Baiq Yunia Rahma Dewi
Universitas Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pendalaman Materi Perubahan Sosial dalam Sosiologi SMA Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Guru di Lombok Tengah Syafruddin Syafruddin; Sumitro Sumitro; Agung Firmansyah; Feryna Nur Rosyidah; Rakhmat Nur Adhi; Risma Ade Aryati; Ari Harun; Baiq Yunia Rahma Dewi
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i2.10228

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pendalaman materi perubahan sosial dalam pembelajaran Sosiologi SMA sebagai upaya meningkatkan kualitas guru di Lombok Tengah. Pengabdian ini berangkat dari kebutuhan tentang pentingnya penguatan pemahaman guru terhadap konsep-konsep sosiologi, khususnya perubahan sosial, yang sering menjadi tantangan dalam praktik pembelajaran di kelas. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan yang terdiri dari presentasi materi oleh tim pengabdian, tanya jawab dan diskusi interaktif, serta pendampingan langsung dalam kelompok kecil. Materi yang disampaikan mencakup definisi, bentuk, faktor penyebab, teori, dampak, dan pengelolaan perubahan sosial. Pendampingan bertujuan mengaitkan teori dengan realitas lokal agar pembelajaran lebih aplikatif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pendalaman materi perubahan sosial mampu meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru, ditunjukkan melalui variasi strategi pembelajaran, kemampuan mengaitkan teori dengan realitas sosial, serta peningkatan pemahaman siswa terhadap materi. Implementasi pendalaman materi juga mendorong guru untuk lebih inovatif dalam merancang kegiatan belajar berbasis kontekstual sesuai dengan dinamika sosial di Lombok Tengah. Sehingga, pendalaman materi perubahan sosial dalam Sosiologi SMA dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kualitas guru, baik dalam aspek penguasaan materi maupun dalam pengelolaan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa dan masyarakat.
Sekolah Ideal Bagi Pekerja Anak (Studi Kasus Pekerja Anak di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika) Nursaptini; Syafruddin; Suud; Ni Made Novi Suryanti; Feryna Nur Rosydah; Baiq Yunia Rahma Dewi; Sukma Maulida
SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2026): SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sosedu.v9i2.35899

Abstract

Child labor remains a social issue that impacts the fulfillment of the right to education, especially in areas experiencing rapid economic growth, such as the Mandalika Special Economic Zone (KEK). Formal education, which is still rigid, is not fully able to accommodate the needs of students who must fulfill dual roles as students and workers. This study aims to analyze the perspectives of child workers regarding the ideal school and formulate a school model that is responsive to the needs of child workers in the Mandalika SEZ. The study used a qualitative case study approach. The research subjects consisted of five child workers still in elementary and junior high school, selected through purposive sampling techniques. Data were collected through interviews and documentation, then analyzed using the Creswell Spiral Analysis model. The results of the study revealed four main themes: school is seen as a path to the future, the ability of child workers to balance school and work, challenges in the school environment, such as stigma and bullying, and the need for child-worker-friendly schools. Based on these findings, the study formulated an ideal school model that includes a safe and discrimination-free learning environment, empathetic teachers, child-friendly facilities, socio-economic support, contextual learning, and collaboration between schools, families, government, and the business world. This model is expected to be an alternative policy in realizing ideal schools for child workers in the Mandalika Special Economic Zone.