Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN AGAMA ISLAM DI MASYARAKAT Abdul Munir; Sri Wahyuningsih; Nurlaila Nurlaila
Al-Af'idah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Pengajarannya Vol. 8 No. 2 (2024): September
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/al-afidah.v8i2.3426

Abstract

Program "Pembinaan Bahasa Arab bagi Para Ustadz: Upaya Meningkatkan Pemahaman Agama Islam di Masyarakat" bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Arab dan pemahaman agama Islam di kalangan ustadz di Desa Rai Oi, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Metode Participatory Action Research (PAR) diterapkan untuk melibatkan para ustadz secara aktif dalam setiap tahap penelitian, mulai dari identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan bahasa Arab para ustadz, dengan rata-rata skor post-test yang lebih tinggi dibandingkan pre-test. Peningkatan juga terlihat dalam pemahaman agama Islam, yang diukur melalui tes pemahaman agama sebelum dan sesudah pembinaan serta observasi praktek pengajaran para ustadz di masyarakat. Tingkat kepuasan ustadz terhadap program juga sangat tinggi, mencerminkan efektivitas dan relevansi program dalam memenuhi kebutuhan mereka. Program ini berhasil memberdayakan para ustadz sebagai agen perubahan dalam masyarakat, namun menghadapi beberapa tantangan, termasuk keterbatasan infrastruktur dan resistensi budaya. Pengembangan selanjutnya mencakup ekspansi program ke komunitas lain, penggunaan teknologi yang lebih efisien, dan kolaborasi dengan pihak terkait untuk mendukung keberlanjutan program. Kesimpulannya, program pembinaan bahasa Arab ini efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa dan pemahaman agama Islam para ustadz, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di masyarakat. Keberhasilan ini memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan dan perluasan program di masa depan.
Development of Morijawa-Based Functional Foods (Moringa Oleifera, Corn, Swallow’s Nest) to Improve the Nutritional Status of Toddlers and Pregnant Women Hairunnisah Hairunnisah; Juraidin Juraidin; Abdul Munir; M. Noris
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 6 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research: December 2026
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i6.2625

Abstract

Malnutrition remains a challenge affecting the health and development of toddlers and pregnant women. The development of MORIJAWA-based functional food containing Moringa oleifera, corn, and swallow’s nest is important as an innovative nutritional intervention using local resources. This study aims to develop and evaluate MORIJAWA functional food to improve the nutritional status of toddlers and pregnant women. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). This study involved 200 participants, consisting of 100 toddlers and 100 pregnant women. Data were collected through an organoleptic test of MORIJAWA Cookies and an assessment of nutritional status using anthropometric measurements. The organoleptic data were analyzed using descriptive statistics, while the nutritional status data and the factors influencing improvements in nutritional status were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with the SmartPLS approach. The results of the paired t-test indicated a significant difference (p<0.05) in anthropometric indicators before and after the intervention. Among toddlers, there was an average weight gain of 1.3 kg, an increase in the proportion with normal nutritional status from 59% to 78%, and a decrease in the prevalence of stunting from 25% to 15%. Among pregnant women, there was an increase in mid-upper arm circumference (MUAC) of 1.7 cm, an increase in the proportion with normal nutritional status from 64% to 86%, as well as a reduction in the risk of KEK from 30% to 12%. The PLS-SEM analysis showed that MORIJAWA’s product characteristics had a strong influence on organoleptic quality (β=0.886), while organoleptic quality influenced consumption intention (β=0.863) and perceived benefits (β=0.855). These findings indicate that MORIJAWA has the potential to serve as a locally sourced functional food to support improved nutritional status among toddlers and pregnant women.