Imaniyatul Fithriyah
Universitas Islam Negeri Madura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE APPLICATION OF SPIRITUAL VALUES IN A COGNITIVE FRAMEWORK FOR COPING WITH STUDENTS' ACADEMIC STRESS Imaniyatul Fithriyah
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v7i2.1590

Abstract

Academic stress is a significant challenge faced by students in Islamic boarding schools, considering the pressures from high academic demands and strict discipline. This study aims to analyze the role of integrating spiritual values into students' coping thoughts as a strategy to manage academic stress. Through a qualitative approach, data were collected via in-depth interviews, observations of students, and document studies at the Al-Majidiyah boarding school. The collected data were then analyzed using thematic analysis, which includes: a) initial coding, marking data segments relevant to spirituality-based coping; b) theme grouping, organizing emerging codes into main themes; and c) theme interpretation. The research results indicate that spiritual values, such as sincerity, trust in God (tawakkul), patience, and gratitude, play a crucial role in helping students manage academic stress. Students who apply these values in their thoughts and behavior report lower stress levels, better emotional calmness, and higher resilience in facing academic pressures. Religious guidance and mentorship from boarding school advisors also have a significant influence in directing students to use spiritual values as an effective coping strategy. The integration of spiritual values into coping thoughts has been shown not only to help alleviate academic stress but also to enhance students' learning motivation and discipline. This study concludes that spiritual values can be an effective approach to supporting the mental and spiritual well-being of students in the Al-Majidiyah boarding school environment in Pamekasan.
PENDAMPINGAN PRODUKSI, PENGEMASAN DAN PEMASARAN KOPI JAMU TRADISIONAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI LOKAL DI DESA LARANGAN BADUNG PALENGAAN PAMEKASAN Ach. Sayyi; Imaniyatul Fithriyah; Taufiqurrohman Taufiqurrohman; Ahmad Tarmidzi Anas; Alfiansyah Alfiansyah
Ngejha Vol. 5 No. 2 (2026): Ngejha
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/nja.v5i2.2267

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, melalui pendampingan produksi, pengemasan, dan pemasaran kopi jamu tradisional berbasis potensi lokal. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan secara aktif kelompok ibu-ibu rumah tangga yang selama ini memiliki keterbatasan akses pekerjaan tetap. Pendampingan dilaksanakan melalui workshop interaktif yang menghadirkan dua ahli, yaitu Muahammad Nur (ahli herbal dan kesehatan) serta Fadlali Rahman (ahli manajemen dan pemasaran), untuk memberikan bimbingan teknis pengolahan dua varian kopi jamu (kopi cabie jamu dan jahe) dan kopi jamu daun kelor (kopi, jahe dan daun kelor) serta strategi pemasaran berbasis digital dan jaringan lokal. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan peserta dalam mengolah bahan baku, menjaga kualitas rasa dan manfaat kesehatan, mengemas produk secara higienis dan menarik, serta memasarkan produk secara lebih luas, termasuk ke pasar luar desa. Produk kopi jamu ini tidak hanya bernilai ekonomi tetapi juga memiliki manfaat kesehatan dan potensi menjadi ikon oleh-oleh khas Madura. Keberhasilan program ini diharapkan dapat berkelanjutan melalui pembentukan kelompok usaha bersama dan dukungan pemerintah desa untuk memperluas pangsa pasar, sehingga mampu berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian kearifan lokal.