Rahmawati Wahyu Aji
Manajemen Pendidikan Islam, UIN Walisongo Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Kesatuan Ilmu dalam Penguatan Literasi Digital Siswa Madrasah Rahmawati Wahyu Aji; Syamsul Ma’arif; Ahwan Fanani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39651

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk di lingkungan sekolah dan madrasah. Penguatan literasi digital menjadi kebutuhan penting agar siswa mampu menggunakan teknologi secara cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Namun, implementasi literasi digital selama ini cenderung lebih menekankan aspek teknis dibandingkan penguatan nilai etika dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi paradigma Kesatuan Ilmu dalam penguatan literasi digital siswa di sekolah sebagai upaya membangun kemampuan digital yang seimbang dengan nilai-nilai keislaman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research melalui pengkajian berbagai sumber pustaka berupa buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen akademik yang relevan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma Kesatuan Ilmu dapat menjadi landasan integratif dalam penguatan literasi digital dengan menghubungkan penguasaan teknologi dan pembentukan karakter Islami. Implementasi penguatan literasi digital berbasis Kesatuan Ilmu dapat dilakukan melalui integrasi kurikulum, peran guru sebagai teladan digital, serta pengembangan budaya sekolah yang mendukung etika bermedia. Dengan demikian, siswa tidak hanya memiliki kecakapan teknologi, tetapi juga kesadaran etis, spiritual, dan tanggung jawab sosial dalam menghadapi perkembangan era digital.
Strategi Resolusi Konflik: Seni Negosiasi dalam Lingkungan Sekolah Dasar (Studi Kasus di SD Hj. Isriati Baiturrahman 2 Semarang) Rahmawati Wahyu Aji; Ruswan Ruswan; Fatah Syukur
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39917

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya konflik sebaya antar-siswa sekolah dasar yang mengganggu kenyamanan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penyelesaian konflik melalui seni negosiasi di SD Hj. Isriati Baiturrahman 2 Semarang. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis konflik didominasi masalah sepele seperti ejekan dan rebutan mainan, yang diselesaikan seketika oleh guru kelas melalui pendekatan persuasif non-hukuman berbasis nilai musyawarah. Tantangan utama berupa tantrum anak diatasi melalui proses penenangan emosi, sedangkan sikap subjektif orang tua diredam melalui kerja sama yang kolaboratif. Kesimpulannya, pengalihan pola hukuman menjadi seni negosiasi humanis terbukti efektif mendamaikan siswa sekaligus mempererat hubungan pertemanan mereka. Sinergi yang kuat antara guru dan orang tua menjadi penentu keberhasilan pembentukan karakter damai anak di rumah.