Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Rotasi Tanaman Kacang Tanah (Arachis Hypogaea L.) Terhadap Kesuburan Tanah Dalam Mendukung Aktivitas Mikroba Tanah: Tinjauan Literatur Della Howu Howu Zendrato; Arni Lestari Waruwu; Priska Rahmat Yanti Zega; Desepi Aferius Laoli; Yoel Melsaro Larosa
Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan Vol. 3 No. 1 (2026): PENARIK - April
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/penarik.v3i1.613

Abstract

Crop rotation is an environmentally friendly agricultural method that is effective in maintaining soil fertility and reducing pest attacks. This study aims to assess the impact of legume crop rotation, especially groundnut (Arachis hypogaea L.), on soil quality. The study was conducted through literature studies from various scientific sources. Results show that groundnut is able to improve soil through symbiosis with nitrogen-fixing bacteria such as Rhizobium sp. and encourage functional microbial activities such as nitrifying bacteria (Nitrosomonas sp. and Nitrobacter sp.). Crop rotation also increases organic matter content, improves soil structure, and increases the availability of nitrogen in the form of nitrate that is easily absorbed by plants. In addition, root exudates from groundnuts enrich the rhizosphere with beneficial microorganisms. Overall, legume crop rotation contributes greatly to improving soil fertility in a natural and sustainable manner.
Penerapan Sarunisasi Sebagai Upaya Perlindungan Buah Pisang Kepok di Kabupaten Nias Perti Citra Damarni Waruwu; Silvia Siska Halawa; Kasih Iman Gulo; Newyear Krisman Jaya Harefa; Teguh Wa'asaro Zebua; Budieli Putra Zalukhu; Areani Zebua; Desepi Aferius Laoli; Nince Anjeli Gulo; Natalia Kristiani Lase
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Agustus 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/asq0ht16

Abstract

Pisang kepok merupakan komoditas hortikultura unggulan di Indonesia yang produksinya rentan terhadap serangan hama seperti thrips, ulat buah, dan lalat buah, serta risiko luka gesek yang mempercepat pembusukan. Artikel ini mengkaji praktik ‘sarunisasi’, yaitu pembungkusan tandan pisang kepok menggunakan plastik atau kertas yang dilakukan secara turun-temurun oleh petani di Kabupaten Nias, sebagaimana diamati melalui kegiatan magang mahasiswa di Dusun II, Desa Fadoro Lauru, Kecamatan Hiliduho. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi visual, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif dengan membandingkannya pada literatur ilmiah nasional dan internasional dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa sarunisasi dilakukan sejak jantung pisang mulai mekar hingga sebelum sisir buah terbuka penuh, dengan tiga tujuan utama, yaitu melindungi buah dari hama, mencegah luka gesek yang menjadi jalan masuk patogen, dan menjaga kualitas fisik buah untuk mempertahankan nilai jualnya. Pada beberapa kasus, praktik ini dipadukan dengan penyemprotan insektisida secara terbatas. Temuan ini memperlihatkan bahwa sarunisasi merupakan bentuk kearifan agronomis lokal yang secara prinsip sejalan dengan kajian ilmiah mengenai pengemasan tandan pisang (fruit bagging) di berbagai negara penghasil pisang, sekaligus membuka peluang pengembangan lebih lanjut melalui uji coba bahan pembungkus alternatif dan edukasi penggunaan insektisida yang lebih aman.