Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, melalui pendampingan produksi, pengemasan, dan pemasaran kopi jamu tradisional berbasis potensi lokal. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan secara aktif kelompok ibu-ibu rumah tangga yang selama ini memiliki keterbatasan akses pekerjaan tetap. Pendampingan dilaksanakan melalui workshop interaktif yang menghadirkan dua ahli, yaitu Muahammad Nur (ahli herbal dan kesehatan) serta Fadlali Rahman (ahli manajemen dan pemasaran), untuk memberikan bimbingan teknis pengolahan dua varian kopi jamu (kopi cabie jamu dan jahe) dan kopi jamu daun kelor (kopi, jahe dan daun kelor) serta strategi pemasaran berbasis digital dan jaringan lokal. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan peserta dalam mengolah bahan baku, menjaga kualitas rasa dan manfaat kesehatan, mengemas produk secara higienis dan menarik, serta memasarkan produk secara lebih luas, termasuk ke pasar luar desa. Produk kopi jamu ini tidak hanya bernilai ekonomi tetapi juga memiliki manfaat kesehatan dan potensi menjadi ikon oleh-oleh khas Madura. Keberhasilan program ini diharapkan dapat berkelanjutan melalui pembentukan kelompok usaha bersama dan dukungan pemerintah desa untuk memperluas pangsa pasar, sehingga mampu berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian kearifan lokal.
Copyrights © 2026