Perilaku prososial pada anak usia dini penting dikembangkan sejak awal karena berpengaruh terhadap kemampuan sosial dan emosional anak di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran permainan tradisional belogo dalam pengembangan perilaku prososial anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dan peneliti sebagai instrumen utama. Subjek penelitian terdiri atas 15 anak kelompok B usia 5-6 tahun dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi permainan tradisional belogo mampu menstimulasi perilaku prososial anak, khususnya pada aspek berbagi dan bekerja sama. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa permainan tradisional dapat dijadikan strategi pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan perilaku prososial anak di lembaga PAUD
Copyrights © 2026