Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TEKNIK PENGOLAHAN SELAI TOMAT SEBAGAI MEDIA BELAJAR DAN DUKUNGAN BAGI UMKM PANGAN LOKAL DI SMA KRISTEN PONTAK, MINAHASA SELATAN Rostina Melpin; Citra C Dusun; Filan O Mandang; Christine P Lomo; Yuannita Aida
Jurnal Pengabdian Ibnu Sina Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Ibnu Sina
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Community Service Program (CSP) on tomato jam processing techniques at SMA Kristen Pontak, SouthMinahasa, was implemented as a solution to the abundant tomato harvests that are often not absorbed by themarket, reducing farmers’ economic value. The main problems faced by partners include limited knowledge ofproduct diversification, food hygiene standards, and basic marketing strategies. The objective of this program isto improve the skills of students, teachers, and local MSMEs in processing tomatoes into hygienic, durable, andmarketable jam products, while strengthening collaboration between schools and communities in local economicempowerment. The method applied was a participatory approach through five stages: preparation, socialization,training and demonstration, mentoring implementation, and evaluation and dissemination. Evaluation wasconducted using pre-test and post-test to measure improvements in participants’ knowledge and skills. Resultsshowed significant progress, with the average pre-test score of 57 increasing to 82 in the post-test, reflecting a44% improvement. The highest increase was observed in simple marketing strategies, rising from 50 to 78 (a 56%gain), followed by food hygiene from 55 to 80, and processing techniques from 58 to 83. The program successfullyproduced trial tomato jam products with simple yet marketable packaging and established collaborative networksbetween schools and MSMEs. Overall, this initiative provided positive impacts in education through practice-based learning and strengthened the capacity of local food MSMEs, serving as a replicable model forentrepreneurship development based on local resources.
TEKNIK PENGOLAHAN SELAI TOMAT SEBAGAI MEDIA BELAJAR DAN DUKUNGAN BAGI UMKM PANGAN LOKAL DI SMA KRISTEN PONTAK, MINAHASA SELATAN Rostina Melpin; Citra C Dusun; Filan O Mandang; Christine P Lomo; Yuannita Aida
Jurnal Pengabdian Ibnu Sina Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Ibnu Sina
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tentang pengolahan selai tomat di SMA Kristen Pontak,Minahasa Selatan, dilaksanakan sebagai solusi atas melimpahnya panen tomat yang sering tidak terserap pasarsehingga menurunkan nilai ekonomi petani. Permasalahan utama mitra adalah keterbatasan pengetahuanmengenai diversifikasi produk pangan, standar higienitas, dan strategi pemasaran sederhana. Tujuan kegiatan iniadalah meningkatkan keterampilan siswa, guru, dan pelaku UMKM dalam mengolah tomat menjadi produk selaiyang higienis, tahan lama, dan bernilai jual, sekaligus memperkuat kolaborasi sekolah dan masyarakat dalampemberdayaan ekonomi lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui lima tahapan, yaitupersiapan, sosialisasi, pelatihan dan demonstrasi, pendampingan implementasi, serta evaluasi dan diseminasi.Evaluasi dilakukan dengan pre test dan post test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilanpeserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan, dengan rata-rata nilai pre test sebesar 57 meningkatmenjadi 82 pada post test (kenaikan 44%). Aspek strategi pemasaran sederhana mengalami peningkatan tertinggidari 50 menjadi 78 (kenaikan 56%), diikuti aspek higienitas pangan dari 55 ke 80, serta teknik pengolahan dari58 ke 83. Kegiatan ini menghasilkan produk uji coba selai tomat dengan kemasan sederhana namun layak jual,serta membangun jejaring kerja sama antara sekolah dan UMKM. Program ini berdampak positif pada pendidikanberbasis praktik dan penguatan kapasitas UMKM, serta berpotensi menjadi model kewirausahaan lokal yang dapatdireplikasi di daerah lain.