Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Digital Trust sebagai Kunci Peningkatan Minat Beli pada Marketplace: Studi Kasus Pengguna Lazada di Makassar Fahrian Arsyam Gultom; Zulfikar Zulfikar; Muhammad Novrizal Ramadhan
JEKPEND: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Vol 9, No 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jekpend.v9i1.83728

Abstract

Ekspansi pesat lanskap e-commerce di Indonesia telah memicu persaingan yang ketat antar marketplace, sehingga menempatkan minat beli konsumen (purchase intention) sebagai metrik krusial bagi kesuksesan platform. Di tengah pergeseran ini, kepercayaan digital tetap menjadi perhatian utama, yang sebagian besar dipicu oleh kekhawatiran konsumen yang terus berlangsung terkait keamanan transaksi. Penelitian ini menginvestigasi pengaruh persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use) dan persepsi keamanan (perceived security) terhadap minat beli, dengan kepercayaan (trust) sebagai variabel intervening pada pengguna Lazada di Makassar. Menggunakan desain penelitian kuantitatif eksplanatori, data dikumpulkan dari 100 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM-PLS). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa meskipun kemudahan penggunaan dan keamanan secara signifikan meningkatkan kepercayaan pengguna, dampak langsung keduanya terhadap minat beli menunjukkan perbedaan yang nyata. Secara spesifik, kemudahan penggunaan dan kepercayaan bertindak sebagai pendorong langsung yang kuat, sedangkan pengaruh langsung dari keamanan ditemukan relatif lebih lemah. Hasil ini menunjukkan bahwa kepercayaan berfungsi sebagai jembatan kritis yang menghubungkan atribut teknis platform dengan tindakan nyata konsumen, di mana model secara keseluruhan mampu menjelaskan 55,5% varians pada minat beli. Pada akhirnya, penelitian ini menggarisbawahi perlunya para praktisi e-commerce untuk bergerak melampaui sekadar fungsionalitas dasar, dengan memprioritaskan kegunaan sistem (usability) yang diiringi oleh langkah-langkah keamanan yang transparan guna menumbuhkan kepercayaan pengguna yang berkelanjutan.
From City Branding Narratives to Consumer Experience: The Role of Culinary SMEs in Shaping City Image Fahrian Arsyam Gultom; Eureka Try Zarazwanty R. Laega; Nurhasni Muis
Business Research and Administration Innovation Vol. 3 No. 1 (2026): BRAIN - APRIL
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32457/brain.v3i1.66

Abstract

Culinary-based city branding has increasingly been adopted as a strategic approach to enhance urban competitiveness and local economic development. This study aims to examine the role of culinary small and medium-sized enterprises (SMEs) in translating the city branding narrative of “Makassar Kota Makan Enak” into tangible consumer experiences. Employing a qualitative descriptive approach, this study is based on document analysis of official government publications, tourism reports, and relevant academic literature. The findings indicate that culinary SMEs function as strategic actors in shaping the experiential dimension of city branding by directly interacting with consumers and visitors. The effectiveness of the city branding initiative is influenced not only by the consistency of branding messages at the policy level, but also by the degree of alignment between branding narratives and everyday business practices of SMEs. Structural challenges, including limited branding literacy and uneven business capacity, may contribute to potential misalignment between brand promises and consumer experiences. This study contributes conceptually to the city branding and SME branding literature by emphasizing the importance of alignment between macro-level branding narratives and micro-level business practices. The findings highlight the need for collaborative and facilitative approaches in strengthening culinary-based city branding initiatives.
Aksentuasi Sikap Kedermawanan Terhadap Pemuda GPIB Bukit Zaitun Makassar Abdul Rahman; Diah Nadiatul Jannah; Andi Ima Kesuma; Parham Taufik; Fahrian Arsyam Gultom
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i4.20808

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan dan mengimplementasikan nilai-nilai kepedulian sosial melalui program Aksentuasi Sikap Kedermawanan Terhadap Pemuda GPIB Bukit Zaitun Makassar. Pemuda gereja memiliki peran strategis sebagai agen perubahan, namun sering kali nilai kedermawanan hanya dipahami sebagai konsep teologis tanpa aktualisasi yang nyata. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi pemberian edukasi nilai-nilai kemanusiaan, motivasi spiritual, serta pendampingan langsung dalam merancang aksi sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran kritis dan kepekaan sosial yang signifikan di kalangan pemuda jemaat. Melalui pendekatan aksentuasi ini, para pemuda berkomitmen untuk menginternalisasi sikap dermawan dan mentransformasikannya ke dalam gerakan kemanusiaan yang nyata dan berkelanjutan. Dampak jangka panjang dari pengabdian ini adalah terbentuknya karakter generasi muda yang responsif terhadap ketimpangan sosial di lingkungan sekitar, sekaligus memperkuat kontribusi aktif GPIB Bukit Zaitun dalam membawa perubahan positif bagi masyarakat luas di Kota Makassar.