Daya ledak otot tungkai sangat penting untuk mengoptimalkan komponen kebugaran jasmani yang berhubungan dengan tendangan. Daya ledak otot tungkai dapat ditingkatkan dengan latihan plyometric, salah satunya adalah latihan hurdle hops. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas latihan hurdle hops terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai pada anggota Dojang Taekwondo Gamarga. Desain penelitian menggunakan quasi-experimental dengan pendekatan nonequivalent control group design melalui purposive sampling terhadap 16 atlet laki-laki berusia 12-15 tahun yang terbagi dalam kelompok eksperimen (hurdle hops) dan kontrol (latihan standar rutin). Intervensi dilakukan sebanyak 12 kali pertemuan selama 4 minggu dengan pengukuran vertical jump test. Hasil penelitian menunjukkan kelompok eksperimen mengalami peningkatan 16,44%, sedangkan kelompok kontrol 5,95%. Analisis Independent Samples T-Test menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol dengan nilai signifikansi p<0,001 (p < 0,05), Paired Samples T-Test mengonfirmasi peningkatan dalam kelompok eksperimen dengan nilai signifikansi p<0,001 (p < 0,05), dan ANCOVA membuktikan efektivitas latihan hurdle hops setelah mengontrol kovariat dengan nilai signifikansi p=0,034 (p < 0,05). Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa latihan hurdle hops secara signifikan lebih efektif dibandingkan latihan standar rutin dalam meningkatkan daya ledak otot tungkai pada atlet taekwondo.
Copyrights © 2026