Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN KARTU KUARTET DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA JERMAN SISWA KELAS XI MA NEGERI 1 MAKASSAR Zulfikar Zulfikar; Laelah Azizah
Eralingua: Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra Vol 1, No 2 (2017): Eralingua
Publisher : Makassar State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.074 KB) | DOI: 10.26858/eralingua.v1i2.4412

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui keefektifan media pembelajaran kuartet dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa jerman siswa kelas XI IPA MAN 1 Makassar. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimental design (eksperimental semu) dengan bentuk design non equivalent control group. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI MAN 1 Makassar, yang terdiri dari 4 kelas dengan jumlah keseluruhan siswa adalah 100 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran kartu kuartet efektif dalam pembelajaran. Perolehan nilai post-test siswa, pada kelas eksperimen nilai terendah yaitu 50 dan nilai tertinggi 91 dengan nilai rata-rata 69,8, sedangkan pada kelas kontrol diperoleh nilai 8 untuk nilai terendah  dan 67 untuk nilai tertinggi dengan nilai rata-rata 38,1. Hal tersebut dibuktikan dengan uji-t untuk melihat hasil akhir dari penelitian ini, masing-masing kelas dengan rumusyang sama. Hasilnya adalah  kelas eksperimen = 9,35  sementara  = 2,011, jadi adalah
Digital Trust sebagai Kunci Peningkatan Minat Beli pada Marketplace: Studi Kasus Pengguna Lazada di Makassar Fahrian Arsyam Gultom; Zulfikar Zulfikar; Muhammad Novrizal Ramadhan
JEKPEND: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Vol 9, No 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jekpend.v9i1.83728

Abstract

Ekspansi pesat lanskap e-commerce di Indonesia telah memicu persaingan yang ketat antar marketplace, sehingga menempatkan minat beli konsumen (purchase intention) sebagai metrik krusial bagi kesuksesan platform. Di tengah pergeseran ini, kepercayaan digital tetap menjadi perhatian utama, yang sebagian besar dipicu oleh kekhawatiran konsumen yang terus berlangsung terkait keamanan transaksi. Penelitian ini menginvestigasi pengaruh persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use) dan persepsi keamanan (perceived security) terhadap minat beli, dengan kepercayaan (trust) sebagai variabel intervening pada pengguna Lazada di Makassar. Menggunakan desain penelitian kuantitatif eksplanatori, data dikumpulkan dari 100 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM-PLS). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa meskipun kemudahan penggunaan dan keamanan secara signifikan meningkatkan kepercayaan pengguna, dampak langsung keduanya terhadap minat beli menunjukkan perbedaan yang nyata. Secara spesifik, kemudahan penggunaan dan kepercayaan bertindak sebagai pendorong langsung yang kuat, sedangkan pengaruh langsung dari keamanan ditemukan relatif lebih lemah. Hasil ini menunjukkan bahwa kepercayaan berfungsi sebagai jembatan kritis yang menghubungkan atribut teknis platform dengan tindakan nyata konsumen, di mana model secara keseluruhan mampu menjelaskan 55,5% varians pada minat beli. Pada akhirnya, penelitian ini menggarisbawahi perlunya para praktisi e-commerce untuk bergerak melampaui sekadar fungsionalitas dasar, dengan memprioritaskan kegunaan sistem (usability) yang diiringi oleh langkah-langkah keamanan yang transparan guna menumbuhkan kepercayaan pengguna yang berkelanjutan.
The Dominant Role of Consumer Perception in Urban Farming Housing Purchase Intention Zulfikar Zulfikar; Muhammad Novrizal Ramadhan; Fahrian Arsyam Gulthom
PINISI Discretion Review Volume 9, Issue 2, March 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pdr.v1i2.82820

