Gathut Hari Permadi
Universitas Al Qolam Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendekatan Multidisiplin dalam Mengkaji Pernikahan Dini Integrasi Perspektif Hukum Islam, Dinamika Psikologis, dan Konstruksi Sosial Budaya Gathut Hari Permadi; Achmad Mudzakir; M. Ilham Firmansyah; Moh. Jazuli
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.733

Abstract

Pernikahan dini di Indonesia merupakan fenomena kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai dimensi kehidupan yang saling berkelindan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pernikahan dini melalui pendekatan multidisiplin yang mengintegrasikan perspektif hukum Islam, psikologi, dan sosial budaya. Menggunakan metode kualitatif normatif-empiris dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), data dikumpulkan dari sumber primer seperti Al-Qur’an, Hadis, dan kitab fikih, serta sumber sekunder berupa jurnal ilmiah dan regulasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hukum Islam, meskipun secara tekstual diperbolehkan pasca-baligh, pelaksanaannya sangat menekankan aspek kemaslahatan (maṣlaḥah) dan kemampuan (al-bā’ah) demi menghindari kemudaratan. Dari perspektif psikologis, ketidaksiapan mental dan rendahnya kematangan emosi pasangan usia dini menjadi pemicu utama konflik dan ketidakharmonisan rumah tangga. Secara sosial budaya, praktik ini dilanggengkan oleh konstruksi sosial yang dipengaruhi tradisi perjodohan dan tekanan ekonomi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pencapaian keluarga yang harmonis memerlukan keselarasan antara keabsahan hukum agama, kematangan psikologis, serta dukungan lingkungan sosial yang sehat melalui edukasi pranikah yang holistik.
Pendekatan Maqasid Al-Syariah Jasser Auda Dalam Menjawab Tantangan Sosial Modern Gathut Hari Permadi; Moh. Jazuli
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.736

Abstract

Saat ini umat Muslim menghadapi tantangan dinamika kontemporer akibat perubahan ruang, waktu, dan teknologi yang menuntut adanya pembaruan metodologis agar hukum Islam tetap relevan. Namun, pendekatan hukum yang cenderung tekstual dan atomistik sering kali memisahkan teks dari konteks sosialnya, sehingga hukum Islam dipersepsikan kurang adaptif terhadap problem kemanusiaan modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pemikiran Maqasid al-Syariah Jasser Auda melalui pendekatan sistem serta relevansinya dalam menjawab problematika hukum kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) dengan sifat deskriptif-analitis untuk menelaah dokumen dan karya yang relevan dengan pemikiran Jasser Auda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jasser Auda melakukan rekonstruksi fundamental terhadap maqasid dengan menawarkan "pendekatan sistem" (systems approach) yang mencakup enam fitur utama: watak kognitif, kemenyeluruhan, keterbukaan, hierarki yang saling berkaitan, multidimensionalitas, dan kebermaksudan. Pendekatan ini menggeser paradigma hukum dari sekadar penjagaan (hifz) menuju pengembangan (tanmiyah) kualitas manusia dan pemuliaan hak asasi manusia. Maqasid diposisikan sebagai jantung metodologi ijtihad yang holistik, sehingga memungkinkan hukum Islam berinteraksi secara dinamis dengan realitas sosial dan memberikan solusi substantif dalam bidang hukum keluarga serta ekonomi syariah. Maqasid al-syariah sistemik Jasser Auda merupakan model rekonstruksi hukum Islam yang penting karena menawarkan jalan tengah antara konservatisme dan liberalisme dalam menghadapi kompleksitas dunia modern.