yoga Awalludin Nugraha; Dhina Cahya Rohim; Devy Aufia Absor
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i2.1430

Abstract

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah melihat seberapa efektif penggunaan flash card mempengaruhi peningkatan keterampilan membaca siswa sekolah dasar kelas 1 di SDN 2 Kaliwungu Kudus. Metode penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif desain quasi-eksperimental, dimana sampel diambil secara purposive. Pengumpulan data melalui tes performa dengan pre-test dan post-test, observasi, wawancara, serta dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 49 siswa yang terbagi dalam dua kelas, 1-A dan 1-B, dengan masing-masing peserta adalah 24 siswa di kelas 1-A menjadi kelompok eksperimen dan 25 siswa di kelas 1-B menjadi kelompok kontrol. Hasil analisis statistik menunjukkan nilai signifikansi pretest dan posttest dengan Shapiro-Wilk. Pengujian hipotesis memanfaatkan paired sample t-test serta independent sample t-test, yang semuanya memberikan nilai signifikan di bawah 0,05. Pengukuran efektivitas dilakukan dengan menghitung N-Gain, di mana kelompok eksperimen memperoleh nilai 56,51, sedangkan kelompok kontrol 40,08. Penelitian ini menyimpulkan penggunaan flash card menjadi efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa.
UPAYA UPSKILLING KADER POSYANDU DALAM DETEKSI DINI STUNTING DI DESA LORAM KULON , KUDUS Ika Tristanti; Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum; Ade Ima Afifa Himayati; Moh Aris Prasetiyanto; Yoga Awalludin Nugraha
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 1 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i1.1851

Abstract

Kader kesehatan merupakan komponen masyarakat yang sangat penting dalam pemberdayaan kesehatan masyarakat.Saat ini, masih banyak kader kesehatan di Desa Loram Kulon yang melaksanakan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan yang kurang sesuai dengan standar operasional prosedurnya (SOP). Tujuan kegiatan Upskilling kader kesehatan dalam deteksi dini stunting adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader dalam melaksanakan tugas,fungsinya sebagai kader dan mampu melaksanakan pengukuran antropometri dengan benar. Metode pelaksanaan kegiatan melalui 2 tahap yaitu 1) Tahap sosialisasi dan survei sebelum pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, 2) Tahap pelaksanaan edukasi, pelatihan kader deteksi stunting . Kegiatan diikuti oleh 30 kader kesehatan, petugas desa dan Bidan Desa Loram Kulon. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah Hasil evaluasi pelaksanaan upskilling  kader kesehatan adalah adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan  kader kesehatan dalam melaksanakan tugasnya sebagai kader pada kegiatan posyandu dan kemampuannya dalam melakukan pengukuran antropometri bayi dan balita sebagai upaya deteksi dini stunting. Simpulan , Diharapkan semua kader kesehatan dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara maksimal. Pemerintah desa dan bidan desa diharapkan selalu melakukan monitoring dan evaluasi kinerja kader kesehatan dalam pelaksanaan posyandu dan deteksi dini stunting
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SD DENGAN PEMBELAJARAN BERBASISI PERMAINAN TRADISONAL (ENGKLEK) Ade Ima Afifa Himayati; Yoga Awalludin Nugraha; Muhammad Aris Prasetyo; Ika Tristanti; Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1692

Abstract

Motivasi dan belajar merupakan dua hal yang saling mempengaruhi. Belajar adalah perubahan tingkah laku secara relatif permanen dan secara potensial terjadi sebagai hasil dari praktik atau penguatan yang dilandasi tujuan untuk mencapai tujuan tertentu. Kurangnya motivasi belajar siswa dapat terjadi akibat beberapa hal, salah satunya kurangnya inovasi dari guru dalam pelaksanan pembelajaran. Rendahnya motivasi belajar siswa ini terjadi juga di SD Negeri 1 Loram Kulon. Berdasarkan permasalahan tersebut, pelaksanaan pengabdian masayrakat di SD Negeri 1 Loram Kulon ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan motivasi belajar siswa dengan pembelajaran berbasisi permainan tradisional (engklek); dan (2) sedangkan untuk guru diharapkan dapat menerapkan Pernainan Tradisonal (Engklek) Sebagai Media Pembelajaran. Maka dari pelaksanaan pengabdian masyrakat ini dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman baru kepada guru maupun siswa.
PENGARUH MODEL THINK PAIR SHARE BERBANTUAN MEDIA FLASHCARD MONTARA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI BANGUN DATAR DI SEKOLAH DASAR Saharani, Safira; Rohim, Dhina Cahya; Nugraha, Yoga Awalludin
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.8275

