Anak Usia 15-17 sangat sering memainkan game dan bisa menghabiskan waktu rata rata selama 2-3 jam dalam memainkan game. Ketika bermain game, anak usia remaja sering menggunakan postur saat duduk menunduk yang terlalu lama, postur ini dapat mengakibatkan penurunan fleksibilitas di area otot leher. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian latihan Hold Relax Stretching terhadap fleksibilitas leher pada siswa yang bermain game di SMAN 4 Denpasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain one group pre-test post-test. Sampel yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 12 siswa laki-laki berusia 15-17 tahun yang memiliki hobi bermain game. Pengukuran fleksibilitas leher dilakukan menggunakan goniometer dan Neck Disability Index (NDI) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada nilai rentang gerak (ROM) leher setelah diberikan latihan Hold Relax Stretching selama 4 minggu. Rata-rata peningkatan nilai fleksibilitas leher pada gerak aktif flekssi 11%, ekstensi 14 %, lateral fleksi 12%, dan rotasi 12% sementara nilai NDI menunjukkan penurunan disabilitas sebesar 26%.
Copyrights © 2026