Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Platform Brainys untuk Mendukung Administrasi Akademik Guru Sekolah Dasar di Kabupaten Wajo Arian Nurrifqhi; Radhiansyah; Fettyana; Nur Fadilah; Khawaritzmi Abdallah Ahmad
ARRUS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.abdiku4707

Abstract

Beban administrasi akademik merupakan salah satu permasalahan utama yang dihadapi guru sekolah dasar, terutama terkait penyusunan dokumen perencanaan pembelajaran yang menuntut ketelitian, kesesuaian regulasi, dan waktu yang tidak sedikit. Kondisi ini mendorong perlunya pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan sebagai solusi pendukung kerja administratif guru. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru sekolah dasar di Kabupaten Wajo dalam memanfaatkan platform Brainys sebagai alat bantu administrasi akademik. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan guru secara aktif melalui tahapan pre-test, eksplorasi permasalahan, penyampaian solusi, praktik langsung, serta refleksi melalui post-test dan diskusi kelompok Hasil pre-test terhadap 173 responden menunjukkan bahwa guru memiliki intensitas beban administrasi yang tinggi dan telah mengenal teknologi AI, namun pemanfaatannya belum optimal dan terstandar. Setelah pelatihan, hasil post-test dan refleksi menunjukkan respons positif terhadap penggunaan Brainys, terutama dalam hal kemudahan penggunaan, kejelasan alur kerja, dan efisiensi penyusunan dokumen administrasi akademik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan pemanfaatan platform AI terintegrasi berpotensi mengurangi beban administrasi guru serta mendukung peningkatan efisiensi dan kualitas pengelolaan administrasi akademik di sekolah dasar.
Analisis Ketahanan Mikrogrid Energi Terbarukan Off-Grid Terhadap Gangguan Simetris Tiga Fasa: Studi Kasus di Wilayah 3T Kalimantan Dwi Sahidin; Purwiyanto; Hendi Purnata; Feta Kukuh Pambudi; Radhiansyah; Syaiful Ismail
Jurnal Riset Rekayasa Elektro Vol. 8 No. 1 (2026): JRRE VOL 8 NO 1 JUNI 2026
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrre.v8i1.30601

Abstract

Peningkatan pemanfaatan energi terbarukan di wilayah terpencil memunculkan tantangan baru dalam menjaga stabilitas sistem tenaga listrik, khususnya saat terjadi gangguan simetris. Penelitian ini mengevaluasi dampak gangguan tiga-fasa-ke-tanah pada mikrogrid off-grid yang terdiri dari pembangkit surya, mikrohidro, angin, dan sistem baterai. Simulasi dilakukan di MATLAB/Simulink dengan berbagai kombinasi pembangkit dan beban. Hasil menunjukkan konfigurasi surya mandiri memiliki lonjakan tegangan dan arus tertinggi (3,57 p.u dan 4,50 p.u), menunjukkan sensitivitas tinggi terhadap gangguan. Sebaliknya, sistem mikrohidro mandiri menunjukkan ketahanan terbaik dengan tegangan lebih 1,13 p.u, masih dalam batas toleransi kurva ITIC/CBEMA. Integrasi baterai efektif dalam meredam fluktuasi, sedangkan filter pasif pada inverter justru memicu lonjakan transien. Kontribusi utama penelitian ini adalah pemetaan respons sistem terhadap gangguan berdasarkan konfigurasi pembangkit menggunakan kurva ITIC/CBEMA, mendukung perancangan mikrogrid tangguh untuk wilayah 3T. Disarankan penggunaan kontrol inverter adaptif dan sistem proteksi berespons cepat.