Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sosialisasi Olahraga Petanque Sebagai Strategi Transformasi Budaya Olahraga Sekolah di SDN 1 Bendo I Made Dwi Sastra Wargama; Yusuf Panjiantariksa; Andy Widhiya Bayu Utomo; Wayan Kristin
Jurnal Hilirisasi Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : STIE Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/jihapenmas.v3i1.1498

Abstract

Pendidikan jasmani di sekolah dasar masih didominasi oleh cabang olahraga konvensional, sehingga diperlukan inovasi untuk memperkaya pengalaman belajar siswa dan mendorong budaya olahraga yang lebih inklusif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan olahraga petanque sebagai strategi transformasi budaya olahraga sekolah di SDN 1 Bendo. Metode yang digunakan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, serta praktik langsung teknik dasar petanque (pointing dan shooting) dengan melibatkan guru KKG PJOK. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, keterampilan dasar, serta perubahan sikap peserta terhadap olahraga nontradisional. Selain itu, petanque dinilai memiliki nilai sosial budaya yang inklusif serta efisien secara ekonomi sehingga mudah diimplementasikan di lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga mendorong munculnya komitmen guru untuk mengintegrasikan petanque dalam pembelajaran PJOK. Dengan demikian, sosialisasi olahraga petanque berperan sebagai langkah awal dalam membangun budaya olahraga sekolah yang lebih inovatif, partisipatif, dan berkelanjutan. 
The Effect Of Dryland Exercise Training: Analysis Of 100-Meter Freestyle Swimming Speed Ability In Bima Tirta Ngawi Athletes Ali Munir; Zahara Zahwa Ayesha; Yusuf Panjiantariksa; Fantas Setyadi
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN (IN-PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i2.6067

Abstract

Swimming is one of the achievement sports that demands physical ability, technique, and optimal biomotor condition. Athletes are required not only to have good swimming technique but also muscle strength, explosive power, coordination, and anaerobic endurance that support performance while swimming. This study aims to determine the effect of Dryland Exercise training on 100-meter freestyle swimming speed ability in Bima Tirta Ngawi athletes. The method used in this study was a pre-experimental one group pretest and posttest design. The research location was conducted at the Bima Tirta Ngawi Swimming Club. The researcher selected athletes from the swimming branch of sports to be the research population. The sample used consisted of 8 athletes, comprising 5 males and 3 females, using a total sampling technique. The test instrument used in the study was the 100-meter freestyle swimming speed test. This study used observation techniques as a data collection method and employed descriptive analysis and t-test for data analysis, with calculations using IBM SPSS version 29. The study results showed an effect of Dryland Exercise training on 100-meter freestyle swimming speed with a tcount value of 14.607 > ttable 3.556 and a significance value of 0.000 < 0.005. The hypothesis in this study is stated as accepted, with results indicating a significant effect of Dryland Exercise training on the 100-meter freestyle swimming speed ability of Bima Tirta Ngawi athletes
SURVEI DUKUNGAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI ATLET RENANG DI PANGERAN TIMOER SWIMMING CLUB Andhika Yusuf Pratama; Mohammad Irfan; Yusuf Panjiantariksa
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dukungan orang tua terhadap prestasi atlet renang di Pangeran Timoer Swimming Club. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 18 atlet renang berprestasi yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan angket dukungan orang tua yang terdiri atas empat indikator, yaitu dukungan emosional, informasional, instrumental, dan penghargaan. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket dengan skala Likert empat tingkat. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif meliputi mean, standar deviasi, frekuensi, dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat dukungan orang tua terhadap prestasi atlet renang secara umum berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata sebesar 78,4. Distribusi kategori menunjukkan bahwa 16,67% responden berada pada kategori sangat baik, 55,56% kategori baik, dan 27,78% kategori cukup. Dukungan instrumental menjadi indikator yang paling dominan, sedangkan dukungan informasional memiliki persentase yang relatif lebih rendah dibandingkan indikator lainnya. Temuan tersebut menunjukkan bahwa orang tua lebih banyak memberikan dukungan dalam bentuk fasilitas, biaya, dan pendampingan latihan dibandingkan pemberian arahan atau informasi terkait pengembangan prestasi olahraga anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dukungan orang tua memiliki peran penting dalam menunjang proses pembinaan dan pencapaian prestasi atlet renang usia remaja. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kolaborasi antara orang tua, pelatih, dan klub olahraga untuk menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih suportif dan efektif bagi perkembangan atlet.
PROFIL KEBUGARAN JASMANI PESERTA DIDIK KELAS VI BERDASARKAN TES KEBUGARAAN PELAJAR NUSANTARA (TKPN) MELALUI APLIKASI INDONESIA BUGAR DI SDN SUMBERBENING 1 Tommy Irvan Saputro; Mohammad Irfan; Yusuf Panjiantariksa
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran fisik siswa kelas enam di SDN Sumberbening 1 pada tahun ajaran 2025/2026 menggunakan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) yang didukung oleh aplikasi digital Indonesia Bugar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Sampel terdiri dari 14 siswa yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel total. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN), yang meliputi Body Mass Index (BMI), PACER, V Sit and Reach, Sit Up, dan tes Squat Thrust. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan pengukuran kebugaran fisik langsung, dengan pencatatan hasil dibantu oleh aplikasi Indonesia Bugar. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebugaran fisik siswa secara keseluruhan dikategorikan sangat buruk. Sebanyak 64,3% siswa berada dalam kategori sangat buruk, 14,3% dalam kategori buruk, 7,1% dalam kategori baik, dan 14,3% dalam kategori sangat baik. Pada komponen PACER, sebagian besar siswa diklasifikasikan dalam kategori sangat rendah, sedangkan hasil Sit Up dan Squat Thrust menunjukkan bahwa kekuatan dan daya tahan otot siswa masih rendah. Sementara itu, tes V Sit and Reach menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki fleksibilitas yang sangat baik. Hasil BMI menunjukkan bahwa mayoritas siswa berada dalam kategori normal. Studi ini menyimpulkan bahwa tingkat kebugaran fisik siswa kelas enam di SDN Sumberbening 1 masih relatif rendah, khususnya pada komponen daya tahan kardiorespirasi dan kekuatan otot. Penggunaan aplikasi Indonesia Bugar dalam pelaksanaan TKPN membantu meningkatkan efektivitas dan pengelolaan sistematis pencatatan dan pengolahan data kebugaran fisik siswa. Oleh karena itu, peningkatan aktivitas fisik, penerapan kebiasaan olahraga teratur, dan promosi gaya hidup sehat diperlukan untuk meningkatkan kebugaran fisik siswa.