Abstract

This study aims to test the effectiveness of the Think Pair Share (TPS) learning model integrated with ethnomathematics-based flashcards (montara) on mathematics learning outcomes in elementary school mathematics. This study used a quasi-experimental design involving two groups: experimental class 1, which implemented the TPS model with the aid of montara flashcards, and experimental class 2, which used the TPS model without the media. Data collection was conducted using test instruments (pretest and posttest) to measure students' conceptual understanding. The results of the statistical analysis showed a significant difference, with the average posttest score for experimental class 1 reaching 91.50, higher than that of experimental class 2, which obtained an average of 82.63. An independent sample t-test yielded a significance value (2-tailed) of 0.001 (<0.05), confirming the positive influence of the use of local culture-based media in the cooperative model on student academic achievement. The conclusion of this study confirms that the integration of the TPS model with contextual visual media not only improves learning outcomes but is also effective in introducing Indonesian cultural values ??to students. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran Think Pair Share (TPS) yang diintegrasikan dengan media flashcard berbasis etnomatematika (montara) terhadap hasil belajar matematika materi bangun datar di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (quasi-experimental) dengan melibatkan dua kelompok, yakni kelas eksperimen 1 yang menerapkan model TPS dengan bantuan media flashcard montara, dan kelas eksperimen 2 yang menggunakan model TPS tanpa media tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen tes (pretest dan posttest) untuk mengukur pemahaman konsep siswa. Hasil analisis statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan, di mana nilai rata-rata posttest kelas eksperimen 1 mencapai 91,50, lebih tinggi dibandingkan kelas eksperimen 2 yang memperoleh rata-rata 82,63. Uji independent sample t-test menghasilkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,001 (< 0,05), yang mengonfirmasi adanya pengaruh positif penggunaan media berbasis budaya lokal dalam model kooperatif terhadap capaian akademik siswa. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi model TPS dengan media visual yang kontekstual tidak hanya meningkatkan hasil belajar, tetapi juga efektif dalam memperkenalkan nilai-nilai budaya Nusantara kepada peserta didik.  
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN GAME EDUKATIF UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN IPAS SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Zulaihah, Siti Maulida; Rahmawati, Septina; Nugraha, Yoga Awalludin; Rohim, Dhina Cahya; Abshor, Devy Aufia
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.8712

Abstract

The low level of active involvement and the suboptimal use of interactive media in science learning in elementary schools have triggered the need for media innovations that can stimulate students' critical thinking skills, especially in energy material. This study aims to test the effectiveness of using Canva-based educational games as an alternative visual and interactive learning media. Using a quantitative approach with a quasi-experimental design of the Nonequivalent Control Group Design type, this study involved 59 third-grade students divided into experimental and control classes. Data analysis was carried out through prerequisite tests and hypothesis testing using the Independent Sample t-test, which produced a significance value (2-tailed) of 0.000 (<0.05), indicating a significant difference between the two groups. Furthermore, the calculation of the N-Gain test in the experimental class recorded an average increase of 0.79, which is included in the high category. The conclusion of this study proves that the implementation of Canva-based educational games is very effective in improving students' critical thinking skills in science subjects, so it is recommended as an innovative learning medium that can create a more interesting and meaningful learning atmosphere. ABSTRAK Rendahnya keterlibatan aktif dan kurang optimalnya penggunaan media interaktif dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar menjadi pemicu perlunya inovasi media yang mampu menstimulasi kemampuan berpikir kritis siswa, khususnya pada materi energi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan game edukatif berbasis Canva sebagai alternatif media pembelajaran yang visual dan interaktif. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe Nonequivalent Control Group Design, penelitian ini melibatkan 59 siswa kelas III yang terbagi menjadi kelas eksperimen dan kontrol. Analisis data dilakukan melalui uji prasyarat serta uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-test, yang menghasilkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05), menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Selanjutnya, perhitungan uji N-Gain pada kelas eksperimen mencatat rata-rata peningkatan sebesar 0,79, yang termasuk dalam kategori tinggi. Simpulan penelitian ini membuktikan bahwa implementasi game edukatif berbasis Canva sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPAS, sehingga direkomendasikan sebagai media pembelajaran inovatif yang dapat menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan bermakna.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS KELAS IV SEKOLAH DASAR Ilmiyah, Rosikhatul; Rahmawati, Septina; Nugraha, Yoga Awalludin
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.8713