Abstract

Urban farming housing has emerged as an innovative approach to address urban environmental challenges and limited green spaces in rapidly growing cities such as Makassar, Indonesia. Despite its potential, consumer acceptance of this housing concept remains relatively low. This study aims to analyze the influence of knowledge, perception, and attitude on consumer purchase intention toward urban farming housing in Makassar. A quantitative approach was applied using survey data collected from 202 respondents. Data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The results show that knowledge significantly affects perception (β = 0.362, p < 0.01) but does not significantly influence attitude or purchase intention. Perception, on the other hand, significantly affects both attitude (β = 0.797, p < 0.01) and purchase intention (β = 0.622, p < 0.01), making it the most dominant factor in the model. Meanwhile, attitude does not have a significant influence on purchase intention (β = 0.204, n.s.), indicating that consumers' behavioral decisions are not solely shaped by positive attitudes. These findings differ from the assumptions of the Theory of Planned Behavior (TPB), suggesting that perception plays a more decisive role in explaining purchase intention than attitude. This study contributes to the literature by providing empirical evidence that challenges the conventional TPB model in the context of sustainable housing. Practically, the findings suggest that housing developers should focus on enhancing consumer perception through environmental education, experiential marketing, and sustainability-based branding strategies.
Analysis of Policy and Business Competition As An Industrial Development Strategy in Indonesia: A Bibliometric Study Using Vosviewer Muh Rizal S; Zulfikar Zulfikar; Fakhrian Arsyam Gultom
Pinisi Business Administration Review Volume 8 Number 1, March 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pbar.v8i1.9832

Abstract

Using bibliometric methods, this study aims to evaluate the role of competition policy as a strategic tool in the development of the industry in Indonesia. This study maps 50 scientific articles from the Scopus and Google Scholar databases (period 2015–2025) based on three modes of analysis: network visualization, visualization density, and visualization overlay. The network visualization results show that four main interconnected clusters have formed, with the financial cluster (loans, banks, and credit) as the strongest network center. The density map shows a significant lack of research on effectiveness, renewable energy, and governance. The visualization overlay shows a shift in trends from conventional market structure issues to policy implementation, policy interaction, and the role of policymakers. This study found that industrial development strategies in Indonesia require synergy between competition policy and industrial policy. This is known as the competition-industry policy relationship. One of the main recommendations is the importance of creating a formal coordination mechanism between the KPPU and the technical departments, as well as prioritizing the quantitative measurement of government impact in important sectors such as renewable energy.
Penguatan Nilai-Nilai Bugis–Makassar dalam Membentuk Karakter Womenpreneur Andi Muhammad Rivai; Aryan Agus Pratama; Muhammad Novrizal Ramadhan; Zulfikar Zulfikar; Fatimah Akbal
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 5 (2026): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i5.12429

Abstract

Penguatan karakter perempuan pelaku usaha (womenpreneur) tidak hanya membutuhkan peningkatan kompetensi kewirausahaan, tetapi juga nilai dan identitas budaya yang dapat menjadi landasan dalam menjalankan aktivitas usaha. Nilai-nilai Bugis–Makassar memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sumber pembentukan karakter womenpreneur, khususnya dalam aspek integritas, ketangguhan, keberanian, kecerdasan, kepedulian sosial, dan hubungan antarmanusia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman womenpreneur Desa Lawallu terhadap nilai-nilai Bugis–Makassar dan relevansinya dengan pembentukan karakter kewirausahaan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi dan diskusi kelompok. Materi kegiatan mencakup sebelas nilai, yaitu siri’, pacce/pesse, lempu’, acca/ammaccang, getteng, warani, reso, sipakatau, sipakainge, sipakalebbi, dan assitinajang. Evaluasi dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui observasi, respons peserta selama diskusi, dan refleksi setelah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai makna nilai-nilai Bugis–Makassar serta kemampuan menghubungkannya dengan aktivitas kewirausahaan, seperti menjaga kepercayaan pelanggan, mempertahankan reputasi usaha, menghadapi tantangan, mengambil keputusan, bekerja secara konsisten, dan membangun hubungan sosial. Kegiatan menunjukkan bahwa kearifan lokal dapat menjadi pendekatan yang relevan dalam penguatan karakter womenpreneur. Namun, peningkatan pemahaman merupakan tahap awal sehingga internalisasi nilai ke dalam perilaku kewirausahaan memerlukan pendampingan dan penerapan secara berkelanjutan.