Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN PESERTA DIDIK KELAS VIII-2 DI SMP NEGERI 5 PADANGSIDIMPUAN TAHUN AJARAN 2025-2026 Farhan Wafiq Batubara; Ahmad Husein Nst; Fajar Fadly
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 5 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i5.2026.1167-1177

Abstract

Rumusan masalah  dalam penelitian ini adalah yaitu: Apakah ada pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan peserta didik kelas VIII-2 di SMP Negeri 5 Padangsidimpuan Tahun Ajaran 2025-2026? Hasil Penelitian yang dilakukan di SMP Negeri 5 Padangsidimpuan bahwa pada model pembelajaran problem based learning (PBL) yang dilakukan bahwa peserta didik pada kelas VIII.2 dengan 15 soal yang diedarkan bahwa peserta didik yang jumlahnya sebanyak 32 orang dimana dalam pembelajaran model pembelajaran problem based learning (PBL) diperoleh nilai rata-rata sesebsar 42,03 dimana dalam belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan memperoleh nilai terendah dengan skor 41 dan nilai tertinggi dengan skor 43. Hasil belajar peserta didik semakin meningkat dalam hal ini pemahaman yang diambil materi dalam penelitian ini adalah fungsi dan kedudukan UUD NRI Tahun 1945, dalam hal ini penelliti memberikan soal dengan sebanyak 15 soal yang berbemtul test diperoleh nilai rata-rata 85,12. Sehingga bila dikonsultasi dengan harga ktirik r dengan N (sampel 32 )  sebesar 0,349 sehingga bila dikonsultasi bahwa rhitung   rtabel  atau rhitung (0,997) rtabel  (0,349). Dari hipotesa yang ditetapkan sesuai dengan perhitungan korelasi product moment bahwa hipotesa  dapat diterima yaitu ada pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan peserta didik kelas VIII-2 di SMP Negeri 5 Padangsidimpuan Tahun Ajaran 2025-2026
PERAN GURU PPKn DALAM MENANAMKAN TOLERANSI SISWA DI DI KELAS VIII SMP NEGERI 1 ANGKOLA TIMUR KABUPATEN TAPANULI SELATAN Tamin Ritonga; Fajar Fadly; Khairul Amri; Joy Sitinjak
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 6 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i6.2026.1604-1612

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam menanamkan sikap toleransi siswa di kelas VIII SMP Negeri 1 Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. Sikap toleransi merupakan salah satu nilai penting dalam kehidupan bermasyarakat yang perlu ditanamkan sejak dini kepada peserta didik agar tercipta hubungan sosial yang harmonis di lingkungan sekolah maupun masyarakat.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru PPKn dan siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PPKn memiliki peran penting dalam menanamkan sikap toleransi siswa melalui pemberian teladan, pembiasaan sikap saling menghargai, penerapan metode diskusi kelompok, serta pemberian nasihat dan motivasi kepada siswa. Guru juga mengintegrasikan nilai-nilai toleransi dalam proses pembelajaran PPKn sehingga siswa dapat memahami pentingnya menghargai perbedaan suku, agama, pendapat, dan budaya. Kendala yang dihadapi guru antara lain kurangnya kesadaran sebagian siswa serta pengaruh lingkungan pergaulan di luar sekolah.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peran guru PPKn sangat penting dalam membentuk dan menanamkan sikap toleransi siswa agar tercipta lingkungan sekolah yang damai, harmonis, dan penuh rasa saling menghormati
Penguatan Nilai-Nilai Pancasila bagi Generasi Muda di Desa Aek Sabaon melalui Pendidikan Karakter: Pengabdian Tamin Ritonga; Malim Soleh Rambe; Fajar Fadly; Joy Sitinjak
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6320

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila pada generasi muda di Desa Aek Sabaon melalui pendidikan karakter. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada menurunnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di kalangan remaja akibat pengaruh globalisasi, perkembangan teknologi, dan kurangnya pembinaan karakter di lingkungan masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, penyuluhan, diskusi interaktif, dan pelatihan pendidikan karakter yang melibatkan pemuda desa, tokoh masyarakat, serta aparat desa. Materi yang diberikan mencakup nilai religius, gotong royong, toleransi, nasionalisme, disiplin, dan tanggung jawab sebagai implementasi sila-sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman generasi muda terhadap pentingnya nilai-nilai Pancasila serta meningkatnya kesadaran untuk menerapkan sikap saling menghargai, peduli sosial, dan cinta tanah air dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong partisipasi aktif pemuda dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan di Desa Aek Sabaon. Dengan demikian, pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila menjadi salah satu upaya strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki rasa tanggung jawab sebagai warga negara