Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Eksplorasi Pemanfaatan Media Digital dalam Pembelajaran IPA untuk Menguatkan Self-Regulated Learning Siswa: Studi di SMP Negeri 1 Batudaa Mursalin Mursalin; Muhammad Yusuf; Citron Supu Payu; Abdul Haris Odja; Nurhalisa Sambel; Muznawaty Pilobu; Altri Rahmadhani Lanio; Ramli R. Ali
Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika Vol. 7 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana pemanfaatan media digital dalam pembelajaran IPA dapat menguatkan Self-Regulated Learning (SRL) siswa di SMP Negeri 1 Batudaa dengan memotret kecenderungan SRL pada delapan dimensi inti serta mengidentifikasi area intervensi yang relevan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain survei cross-sectional. Instrumen SRL terdiri dari 24 butir (3 butir per dimensi: efikasi diri, motivasi, perencanaan/manajemen waktu, metakognisi & monitoring, strategi tugas & upaya, pengaturan lingkungan, dukungan sosial digital, emosi negatif) dengan skala respons empat tingkat; skor emosi negatif dibalik untuk menjaga interpretasi “semakin tinggi = semakin baik”. Hasil menunjukkan profil SRL kategori sedang secara keseluruhan, dengan kekuatan relatif pada efikasi diri dan motivasi, diikuti metakognisi serta perencanaan/manajemen waktu. Strategi tugas, pengaturan lingkungan, dan dukungan sosial digital berada pada tingkat sedang dan memerlukan optimalisasi. Emosi negatif muncul sebagai aspek terlemah, menandakan kebutuhan penguatan regulasi emosi. Temuan ini menyiratkan bahwa integrasi media digital seperti simulasi interaktif, modul/asessment berbasis platform, dan alat kolaboratif berpotensi menumbuhkan strategi perencanaan, monitoring, refleksi, serta dukungan sosial-digital, sekaligus mengurangi hambatan emosional. Disimpulkan bahwa peta profil SRL ini dapat menjadi dasar perancangan ekosistem pembelajaran IPA berbasis media digital yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan di konteks sekolah.
ANALISIS PENGARUH PENDEKATAN DEEP LEARNING BERBANTUAN MEDIA GENIALLY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA SMPN 2 TELAGA Nurhalisa Sambel; Muhammad Yusuf; Abdul Haris Odja; Nurhayati Nurhayati; Nova Elysia Ntobuo
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i2.10261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan pembelajaran mendalam berbantuan media Genially terhadap hasil belajar sains siswa SMP pada mata pelajaran suhu dan panas, serta untuk menguji kontribusinya terhadap pengembangan teori pembelajaran sains. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental tipe Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas 7 SMP Negeri 2 Telaga, dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian terdiri dari tes hasil belajar 25 butir yang diberikan pada tahap pretest dan posttest. Data diuji menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Uji prasyarat menggunakan uji normalitas dan homogenitas, serta uji hipotesis Mann-Whitney U dan perhitungan ukuran efek untuk melihat peningkatan dan dampak perlakuan. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan dalam hasil belajar antara kedua kelas (p 0,05), dengan kelas eksperimen mencapai hasil yang lebih tinggi daripada kelas kontrol. Temuan ini memperkuat kerangka konseptual pembelajaran mendalam dalam pendidikan sains, yang menekankan pembelajaran yang bermakna, reflektif, dan kontekstual. Studi ini menunjukkan bahwa integrasi pendekatan pembelajaran mendalam dengan media digital interaktif dapat meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa, sehingga memberikan kontribusi empiris untuk memperkuat model pembelajaran sains yang berorientasi pada pemahaman mendalam.