Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengukuran Antropometri (Status Gizi) Remaja Putri Desa Bontoparang Kecamatan Laikang Kabupaten Takalar Hudriani Jamal; Arif Atul Mahmudah Dulla
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol. 6 No. 1 (2026): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v10i1.1041

Abstract

Masa remaja merupakan periode pertumbuhan yang pesat sehingga membutuhkan asupan gizi seimbang. Status gizi remaja putri menunjukkan angka anemia yang masih signifikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengetahui status gizi remaja putri usia 10–17 tahun di wilayah Desa Bontoparang melalui pengukuran antropometri dan memberikan edukasi sederhana dan rekomendasi gizi yang sesuai. Sebanyak 30 rematri menjadi peserta kegiatan dengan karakteristik mayoritas berada pada kelompok umur 13–15 tahun (40,0%), telah tamat SD/MI (53,3%), dan sebagian besar telah mengalami menstruasi (66,7%). Pengukuran dilakukan melalui identifikasi status gizi, termasuk tinggi badan, berat badan, dan indeks massa tubuh, untuk menilai pertumbuhan fisik dan kecukupan nutrisi, serta pengukuran lingkar lengan atas dan lingkar perut. Hasil pengukuran menunjukkan variasi status gizi yang mencerminkan kebutuhan intervensi gizi, terutama pada remaja yang belum memasuki masa pubertas atau memiliki asupan gizi kurang. Kegiatan diakhiri dengan edukasi singkat mengenai gizi seimbang secara langsung kepada remaja putri dan orang tua/wali (keluarga), menekankan pentingnya asupan protein, zat besi, dan mikronutrien selama masa pertumbuhan. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran gizi dan mendorong pola hidup sehat bagi remaja usia 10–17 tahun, khususnya remaja putri
Gambaran Perilaku Merokok Dan Lingkungan Sosial Anak Sekolah Dasar Desa Banggae Kabupaten Takalar Hudriani Jamal; Liliskarlina; Hadzmawaty Hamzah; Ulfah Mahmudah; Amalia Natsir; Suandi Suandi
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol. 10 No. 1 (2026): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v10i1.1066

Abstract

Dampak negatif merokok telah banyak diketahui, namun prevalensi perokok di Indonesia masihtergolong tinggi dan bahkan mulai terjadi pada usia yang semakin muda. Fenomena yangmengkhawatirkan saat ini adalah munculnya perilaku merokok pada anak usia sekolah dasar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku merokok anak sekolah dasar danlingkungan sosialnya serta mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan dansikap tentang merokok. Desain penelitian ini adalah pre-experimental dengan pendekatan onegroup pretest-posttest. Data primer dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi aktif Sekolah Dasar Negeri177 Inpres Bolo Desa Banggae. Penarikan sampel dilakukan secara purposive sampling sebanyak30 responden. Analisis data penelitian berupa analisis univariat dan bivariat (uji Wilcoxon).Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 30,0% responden yang sudah pernah mencobarokok dan 10,0% masih merokok dalam 30 hari terakhir. Lebih dari 50,0% responden memilikilingkungan sosial (teman dan orang tua) merokok. Hasil uji bivarat menunjukkan bahwa tidakada pengaruh edukasi kesehatan dengan pengetahuan tentang bahaya merokok (p-value =0,754) dan ada pengaruh edukasi kesehatan terhadap sikap tentang merokok pada respondenanak sekolah dasar (p-value = 0,033). Pengembangan metode intervensi edukasi kesehatanperlu diteliti lebih lanjut dengan menyesuikan karakter anak, serta diperlukan upayapencegahan yang lebih terintegrasi dengan melibatkan keluarga, sekolah, dan kebijakanpemerintah guna menekan angka perokok usia dini.