Resa Ramadhan
Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect Of Livelihood Capital On Livelihood Resilience Of Sub-Urban Farming Households In Karangmukti Village, Bungursari District, Purwakarta Regency Resa Ramadhan; Fatimah Azzahra; Syifa Fauziah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i2.23986

Abstract

Karangmukti Village in Bungursari District has experienced agricultural land conversion. Before the change, the agricultural land area was about 206 hectares. In 2025, approximately 30 hectares were converted, reducing the remaining agricultural land to 176 hectares. Most of this conversion was used for industrial and residential development. Furthermore, additional land conversion is planned for 2026–2027 to support the construction of new companies and housing areas, which may further decrease the amount of productive agricultural land in Karangmukti Village. This study aims to analyze the level of livelihood capital, the level of livelihood resilience, and the influence of livelihood capital on the livelihood resilience of farming households. The research applied a quantitative approach. Samples of farming households were determined using the Slovin formula and cluster sampling technique. Data were collected through questionnaires, interviews, observation, and documentation, and analyzed using quantitative descriptive analysis and Smart-PLS. The results indicate that the level of livelihood capital among farming households is moderate, with natural capital as the most dominant component. Livelihood resilience is also categorized as moderate. Further analysis shows that livelihood capital has a positive and significant influence on the livelihood resilience of farming households.
Pengaruh Modal Nafkah Terhadap Resiliensi Nafkah Rumah Tangga Petani Sub-Urban Desa Karangmukti, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta Resa Ramadhan; Fatimah Azzahra; Syifa Fauziah
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.23672

Abstract

Desa Karangmukti merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Bungursari yang mengalami alih fungsi lahan pertanian. Sebelum terjadi perubahan penggunaan lahan, luas lahan pertanian tercatat sekitar 206 hektar. Pada tahun 2025 terjadi konversi lahan seluas 30 hektar sehingga luas lahan yang tersisa menjadi 176 hektar. Perubahan ini sebagian besar dimanfaatkan untuk pembangunan kawasan industri dan perumahan. Selain itu, pada periode 2026–2027 direncanakan adanya konversi lahan tambahan untuk pembangunan perusahaan baru dan kawasan permukiman yang berpotensi semakin mengurangi luas lahan produktif di Desa Karangmukti. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat modal nafkah, tingkat resiliensi nafkah, serta pengaruh modal nafkah terhadap resiliensi nafkah rumah tangga petani. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penentuan sampel rumah tangga petani menggunakan rumus Slovin dan teknik cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan Smart-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat modal nafkah tergolong sedang dengan modal alam sebagai faktor paling dominan. Resiliensi nafkah rumah tangga petani juga tergolong sedang. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa modal nafkah berpengaruh positif dan signifikan terhadap resiliensi nafkah rumah tangga petani.