Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Mulsa Terhadap Kelembaban Tanah Dan Konservasi Air Arni Lestari Waruwu; Natalia Kristiani Lase
Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan Vol. 3 No. 1 (2026): PENARIK - April
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/penarik.v3i1.505

Abstract

The use of mulch is one of the effective soil and water conservation techniques to increase soil moisture and water use efficiency on agricultural land. Mulch functions to suppress the rate of water evaporation from the soil surface, maintain temperature stability, improve soil structure, and support microorganism activity. This literature review aims to understand the effect of mulch use on soil moisture and water conservation based on previous research results. The results of the review show that the provision of mulch, both organic and inorganic, can significantly increase soil moisture by reducing evaporation, increasing water infiltration, and maintaining soil temperature stability. However, excessive mulch thickness can interfere with soil aeration and root respiration processes, so it needs to be adjusted to land conditions and plant types. Therefore, the proper use of mulch can be an important strategy in sustainable soil and water management, especially on agricultural land in tropical and dry areas.
Pengaruh Rotasi Tanaman Kacang Tanah (Arachis Hypogaea L.) Terhadap Kesuburan Tanah Dalam Mendukung Aktivitas Mikroba Tanah: Tinjauan Literatur Della Howu Howu Zendrato; Arni Lestari Waruwu; Priska Rahmat Yanti Zega; Desepi Aferius Laoli; Yoel Melsaro Larosa
Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan Vol. 3 No. 1 (2026): PENARIK - April
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/penarik.v3i1.613

Abstract

Crop rotation is an environmentally friendly agricultural method that is effective in maintaining soil fertility and reducing pest attacks. This study aims to assess the impact of legume crop rotation, especially groundnut (Arachis hypogaea L.), on soil quality. The study was conducted through literature studies from various scientific sources. Results show that groundnut is able to improve soil through symbiosis with nitrogen-fixing bacteria such as Rhizobium sp. and encourage functional microbial activities such as nitrifying bacteria (Nitrosomonas sp. and Nitrobacter sp.). Crop rotation also increases organic matter content, improves soil structure, and increases the availability of nitrogen in the form of nitrate that is easily absorbed by plants. In addition, root exudates from groundnuts enrich the rhizosphere with beneficial microorganisms. Overall, legume crop rotation contributes greatly to improving soil fertility in a natural and sustainable manner.
Pengaruh Rotasi Tanaman Kacang Tanah (Arachis Hypogaea L.) Terhadap Kesuburan Tanah Dalam Mendukung Aktivitas Mikroba Tanah: Tinjauan Literatur Della howu-howu Zendrato; Arni Lestari Waruwu; Priska Rahmat Yanti Zega; Yoel Melsaro Larosa
Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan Vol. 2 No. 2 (2025): PENARIK - Agustus
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/penarik.v2i2.637

Abstract

Crop rotation is an environmentally friendly agricultural method that is effective in maintaining soil fertility and reducing pest attacks. This study aims to assess the impact of legume crop rotation, especially groundnut (Arachis hypogaea L.), on soil quality. The study was conducted through literature studies from various scientific sources. Results show that groundnut is able to improve soil through symbiosis with nitrogen-fixing bacteria such as Rhizobium sp. and encourage functional microbial activities such as nitrifying bacteria (Nitrosomonas sp. and Nitrobacter sp.). Crop rotation also increases organic matter content, improves soil structure, and increases the availability of nitrogen in the form of nitrate that is easily absorbed by plants. In addition, root exudates from groundnuts enrich the rhizosphere with beneficial microorganisms. Overall, legume crop rotation contributes greatly to improving soil fertility in a natural and sustainable manner.  
PENYULUHAN PEMBUATAN EKSTRAK DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA L.) DAN BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM L.) DI DESA SITOLUBANUA Januari Dawolo; Agustinus Tafonao; Arni Lestari Waruwu; Elias Elwin Zalukhu; Elikana Lase; Faristina Laia; Nelceria Halawa; Nensia Natalia Waruwu; Tri Susanti Rahmadhani Nasution; Yakin Anugrah Laoli
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.3092-3100

Abstract

Menggunakan pestisida sintetis terus-menerus bisa memberikan dampak buruk pada lingkungan, kesehatan manusia, serta keseimbangan alam. Salah satu pilihan yang bisa dilakukan adalah menggunakan pestisida alami dari daun sirsak dan bawang putih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Sitolubanua, Kecamatan Lahomi, Kabupaten Nias Barat dalam membuat ekstrak daun sirsak dan bawang putih sebagai bahan pestisida alami. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan pendekatan One Group Pretest–Posttest, yang mencakup penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui tes awal dan tes akhir kepada 25 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 58,40 pada awal tes menjadi 87,20 pada akhir tes, sehingga meningkat sebesar 49,32%. Selain itu, peserta dapat membuat ekstrak sendiri dan memahami cara menggunakannya pada tanaman. Tingginya partisipasi peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan yang diimbangi dengan demonstrasi dan praktik langsung sangat membantu meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menggunakan bahan alami sebagai pestisida nabati. Kegiatan ini diharapkan bisa membantu menerapkan pertanian yang lebih ramah lingkungan serta mengurangi penggunaan pestisida sintetis