Muhammad Syafiq
Institut Agama Islam Darussalam Martapura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ketimpangan Sosial dalam Bayang-bayang Kapitalisme: Kajian Pendidikan dari Perspektif Sosiologi Kritis Sulaiman Kurdi; Ichwan Ahnaz Alamudi; Muhammad Syafiq
Jurnal Perspektif Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Perpsketif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i2.1537

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis hubungan antara stratifikasi sosial dan dominasi kapitalisme dalam sistem pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana struktur sosial dan mekanisme ekonomi berperan dalam mempertahankan dan mereproduksi ketimpangan akses serta kualitas pendidikan di tengah arus komersialisasi yang semakin menguat. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber literatur yang relevan mengenai kapitalisasi dan pengelolaan pendidikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses kapitalisasi telah menggeser posisi pendidikan dari ranah hak publik menjadi komoditas yang diatur oleh mekanisme pasar. Komersialisasi tampak pada meningkatnya biaya pendidikan, perbedaan mutu layanan berdasarkan kemampuan finansial, serta menguatnya orientasi pasar dalam tata kelola lembaga pendidikan. Situasi ini memperlebar kesenjangan antara kelompok ekonomi atas dan bawah serta memperkuat reproduksi ketidaksetaraan sosial secara struktural. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan urgensi penguatan peran negara dalam mengendalikan dominasi kepentingan kapital dan menjamin pemerataan hak atas pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Strengthening Global Muslim Family Resilience: A Multidisciplinary Approach to Education, Marriage Law, and Sharia Economics in Malaysia Lusiana Lusiana; Muhammad Sauqi; Khalilurrahman Khalilurrahman; Muhammad Syafiq
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6626

Abstract

The resilience of migrant Muslim families in Malaysia faces complex challenges, including limited access to education, legal marriage vulnerability, and economic instability. This community service research aims to strengthen family resilience through a multidisciplinary approach integrating education, marriage law, and Sharia economics. The activities were conducted from April 13–27, 2026, in Kuala Lumpur, in collaboration with the Indonesian School of Kuala Lumpur (SIKL), targeting students and parents in fostered schools. The method employed is Asset-Based Community Development (ABCD) with a descriptive-qualitative field approach. The service team involved cross-faculty student collaboration (Tarbiyah, Sharia, and Islamic Economics and Business) to provide basic literacy mentoring, legal marriage education (isbat nikah), and Sharia-based household financial management simulations. The results show significant improvements in children's literacy skills, increased parental awareness of the importance of legal documents for civil rights protection, and a shift in consumption patterns toward more planned financial management. In conclusion, interdisciplinary integration is effective in forming a "Resilient Family" model for the global Muslim community, capable of adapting to sociogratis challenges and local policies in Malaysia while maintaining their Islamic identity.