Pendidikan jasmani di sekolah dasar masih didominasi oleh cabang olahraga konvensional, sehingga diperlukan inovasi untuk memperkaya pengalaman belajar siswa dan mendorong budaya olahraga yang lebih inklusif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan olahraga petanque sebagai strategi transformasi budaya olahraga sekolah di SDN 1 Bendo. Metode yang digunakan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, serta praktik langsung teknik dasar petanque (pointing dan shooting) dengan melibatkan guru KKG PJOK. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, keterampilan dasar, serta perubahan sikap peserta terhadap olahraga nontradisional. Selain itu, petanque dinilai memiliki nilai sosial budaya yang inklusif serta efisien secara ekonomi sehingga mudah diimplementasikan di lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga mendorong munculnya komitmen guru untuk mengintegrasikan petanque dalam pembelajaran PJOK. Dengan demikian, sosialisasi olahraga petanque berperan sebagai langkah awal dalam membangun budaya olahraga sekolah yang lebih inovatif, partisipatif, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026