Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Literatur: Menelaah Pentingnya Teks Akademik dalam Dunia Pendidikan di Tingkat Perguruan Tinggi Christian Yopie Daniel Siregar Siagian; Friska Sitorus; Gysela Angeline Sitio; Rahel Nanda Jaenetta Silalahi; Siti Annisa Kusbama; Ika Febriana
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 7, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/bahtra.v7i1.1123

Abstract

Teks akademik memiliki peran penting dalam pendidikan tinggi karena menjadi sarana komunikasi ilmiah sekaligus mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya teks akademik dalam proses pembelajaran dan keberhasilan akademik mahasiswa di perguruan tinggi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research). Data diperoleh dari berbagai jurnal ilmiah, buku, dan artikel akademik yang relevan dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, sedangkan data dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks akademik berfungsi sebagai media komunikasi ilmiah, sarana pengembangan kemampuan berpikir kritis dan analitis, serta indikator kemampuan akademik mahasiswa. Namun, mahasiswa masih menghadapi beberapa kendala dalam penulisan akademik, seperti kesulitan menyusun argumentasi, penggunaan bahasa akademik yang tepat, dan pengelolaan referensi ilmiah. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kemampuan menulis akademik melalui pelatihan, penguatan literasi digital, dan pemanfaatan teknologi pendukung penulisan ilmiah. Dengan demikian, teks akademik menjadi fondasi penting dalam mendukung perkembangan intelektual dan keberhasilan akademik mahasiswa di perguruan tinggi.
Analisis Kasus Kesenjangan Pendidikan Dalam Perspektif Sila Ke-5 Pancasila: Studi Kasus SMA Antara Wilayah Kota Maju dan Daerah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal) Grace Simarmata; Friska Sitorus; Khairunnisa Khairunnisa; Indah Khalisa; Rahel Nanda Jaenetta Silalahi; Nazla Suhaila Parinduri; Sri Yunita
Journal of Management Education Social Sciences InformationĀ andĀ Religion Vol. 2 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v2i2.7025

Abstract

Kesenjangan sosial dalam pendidikan antara wilayah perkotaan dan 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) merupakan permasalahan yang masih menjadi penghambat utama penyelesaian proyek-proyek pembangunan nasional. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap stagnasi pendidikan, dampaknya terhadap sumber daya manusia, dan strategi potensial untuk mengurangi kesenjangan tersebut. Metodologi penelitian yang digunakan adalah studi publik dengan menyajikan berbagai literatur akademis, laporan pemerintah, dan temuan penelitian yang berkaitan langsung dengan topik pendidikan di wilayah perkotaan dan 3T. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kekurangan infrastruktur, kinerja siswa yang buruk, kualitas fasilitas belajar yang buruk, dan kondisi sosial ekonomi secara umum merupakan penyebab utama stagnasi pendidikan. Peserta didik di wilayah perkotaan menikmati akses yang lebih baik terhadap teknologi, fasilitas, dan layanan pendidikan, sementara di wilayah 3T, sering kali terdapat permasalahan seperti keterbatasan sarana, sekolah yang jauh, dan kondisi ekonomi keluarga secara keseluruhan. Kondisi ini berimplikasi pada kualitas pendidikan, angka putus sekolah, dan kondisi umum generasi muda dari 3T. Oleh karena itu, diperlukan ketegasan, pemerataan pendidik, dan pemanfaatan teknologi digital sebagai pengganti solusi tradisional. Studi ini menyoroti pentingnya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat umum dalam memastikan pendidikan yang inklusif dan berjalan dengan baik.