Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Sistem Silase dan Pengolahan Limbah Ternak Sapi Berbasis Biogas dan Pupuk Organik sebagai Upaya Meningkatkan Keberdayaan Usaha Peternak di Desa Barangmamase, Kabupaten Wajo Darwis Darwis; Syamsiar Syamsiar; Murmyani Murmyani; Rosmini Maru; Yusran Yusran
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2026): April
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v6i1.78416

Abstract

Pengembangan sistem silase fermentasi dan pengolahan limbah ternak sapi berbasis biogas dan pupuk organik di Desa Barangmamase, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, dilakukan sebagai upaya peningkatan pendapatan keluarga peternak. Pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok peternak melalui penerapan teknologi tepat guna yang ramah lingkungan dan ekonomis. Metode yang digunakan meliputi pelatihan pembuatan silase fermentasi sebagai pakan ternak alternatif, serta pemanfaatan kotoran sapi untuk produksi biogas dan pupuk organik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kualitas pakan dan pengelolaan limbah yang optimal, yang berkontribusi pada peningkatan efisiensi usaha peternakan. Kegiatan ini juga memperkuat kemandirian kelompok peternak serta mendukung keberlanjutan usaha ternak di desa tersebut.
Pemberdayaan Perempuan melalui Teknologi Diversifikasi Produk Udang Salo untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Kabupaten Wajo Syamsiar Syamsiar; Andi Badli Rompegading; Aslidayanti Aslidayanti; Darwis Darwis; Yusran Yusran
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2026): April
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v6i1.78412

Abstract

Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kualitas pengolahan hasil perikanan, khususnya udang salo, oleh ibu rumah tangga nelayan di Kabupaten Wajo melalui penerapan teknologi formulasi diversifikasi produk dan manajemen usaha yang inovatif. Pendekatan yang digunakan adalah pelatihan berbasis keterampilan teknis dan manajerial, dilengkapi dengan pengembangan produk inovatif seperti flavor kulit udang dan frozen shrimp dengan pemanfaatan limbah secara berkelanjutan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa produksi mitra meningkat dari 30 kg menjadi 110 kg per bulan, dengan diversifikasi produk dan peningkatan pendapatan hingga dua kali lipat. Pengelolaan usaha yang lebih terstruktur dan disiplin administrasi turut mendukung keberlanjutan usaha jangka panjang. Strategi keberlanjutan berfokus pada peningkatan kapasitas, penguatan kelembagaan, peningkatan akses pasar melalui teknologi digital, serta pelestarian sumber daya alam. Keberhasilan program ini memperlihatkan bahwa pemberdayaan berbasis inovasi dan manajemen yang berkelanjutan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan secara berkesinambungan dan berpotensi direplikasi di wilayah lain.
Pemberdayaan Kewirausahaan IRT Dan Remaja Putri Melalui Teknologi Pengolahan Pangan Dan Alkali Treated Cottonii (ATC) Menuju Desa Industri Guna Menimgkatkan Pendapatan Masyarakat Desa Akkotengeng Kec Sajoanging Haerunnisa Haerunnisa; Mastura Karateng; Maspawati Tokang; Darwis Darwis; Yusran Yusran
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2026): April
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v6i1.78410

Abstract

Program pemberdayaan perempuan dan remaja putri melalui teknologi formulasi pengolahan pangan dan inovasi Alkali Treated Cottonii (ATC) di Desa Akkotengeng, Kabupaten Wajo, bertujuan meningkatkan kualitas produk olahan rumput laut, keterampilan usaha, serta pendapatan masyarakat pesisir. Hasil implementasi menunjukkan perbaikan signifikan pada mutu produk, seperti kerupuk dan jus rumput laut, yang sebelumnya memiliki kualitas rendah. Melalui pelatihan dan pendampingan, anggota mitra mampu menghasilkan produk dengan tekstur lebih renyah, aroma seimbang, dan daya saing yang lebih baik. Selain itu, strategi diversifikasi produk mulai dikembangkan untuk memperluas pilihan pasar. Penerapan pemasaran digital turut memperkuat distribusi produk ke segmen yang lebih luas. Dari aspek sosial, keterlibatan perempuan dan remaja putri berkontribusi pada peningkatan ekonomi keluarga, penguatan peran gender, serta pembentukan jiwa kewirausahaan sejak dini. Meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan modal dan kelembagaan usaha, program ini terbukti memberikan dampak positif dan dapat dijadikan model pengembangan desa industri berbasis potensi lokal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan