Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kadar Flavonoid dari Ekstrak Lengkuas Putih (Alpinia galanga L.) sebagai Inhibisi pada Enzim Lipase Pankreas Lailatul Badriyah; Nila Rusdy Rahayu; Siti Mutripah; Rissa Laila Vifta; Aldi Budi Riyanta
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 6, No 1 (2026): Generics : Journal of Research in Pharmacy
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v6i1.30312

Abstract

Kesehatan adalah faktor utama dalam keberlangsungan hidup dalam menunjang berbagai aktivitas. Oleh karena itu, perlu dijaga melalui hidup sehat, dimulai dari pola makan dan olahraga. Salah satu inisiasi timbulnya berbagai penyakit adalah obesitas. Obesitas salah satu bentuk penumpukan lemak di dalam organ tubuh, yang menjadikan hambatan tubuh dalam melakukan metabolisme, sehingga menimbulkan penyakit seperti diabetes dan jantung. Pengobatan dapat dilakukan secara kimia dan herbal. Namun karena secara herbal menimbulkan efek samping jika dikonsumsi mas panjang, maka pengobatan alami lebih aman dan minim resikonya. Salah satu bahan alam yang ada di sekitar kita adalah tanaman lengkuas putih. Masyarakat banyak memanfaatkan dalam berbagai masakan, tetapi sejauh ini belum memahami manfaat lain selain penambah rasa umami dalam masakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan lengkuas putih dalam menunjang penghambatan obesitas secara in vitro, yaitu melalui enzim lipase pankreas. Metode yang digunakan adalah ekstraksi secara maserasi bahan alam dengan pelarut etanol. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kandungan flavonoid sebanyak 2,524 ppm. Disisi lain, ekstrak lengkuas putih menunjukkan daya inhibisi lipase pankreas sebesar 63,48%. Hal ini dapat diasumsikan bahwa lengkuas putih mampu menghambat kinerja penyerapan lemak, sehingga lemak yang diserap oleh tubuh lebih sedikit.
Analisis Kadar Flavonoid dari Ekstrak Lengkuas Putih (Alpinia galanga L.) sebagai Inhibisi pada Enzim Lipase Pankreas Lailatul Badriyah; Nila Rusdy Rahayu; Siti Mutripah; Rissa Laila Vifta; Aldi Budi Riyanta
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 6, No 1 (2026): Generics : Journal of Research in Pharmacy
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v6i1.30312

Abstract

Kesehatan adalah faktor utama dalam keberlangsungan hidup dalam menunjang berbagai aktivitas. Oleh karena itu, perlu dijaga melalui hidup sehat, dimulai dari pola makan dan olahraga. Salah satu inisiasi timbulnya berbagai penyakit adalah obesitas. Obesitas salah satu bentuk penumpukan lemak di dalam organ tubuh, yang menjadikan hambatan tubuh dalam melakukan metabolisme, sehingga menimbulkan penyakit seperti diabetes dan jantung. Pengobatan dapat dilakukan secara kimia dan herbal. Namun karena secara herbal menimbulkan efek samping jika dikonsumsi mas panjang, maka pengobatan alami lebih aman dan minim resikonya. Salah satu bahan alam yang ada di sekitar kita adalah tanaman lengkuas putih. Masyarakat banyak memanfaatkan dalam berbagai masakan, tetapi sejauh ini belum memahami manfaat lain selain penambah rasa umami dalam masakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan lengkuas putih dalam menunjang penghambatan obesitas secara in vitro, yaitu melalui enzim lipase pankreas. Metode yang digunakan adalah ekstraksi secara maserasi bahan alam dengan pelarut etanol. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kandungan flavonoid sebanyak 2,524 ppm. Disisi lain, ekstrak lengkuas putih menunjukkan daya inhibisi lipase pankreas sebesar 63,48%. Hal ini dapat diasumsikan bahwa lengkuas putih mampu menghambat kinerja penyerapan lemak, sehingga lemak yang diserap oleh tubuh lebih sedikit.
A Study on the Anatomy and Antibacterial Activity of Boesenbergia rotunda Rhizomes Against Staphylococcus aureus Siti Mutripah; Lailatul Badriyah; Muhammad Haykal Putra; Nuradnin Hasan; Sarwoko Sarwoko; Bambang Purwoko
Jurnal Kesehatan, Rekam Medis dan Farmasi (JUK-Medifa) Vol. 4 No. 01 (2026): JUK-Medifa (Jurnal Kesehatan, Rekam Medis dan Farmasi), 2026
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Boesenbergia rotunda is a plant belonging to the Zingiberaceae family. This plant is known to contain various bioactive compounds with potential as natural antibacterial agents. This study aims to determine the microscopic anatomical characteristics, secondary metabolite content, and antibacterial activity of Boesenbergia rotunda rhizome extract against Staphylococcus aureus. The research methods used included microscopic observation, phytochemical screening, and antibacterial activity testing using the disk diffusion method. Anatomical observations revealed that the Boesenbergia rotunda rhizome consists of parenchyma tissue with starch granules scattered throughout the ground tissue. Phytochemical screening results indicated the presence of flavonoids, alkaloids, terpenoids, saponins, and tannins. Antibacterial activity testing showed that the Boesenbergia rotunda rhizome extract was able to inhibit the growth of Staphylococcus aureus, producing an inhibition zone with a diameter of ±17 mm. This inhibition zone diameter falls into the category of strong inhibition. This strong antibacterial activity is believed to result from the synergistic action of secondary metabolites that work through mechanisms of cell membrane damage, disruption of membrane permeability, and inhibition of bacterial cell wall synthesis. Based on the research results, the rhizome of Boesenbergia rotunda has the potential to be developed as a natural antibacterial source derived from herbal materials.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK YANG BERBEDA PADA KULTUR SPIRULINA PLATENSIS DENGAN MEDIA AIR TAWAR SITI MUTRIPAH; LAILATUL BADRIYAH; SARWOKO SARWOKO; BAMBANG PURWOKO; NURADNIN HASAN
Ganec Swara Vol. 19 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Yayasan Al-Amin Qalbu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59896/gara.v19i1.229

Abstract

Indonesia is a vast maritime country with abundant aquatic biodiversity. One of the aquatic organisms that has not been optimally utilized is Spirulina platensis. Challenges in cultivation and high costs are among the reasons why Spirulina platensis is still rarely cultivated and utilized. In this experiment, a cultivation technique for Spirulina platensis was carried out using freshwater media with different fertilization treatments. The results of the experiment concluded that Spirulina platensis can grow well in freshwater media with the addition of Walne fertilizer, AB Mix, and POC. Fertilization with AB Mix resulted in the highest cell density growth on the fifth day of treatment, reaching 92,900 units/mL with a biomass of 103 mg/L. These results were higher compared to Walne fertilizer, which achieved 56,680 units/mL with a biomass of 74 mg/L, and POC fertilizer, which reached 43,800 units/mL with a biomass of 57 mg/L