Bella Shelina
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jenderal Achmad Yani

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembinaan Nasionalisme Bagi Putra Putri Pekerja Migran Indonesia di Kuala Lumpur Yusep Ginanjar; Agus Subagyo; Agustina Setiawan; Angga Nurdin Rahmat; Yuswari Octonain Djemat; Iing Nurdin; Taufan Herdansyah Akbar; Renaldo Benarrivo; Nala Nourma Nastiti; Anggun Dwi Panorama; Muhammad Raihan Pratama; Bella Shelina; Rakha Aditya Putra; Benaya Putri; Nissa Nur Farida
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i2.1210

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai nasionalisme pada putra putri Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berdomisili di Kuala Lumpur, Malaysia. Sebagai bagian dari komunitas diaspora, anak-anak PMI menghadapi tantangan dalam mempertahankan identitas kebangsaan karena terbatasnya paparan terhadap budaya Indonesia di lingkungan tempat tinggal dan pendidikan sehari-hari. Melalui kerja sama antara FISIP UNJANI dan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pembinaan interaktif yang mengintegrasikan ceramah kebangsaan, permainan edukatif, kegiatan seni budaya, serta sesi refleksi identitas. Pelaksanaan kegiatan menunjukkan respons positif dari peserta, ditandai dengan meningkatnya pengetahuan mengenai simbol negara, nilai Pancasila, tokoh nasional, serta meningkatnya rasa bangga terhadap Indonesia. Selain itu, kegiatan ini membuka ruang dialog mengenai pengalaman anak-anak diaspora dalam memahami identitas keindonesiaan mereka. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang kreatif dan partisipatif efektif dalam membangun kesadaran nasionalisme pada anak-anak PMI. Program ini tidak hanya memberikan dampak edukatif jangka pendek, tetapi juga memperkuat upaya diplomasi sosial Indonesia melalui pelibatan generasi muda diaspora. Dengan landasan kerja sama formal melalui MoA antara FISIP UNJANI dan SIKL, kegiatan ini memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai program berkelanjutan di komunitas diaspora Indonesia lainnya.
Sosialisasi Penyadaran Gender di Kalangan Remaja di Kabupaten Majalengka Taufan Herdansyah Akbar; Agus Subagyo; Yusep Ginanjar; Suwarti Sari; Iing Nurdin; Yuswari Octonain Djemat; I Wayan Aditya Harikesa; Ardini Rakhmania Ardan; Rakha Aditya Putra; Muhammad Raihan Pratama; Bella Shelina; Nissa Nur Farida; Benaya Putri
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i2.1334

Abstract

Kesadaran gender di kalangan remaja masih menjadi tantangan penting dalam upaya mewujudkan masyarakat yang lebih setara dan inklusif. Di Kabupaten Majalengka, berbagai bentuk bias gender mulai dari stereotip peran, pembatasan sosial, hingga ketidakpahaman mengenai perbedaan antara gender dan jenis kelamin masih kerap ditemukan dalam aktivitas sehari-hari remaja. Minimnya literasi gender serta kuatnya pengaruh lingkungan sosial dan budaya membuat remaja rentan menyerap pemahaman yang keliru mengenai relasi gender. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman dasar tentang konsep gender, mendorong sikap saling menghargai, serta meminimalkan praktik diskriminatif dalam interaksi sosial remaja. Kegiatan sosialisasi dilakukan melalui metode penyuluhan, diskusi ringan, dan tanya jawab dengan pendekatan edukatif yang dirancang agar mudah dipahami. Hasil pelaksanaan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, ditandai dengan partisipasi aktif dalam diskusi serta kemampuan mengidentifikasi contoh bias gender di lingkungan mereka. Kegiatan ini efektif memberikan pemahaman awal mengenai kesadaran gender dan menjadi langkah awal membangun lingkungan sosial yang lebih inklusif di Kabupaten Majalengka.