Asdani Kindarto
Universitas Muhammadiyah Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Guru di Sekolah Menengah Islam Ihsanul Fikri melalui Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Buatan: Sebuah Studi Mixed-Methods Rima Dias Ramadhani; Ahmad Ilham; Muhammad Sam’an; Akhmad Fathurohman; Safuan Safuan; Muhammad Munsarif; Lukman Assaffat; Asdani Kindarto; Muhammad Wahyu Anggana; Teguh Firmasyah; M. Amin Syaifani; Afan Arga Ahyana; Adi Nugroho; Janu Yogi Kurnia
Jurnal Surya Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.7.2.2025.207-214

Abstract

The training program on Artificial Intelligence-based Learning Media Development (P3MP-AI) represents a strategic initiative to enhance the quality of education at the Ihsanul Fikri Integrated Islamic High School. In the rapidly evolving landscape of information technology, the integration of Artificial Intelligence (AI) technology into education has become an urgent necessity. This endeavor aims to address the personalized learning needs, overcome human resource and time constraints, and enhance the overall quality of education in achieving educational goals. Through the Active and Interactive Learning Method (MPB-AI) approach, educators engage in various practical and interactive activities, enabling them to comprehend and applykecerdasan buatanconcepts practically. Evaluation of this training program demonstrates significant achievements in enhancing participants' understanding and skills, as well as a high level of creativity and diversity in AI-based learning media development practices. Thus, this training program has successfully achieved its objectives in improving the quality of education at the Ihsanul Fikri Integrated Islamic High School. Recommendations for future activities include extending the duration of implementation for optimal goal attainment and developing similar activities periodically to continually enhance educators' abilities in delivering more effective and efficient learning experiences.
Peningkatan Kompetensi Guru di Sekolah Menengah Islam Ihsanul Fikri melalui Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Buatan: Sebuah Studi Mixed-Methods Rima Dias Ramadhani; Ahmad Ilham; Muhammad Sam’an; Akhmad Fathurohman; Safuan Safuan; Muhammad Munsarif; Lukman Assaffat; Asdani Kindarto; Muhammad Wahyu Anggana; Teguh Firmasyah; M. Amin Syaifani; Afan Arga Ahyana; Adi Nugroho; Janu Yogi Kurnia
Jurnal Surya Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.7.2.2025.207-214

Abstract

The training program on Artificial Intelligence-based Learning Media Development (P3MP-AI) represents a strategic initiative to enhance the quality of education at the Ihsanul Fikri Integrated Islamic High School. In the rapidly evolving landscape of information technology, the integration of Artificial Intelligence (AI) technology into education has become an urgent necessity. This endeavor aims to address the personalized learning needs, overcome human resource and time constraints, and enhance the overall quality of education in achieving educational goals. Through the Active and Interactive Learning Method (MPB-AI) approach, educators engage in various practical and interactive activities, enabling them to comprehend and applykecerdasan buatanconcepts practically. Evaluation of this training program demonstrates significant achievements in enhancing participants' understanding and skills, as well as a high level of creativity and diversity in AI-based learning media development practices. Thus, this training program has successfully achieved its objectives in improving the quality of education at the Ihsanul Fikri Integrated Islamic High School. Recommendations for future activities include extending the duration of implementation for optimal goal attainment and developing similar activities periodically to continually enhance educators' abilities in delivering more effective and efficient learning experiences.
Penerapan Sistem Irigasi Cerdas untuk meningkatkan efisiensi pengairan tanaman Cabai pada Kelompok Tani di Ambarawa, Kabupaten Semarang Laily Muntasiroh; Radiktyo Nindyo; Asdani Kindarto; Nizar Ahmed; Risky Adji Prayoga
Jurnal Hilirisasi Technology kepada Masyarakat (SITECHMAS) Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 April 2026
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/sitechmas.v7i1.7097

Abstract

Penerapan teknologi Internet of Things (IoT) dalam sistem irigasi cerdas pada pengairan tanaman cabai di Kelompok Tani Ambarawa, Kabupaten Semarang, merupakan langkah strategis untuk mengatasi permasalahan irigasi tradisional yang seringkali menyebabkan pemborosan air dan rendahnya produktivitas pertanian. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air dan produktivitas hasil pertanian melalui penerapan sistem irigasi berbasis IoT. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, workshop, dan pendampingan teknis kepada petani, dengan melibatkan kelompok Tani Muda Manunggal Roso yang terdiri dari 20 partisipan. Tahapan pelaksanaan mencakup identifikasi kebutuhan, perancangan dan instalasi sistem, serta evaluasi efektivitas implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan petani mengenai teknologi irigasi tetes, dengan rata-rata skor post-test meningkat sebesar 82.84%. Selain itu, program ini berhasil mengurangi pemborosan air dan meningkatkan hasil pertanian secara keseluruhan. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan petani untuk keberlanjutan program. Rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut mencakup peningkatan skala implementasi dan dukungan kebijakan dari pemerintah untuk mempercepat adopsi teknologi pertanian berbasis IoT.