Abstract

This research is motivated by the suboptimal learning outcomes of students in Natural and Social Sciences (IPAS), particularly in materials that require conceptual understanding, thereby necessitating innovative learning media to enhance student engagement and comprehension. The focus of this study is to determine the significance of the influence of using Wordwall as a learning medium on the learning outcomes of fourth-grade students in the IPAS subject at SDN Tanjungsari. This study employed a quantitative method using a pre-experimental design with a One-Group Pretest-Posttest Design, involving 20 fourth-grade students as research subjects. Data were collected through interviews, learning outcome tests, and documentation. The test instruments were administered before the treatment (pretest) and after the treatment (posttest) to determine improvements in learning outcomes. The results of the study indicated a significant increase in students’ learning scores, where the average pretest score of 52.00 increased to 86.00 in the posttest, resulting in an improvement of 34.00 points. These findings are reinforced by the results of the N-Gain test, which show an average score of 0.7163, indicating that there is a significant effect of using Wordwall as a learning medium on IPAS learning outcomes. Based on these data, it can be concluded that the use of Wordwall as a learning medium provides a positive and significant impact on improving students’ learning outcomes. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar IPAS peserta didik yang masih belum optimal, terutama pada materi yang membutuhkan pemahaman konseptual sehingga diperlukan media pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta didik. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui signifikansi pengaruh penggunaan media pembelajaran Wordwall terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS kelas IV di SDN Tanjungsari. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe One-Group Pretest-Posttest Design, dengan melibatkan 20 peserta didik kelas IV sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, tes, dan dokumentasi. Instrumen tes diberikan sebelum perlakuan (pretest) dan setelah perlakuan (posttest) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada skor hasil belajar peserta didik, yaitu skor rata-rata pretest sebesar 52,00 meningkat menjadi 86,00 pada posttest, sehingga terdapat kenaikan sebesar 34,00 poin. Temuan ini diperkuat oleh hasil uji N-Gain dengan nilai rata-rata 0,7163, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan media pembelajaran Wordwall terhadap hasil belajar IPAS. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran Wordwall memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik.  
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI IPAS KELAS V SEKOLAH DASAR aufaa rihhadatul aisy; Septina Rahmawati; Yoga Awalludin Nugraha; Dhina Cahya Rohim; Moh. Aris Prasetiyanto
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7926

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the cooperative learning model Student Team Achievement Division (STAD) on students’ learning interest and achievement in the subject of Integrated Science and Social Studies (IPAS) for fifth-grade students at SD 3 Pedawang. The research employed a quasi-experimental method using a non-equivalent control group design. The participants consisted of an experimental class taught using the STAD model and a control class taught using conventional methods. The research instruments included a learning achievement test and a learning interest questionnaire, both of which met the criteria for validity, reliability, item difficulty, and discrimination power. Data analysis was conducted through normality and homogeneity tests, paired sample t-test, independent sample t-test, and N-Gain calculation. The findings reveal that the implementation of the STAD model significantly improved both students’ learning achievement and interest compared to conventional methods. The average post-test score of the experimental class was higher than that of the control class, with the improvement categorized as moderately effective based on the N-Gain results. Furthermore, students in the experimental class demonstrated a significant increase in learning interest, marked by active participation, positive social interaction, and higher learning motivation. This study extends previous research by highlighting the relevance of STAD in IPAS learning at the elementary school level and emphasizes the teacher’s role as a facilitator in creating a collaborative and engaging learning environment. STAD can serve as an alternative instructional strategy to support the implementation of the student-centered Kurikulum Merdeka.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA DIORAMA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III SD Amitha Salsabilla; Deki Wibowo; Yoga Awalludin Nugraha
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11967

Abstract

This study aimed to analyze the effect of implementing the Problem Based Learning (PBL) model assisted by diorama media on third-grade students’ science (IPAS) learning outcomes in the topic of metamorphosis. The research employed a quantitative approach using a Pre-Experimental design (One Group Pretest–Posttest), involving 30 third-grade students of SDN 2 Dorang as the research subjects. Data were collected through validated pretest and posttest instruments that had undergone validity, reliability, item difficulty, and discrimination power testing. The data were analyzed using normality testing and the Paired Sample t-test. The results indicated an increase in the mean score from 53.23 in the pretest to 85.63 in the posttest. The Shapiro–Wilk normality test showed significance values of 0.129 (pretest) and 0.124 (posttest), indicating that the data were normally distributed. Furthermore, the Paired Sample t-test revealed a significance value of 0.000 < 0.05 with a t-value of -17.652 (df = 29), demonstrating a statistically significant difference between students’ learning outcomes before and after the treatment. Therefore, it can be concluded that the implementation of the PBL model assisted by diorama media has a significant and effective impact on improving elementary students’ science learning outcomes, particularly on the topic of metamorphosis.