Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Moral Tax Suation Pada Wajib Pajak Milenial Urban Shahnaz Arianne Amirah; M. Fahriyal Aldi; M Bastian; Try Edi Suwarno; Haris Reza Fathony
Jurnal Audit dan Perpajakan (JAP) Vol. 6 No. 1 (2026): Article Research May 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jap.v6i1.8650

Abstract

Kepatuhan pajak sukarela (voluntary compliance) merupakan pilar utama stabilitas fiskal negara, namun mencapainya memerlukan pendekatan yang melampaui sekadar penegakan hukum pidana pajak (tax enforcement). Penelitian ini menganalisis efektivitas moral tax suasion (pembujukan moral perpajakan) terhadap wajib pajak generasi milenial di kawasan urban. Karakteristik milenial urban yang adaptif terhadap teknologi, kritis, namun rentan terhadap distrust terhadap otoritas publik menjadi dinamika tersendiri dalam lanskap perpajakan modern. Guna mengukur tingkat efektivitas tersebut, penelitian ini melihat seberapa jauh pesan moral diinternalisasi oleh wajib pajak, bagaimana mereka memandang kewajiban etisnya, serta respons nyata dalam pelaporan mandiri. Dengan metode kualitatif deskriptif, tim peneliti melakukan wawancara mendalam terhadap 15 informan milenial yang mewakili ragam latar belakang profesi dan kelas ekonomi di Jabodetabek, Surabaya, Medan, Makassar, dan Banjarmasin. Keabsahan data dan pencegahan bias subjektif dijamin lewat teknik triangulasi sumber, member checking, serta pengodean bersama antar-peneliti (inter-rater reliability). Efektivitas moral suasion sangat bergantung pada transparansi alokasi dana pajak dan kualitas pelayanan digital. Ketika milenial urban melihat adanya reciprocity (timbal balik) yang konkret dan akuntabilitas publik yang tinggi, kesadaran moral mereka untuk membayar pajak meningkat secara signifikan.
Motivation and Agribusiness Entrepreneurial Intention among Generation Z at Tanah Laut State Polytechnic Ardi Kurniawan; Khalid Al Hadring Smith; M Bastian; Faisal Basyir; Kevin Tanjung
Economics and Digital Business Review Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v7i2.3747

Abstract

Z Generation is a generation whose main characteristic is being accustomed to technology. Likewise in the choice of entrepreneurial motivation. Generally, Gen Z prefers entrepreneurship to express self-actualization and the abilities they have. The research is included in quantitative research with a correlational approach. The population and sample are students of Tanah Laut Polytechnic majoring in Tax Accounting, Accounting, Agroindustry and Agro-Industrial Product Development. Data collection through questionnaires and analysis using Pearson correlation. Results show that motivation of Z Generation entrepreneurial is high category and has an impact on agribusiness entrepreneur intention which is also high. The results concluded that there was significantly relationship bet ween motivation and agribusiness entrepreneur intention.
Integration of Sharia Compliance, Environmental, Social, and Governance (Esg) on Financial Performance: an Empirical Study Across Sharia and Conventional Banks Fitra Izzadieny; Deafatunnizwa Ulfida; Nor Rahma Rizka; M Bastian; Rahmatullah Alfikri
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol. 9 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/es.v9i2.10262

Abstract

This study aims to analyze the effect of ESG and Sharia compliance on the financial performance of banks in Indonesia, measured by ROA, and to examine the role of Sharia compliance as a moderating variable. This quantitative study uses secondary data from 34 banks listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2022–2024. Purposive sampling was used for sample selection, while the analysis was conducted using multiple linear regression with SPSS version 25. The results show that ESG has a positive and significant effect on ROA, meaning that the application of sustainability principles increases bank profitability. Sharia compliance also has a positive and significant effect on ROA, indicating that sharia practices support financial performance. However, the interaction between ESG and sharia compliance does not have a significant effect on ROA, while the Size variable has a positive but insignificant effect. These findings support legitimacy theory and stakeholder theory, and provide recommendations for banks to strengthen the integration of ESG and sharia principles in order to improve financial sustainability. This study is an initial empirical study that examines the moderation of sharia compliance in the relationship between ESG and the financial performance of Indonesian banks. Penelitian ini menganalisis bagaimana praktik Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) serta kepatuhan Syariah memengaruhi kinerja keuangan bank-bank di Indonesia, yang diukur melalui Return on Assets (ROA), dengan kepatuhan Syariah juga dipertimbangkan sebagai faktor moderasi. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menganalisis data sekunder dari 34 bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2024 dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik ESG dan kepatuhan Syariah memiliki dampak positif dan signifikan terhadap ROA, menunjukkan bahwa inisiatif keberlanjutan dan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip Islam berkontribusi pada peningkatan profitabilitas. Namun, interaksi antara ESG dan kepatuhan Syariah tidak memiliki dampak signifikan terhadap ROA, mengindikasikan bahwa integrasi praktik keberlanjutan dengan prinsip-prinsip etika Islam belum sepenuhnya terwujud. Temuan ini konsisten dengan teori legitimasi dan teori pemangku kepentingan, yang menekankan pentingnya kepatuhan etika dan akuntabilitas sosial dalam perbankan. Studi ini merekomendasikan agar bank memperkuat sinergi antara prinsip ESG dan Syariah untuk mendorong stabilitas dan keberlanjutan keuangan. Sinergi yang kuat antara struktur tata kelola, Dewan Pengawas Syariah (DPS), dan komite ESG mendukung implementasi ESG yang akuntabel dan membantu mencegah ketidakberesan. Pendekatan terintegrasi ini tidak hanya memperkuat mekanisme pengawasan internal tetapi juga meningkatkan kredibilitas institusional dan kepercayaan publik, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan kinerja keuangan.