Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas dan Efisiensi Realisasi Anggaran Belanja pada Pemerintahan Kabupaten Gresik Periode 2021-2025 Haliza Firdausy Nuzula; Rizky Maya Wulandari; Revienda Anita Fitrie; Eva Hany Fanida
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1336

Abstract

Urgensi penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi efektivitas dan efisiensi realisasi anggaran belanja Pemerintah Kabupaten Gresik sebagai dasar perbaikan pengelolaan keuangan daerah agar lebih optimal, akuntabel, dan berdampak nyata bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas dan efisiensi realisasi anggaran belanja pada Pemerintah Kabupaten Gresik periode 2021–2025. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran. Analisis dilakukan dengan menghitung rasio efektivitas dan efisiensi berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas anggaran belanja mengalami fluktuasi, dengan kategori cukup efektif hingga efektif pada tahun 2021–2025, namun mengalami penurunan signifikan pada tahun 2025 menjadi kurang efektif. Sementara itu, tingkat efisiensi secara umum berada dalam kategori efisien selama periode penelitian, meskipun terdapat variasi setiap tahunnya. Secara keseluruhan, pengelolaan anggaran belanja daerah di Kabupaten Gresik tergolong cukup baik, namun masih perlu peningkatan dalam perencanaan dan konsistensi pelaksanaan anggaran agar lebih optimal.
Optimalisasi Peran Masyarakat Gresik terhadap Program Keluarga Harapan sebagai Upaya Perlindungan Sosial dan Mengurangi Tingkat Kemiskinan Rizky Maya Wulandari; Haliza Firdausy Nuzula; Indah Prabawati; Firre An Suprapto
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i1.369

Abstract

Kemiskinan di Kabupaten Gresik masih menjadi persoalan sosial yang memerlukan pendekatan terpadu. Pada Maret 2025, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Gresik tercatat sebesar 138,55 ribu jiwa atau 9,95%, sehingga masih menunjukkan perlunya penguatan program perlindungan sosial yang tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada peningkatan kemandirian keluarga penerima manfaat. Program Keluarga Harapan sebagai salah satu instrumen bantuan sosial telah berperan dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, namun pemanfaatannya belum sepenuhnya optimal untuk mendorong pengelolaan keuangan keluarga, pengembangan usaha produktif, dan penguatan kapasitas sosial masyarakat. Kebaruan kegiatan pengabdian ini terletak pada integrasi tiga strategi dalam satu model pendampingan, yaitu optimalisasi pemanfaatan bantuan sosial berbasis keluarga, pemberdayaan ekonomi rumah tangga berbasis potensi lokal, dan penguatan kader sosial masyarakat sebagai pendamping komunitas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat penerima bantuan sosial dalam mengelola bantuan secara lebih produktif dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi persiapan, pemetaan kebutuhan, penyuluhan, pelatihan, praktik usaha sederhana, dan pendampingan. Indikator keberhasilan kegiatan meliputi peningkatan pemahaman peserta tentang pengelolaan bantuan sosial dan keuangan keluarga, terbentuknya rencana usaha rumah tangga, munculnya usaha kecil berbasis potensi lokal, serta meningkatnya kemampuan kader sosial dalam melakukan pendampingan dan pengorganisasian masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta terlibat aktif dalam setiap tahapan kegiatan, memahami pentingnya pengelolaan bantuan secara terarah, mulai menjalankan aktivitas ekonomi produktif skala rumah tangga, serta menunjukkan peningkatan partisipasi dalam kegiatan pemberdayaan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi keluarga, dan penguatan kader sosial dapat menjadi model pengabdian berbasis masyarakat untuk mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga penerima manfaat di Kabupaten Gresik.