Zulfa Rihadah Fauziyah
Universitas Mulawarman

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Permainan Tradisional Belogo dalam Pengembangan Perilaku Prososial Anak Usia 5-6 Tahun Nurani Widyanti Hasanah; Alifatul Harisa; Zulfa Rihadah Fauziyah; Hanum Chailan Salsabila; Farah Nazhwa Pragista; Alya Rahmah; Fitri Anjarwati; Titin Nihayah
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1567

Abstract

Perilaku prososial pada anak usia dini penting dikembangkan sejak awal karena berpengaruh terhadap kemampuan sosial dan emosional anak di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran permainan tradisional belogo dalam pengembangan perilaku prososial anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dan peneliti sebagai instrumen utama. Subjek penelitian terdiri atas 15 anak kelompok B usia 5-6 tahun dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi permainan tradisional belogo mampu menstimulasi perilaku prososial anak, khususnya pada aspek berbagi dan bekerja sama. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa permainan tradisional dapat dijadikan strategi pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan perilaku prososial anak di lembaga PAUD
Implementasi Manajemen Penyelenggaraan PAUD Maya Argilia Dian Safitri; Alya' Azzah Salsabila; Chindy Aprisilia Saputri; Atiq Kartika; Alya Rahmah; Zulfa Rihadah Fauziyah; Ayu Aprilia Pangestu Putri
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i3.1201

Abstract

Manajemen penyelenggaraan PAUD berperan penting dalam menjamin kualitas layanan pendidikan anak usia dini yang holistik dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi manajemen PAUD di TK Tulabul Ilmi Kota Samarinda. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, serta orang tua. Analisis data dilakukan secara tematik melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa manajemen mencakup aspek kurikulum, peserta didik, pendidik, sarana-prasarana, pembiayaan, serta evaluasi berjalan secara terpadu. Kurikulum Merdeka diterapkan secara tematik dan berbasis proyek, sementara pembiayaan dikelola transparan melalui partisipasi orang tua. Evaluasi dilakukan secara otentik dan berkelanjutan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan sistem penilaian kinerja guru dan peningkatan jumlah pendidik guna mendukung praktik manajemen PAUD yang adaptif dan selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka.  
Pelaksanaan Asesmen pada Anak Usia Dini: Studi Kasus pada Kelompok A (4-5 Tahun) dan B (5-6 Tahun) Zulfa Rihadah Fauziyah; Alya Rahmah; Hanni Niranna Amalia; Maya Argilia Dian Safitri; Juwita Novita Sari; Karina Cahya Kamila; Ayu Aprilia Pangestu Putri
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i3.1203

Abstract

Asesmen dalam pembelajaran anak usia dini penting karena membantu menentukan strategi stimulasi yang sesuai dengan tahap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan asesmen pada kelompok usia 4–6 tahun di salah satu lembaga PAUD. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta melibatkan guru sebagai subjek penelitian. Analisis data dilakukan melalui teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen dilakukan secara formatif, berkelanjutan, dan kontekstual dengan berbagai teknik seperti observasi, catatan anekdot, ceklis, portofolio, dan foto berseri. Guru memiliki peran penting dalam menyesuaikan asesmen dengan karakteristik anak. Asesmen untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) juga dilakukan secara kolaboratif. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya peningkatan kompetensi guru serta kerja sama lintas pihak dalam mendukung asesmen yang holistik dan bermakna di PAUD.