Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

BUILDING THE IMAGE OF A “CITRA ANAK BANGSA”: A RETROSPECTIVE STUDY OF PTDI N219’S PUBLIC RELATIONS MANAGEMENT Muhammad Reza Panangian; Andreas Dion Anggoro
Jurnal Visi Komunikasi Vol. 25 No. 01 (2026): MEI 2026
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to retrospectively evaluate PT Dirgantara Indonesia’s (PTDI) public relations (PR) management in constructing the image of the N219 aircraft as a “Karya Anak Bangsa” during the initiation phase in 2019, as well as its impact on the product’s reputation in 2026. Using a qualitative approach with a single-case study method, this study examines the implementation of the Planning, Organizing, Actuating, and Controlling (POAC) management functions through in-depth interviews, observations, and document analysis. The findings reveal that despite inter-institutional coordination challenges and limited publication budgets, the PR role as an Expert Prescriber—prioritizing physical validation through aerospace exhibitions—proved pivotal in building long-term market trust. This study reveals the existence of an Efficiency Paradox, wherein cost-efficient digital channels are not always effective in mitigating socio-psychological skepticism toward domestic high-tech products when compared to direct physical interactions. Theoretically, this study contributes to the development of Excellence Theory by emphasizing the importance of validating communication in high-risk manufacturing industries. The research findings recommend the need for a single voice policy across institutions to strengthen public loyalty toward national strategic innovations. 
Komunikasi Interpersonal Jarak Jauh dan Efek Psikologisnya dalam Membentuk Motivasi Belajar Mahasiswa Rantau Verina Lutfiyah; Bangkit Sunarno; Muhammad Reza Panangian
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12807

Abstract

Mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar daerah asal atau dikenal sebagai mahasiswa rantau menghadapi berbagai tantangan psikologis selama proses adaptasi terhadap lingkungan baru. Perubahan lingkungan sosial, budaya, dan akademik sering kali memunculkan stres, rasa rindu terhadap keluarga (homesickness), serta penurunan motivasi belajar. Di tengah perkembangan teknologi komunikasi, penggunaan media video call menjadi salah satu sarana yang memungkinkan mahasiswa tetap menjaga komunikasi interpersonal dengan orang tua meskipun terpisah oleh jarak geografis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana komunikasi interpersonal jarak jauh melalui video call membentuk kedalaman keterbukaan diri (self-disclosure) mahasiswa rantau berdasarkan Teori Penetrasi Sosial serta dampaknya terhadap kondisi psikologis dan motivasi belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan empat mahasiswa rantau aktif yang rutin melakukan komunikasi dengan orang tua melalui video call. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang berlangsung secara intens melalui video call mampu memfasilitasi proses keterbukaan diri hingga mencapai tahap affective exchange dan stable exchange. Kehadiran visual dan suara orang tua memberikan rasa aman psikologis, membantu menurunkan tingkat stres akademik, mengurangi rasa kesepian, serta meningkatkan kembali fokus dan motivasi belajar mahasiswa. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas komunikasi jarak jauh tidak hanya ditentukan oleh frekuensi komunikasi, tetapi juga oleh kualitas interaksi, kedalaman keterbukaan diri, dan dukungan emosional yang diberikan selama proses komunikasi berlangsung.
STRATEGI KOMUNIKASI INTERNAL DALAM MEMBANGUN KETERLIBATAN KARYAWAN PADA PERUSAHAAN DI ERA DIGITAL Edwin Yustian Nulhakim; Muhammad Reza Panangian; Exsan Adde
Hujjah: Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 10 No. 1 (2026): Hujjah: Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/hjh.v10i1.2114

Abstract

Digital transformation introduces unprecedented complexity in organizational internal communication management, necessitating strategic reconfiguration to sustain employee engagement. This qualitative research employing case study design explores digital-based internal communication strategies in cultivating employee engagement within contemporary organizational contexts. Data collection was executed through semi-structured in-depth interviews, non-participant observation, and organizational document analysis with purposively selected participants. Thematic analysis identified digital communication platform transformation, communication transparency as engagement foundation, transformative leadership roles, and implementation challenges as principal themes. Findings delineate that information transparency, leadership responsiveness, and appropriate communication technology integration contribute significantly toward employee engagement enhancement. Barriers encompass information overload, digital competency disparities, and diminished socio-emotional nuances in virtual interactions. Practical implications emphasize integrated omnichannel approach adoption, sustained digital literacy investments, and virtual social interaction mechanism creation to optimize internal communication ecosystems. This research contributes theoretically to organizational communication body of knowledge and provides practical recommendations for practitioners in designing adaptive communication strategies responsive to digital era dynamics.