Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Validation of CCAPS-Indo for Indonesian High School Students Susi Fitri; Dede Rahmat Hidayat; Bagus Julian Hikmy
Journal of Educational Studies Vol. 4 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jes.v4i1.2515

Abstract

Mental health problems among Indonesian high school students may interfere with academic functioning, social adjustment, and overall well-being, yet schools still lack multidimensional instruments that are culturally appropriate for early identification. This study aimed to adapt and validate the Indonesian version of the Counseling Center Assessment of Psychological Symptoms (CCAPS-Indo) for use with high school students. The original CCAPS-62 was translated, back-translated, and reviewed for cultural relevance before psychometric testing. Data were collected from 450 students enrolled in senior high schools and vocational high schools in Jakarta, Indonesia. Construct validity was examined using second-order confirmatory factor analysis, while composite reliability and average variance extracted were used to evaluate reliability and convergent validity. The refined model retained 42 items across eight dimensions. Most model-fit indices indicated acceptable to good fit, including ?2/df, GFI, CFI, TLI, NFI, IFI, RMSEA, and SRMR, although AGFI remained below the preferred threshold. Standardized loading factors for retained items ranged from 0.55 to 0.98, and composite reliability values ranged from 0.66 to 0.91. These findings suggest that the CCAPS-Indo demonstrates acceptable psychometric performance for assessing psychological symptoms among Indonesian high school students. The instrument may therefore be used as a school-based screening tool to support early identification and intervention, although further validation with broader and more diverse samples is still needed
Resiliensi Spiritual Relawan ASN Mengajar: Pemetaan Kondisi Awal dan Desain Pelatihan Koping Religius Sofyan Abdi; Sulistiasih; Lucky Nindi Riandika M; Cut Munika Bastia Rahmadani; Bagus Julian Hikmy
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 15 No. 01 (2026): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.151.12

Abstract

Relawan ASN Mengajar yang mendampingi anak-anak marjinal di kawasan lapak pemulung Sarmili, Jurang Mangu Barat, Tangerang Selatan, menghadapi tekanan emosional, mental, dan fisik yang tinggi akibat keterbatasan fasilitas, kondisi lingkungan yang rentan, serta intensitas pendampingan psikososial. Penelitian dan kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis baseline resiliensi spiritual relawan serta merancang model pelatihan resiliensi spiritual berbasis bimbingan dan konseling. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 32 responden aparatur sipil untuk mengukur baseline resiliensi spiritual serta merancang kerangka intervensi pelatihan. Hasil pengujian empiris menunjukkan rata-rata skor resiliensi spiritual responden sebesar 43,44 dari skala 50 (SD = 5,12), yang mengindikasikan baseline ketahanan spiritual yang tergolong tinggi. Hasil uji validitas menunjukkan 11 dari 12 item instrumen dinyatakan valid rhitung > rtabel = 0,361; p < 0,05), dengan nilai koefisien Cronbach’s Alpha sebesar 0,844 (reliabilitas sangat tinggi). Artikel ini memformulasikan lima komponen utama pelatihan resiliensi spiritual (meaning & purpose, value & integrity, hope & optimism, inner peace, dan spiritual connection) yang terintegrasi dalam tiga program utama: psikoedukasi, refleksi pemaknaan (meaning making), dan koping spiritual.