Alifatul Harisa
Universitas Mulawarman

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Permainan Tradisional Belogo dalam Pengembangan Perilaku Prososial Anak Usia 5-6 Tahun Nurani Widyanti Hasanah; Alifatul Harisa; Zulfa Rihadah Fauziyah; Hanum Chailan Salsabila; Farah Nazhwa Pragista; Alya Rahmah; Fitri Anjarwati; Titin Nihayah
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1567

Abstract

Perilaku prososial pada anak usia dini penting dikembangkan sejak awal karena berpengaruh terhadap kemampuan sosial dan emosional anak di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran permainan tradisional belogo dalam pengembangan perilaku prososial anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dan peneliti sebagai instrumen utama. Subjek penelitian terdiri atas 15 anak kelompok B usia 5-6 tahun dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi permainan tradisional belogo mampu menstimulasi perilaku prososial anak, khususnya pada aspek berbagi dan bekerja sama. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa permainan tradisional dapat dijadikan strategi pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan perilaku prososial anak di lembaga PAUD
Implementasi Asesmen Dalam Kegiatan Bermain Mengenal Budaya Alifatul Harisa; Alifia Fahara Sari; Lira Auditha; Adinda Fitri Qoirunnisa; Nurani widyanti Hasanah; Ayu Aprillia Pangestu Putri
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 1 (2026): January-April 2026 in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i1.1214

Abstract

Pengenalan budaya lokal sejak dini penting untuk membentuk identitas dan karakter anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi asesmen dalam kegiatan bermain mengenal budaya. Pendekatan kualitatif studi kasus digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan guru dari tiga sentra bermain. Data dianalisis melalui model Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan asesmen dilakukan secara otentik menggunakan catatan anekdot, portofolio, ceklis, hasil karya, dan foto berseri yang terintegrasi dalam permainan. Asesmen digunakan sebagai alat pemetaan perkembangan dan refleksi pembelajaran. Implikasi dari hasil ini mendorong PAUD untuk mengintegrasikan asesmen budaya lokal yang kontekstual dan bermakna dalam kegiatan bermain.