Shopyan Jepri Kurniawan
Universitas Negeri Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSEP DASAR PSIKOANALISIS: PROSES DAN TUJUAN KONSELING PSIKOANALISIS Kartika Ayu Nurjanah; Margareta Widyasari; Aulia Kholifatul Jannah; Siska Kusumaningrum; Allesheva Arka Fyandha Almachumi; Muh Nasril Refarelsyah Putra; Radithya Ganendra; Bakhrudin All Habsy; Shopyan Jepri Kurniawan
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2026): Vol 9, No 3 Mei 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v9i3.31692

Abstract

Psychoanalysis is a classical approach in psychology that emphasizes the role of unconscious dynamics in shaping individual behavior. This article aims to examine the basic concepts of psychoanalysis as well as to outline the processes and goals of psychoanalytic counseling. Psychological problems from this perspective are understood as the result of unresolved intrapsychic conflicts, particularly those rooted in childhood experiences. The counseling process is carried out through an in-depth exploration of the client's experiences and internal dynamics, utilizing techniques such as free association, dream interpretation, and transference analysis. The main goal of psychoanalytic counseling is to help individuals gain insight, strengthen ego functions, and be able to manage internal conflicts more adaptively. This approach provides an important contribution to understanding humans more comprehensively, not only from the aspect of observable behavior but also from unconscious mental processes.
Penguatan Kompetensi Konselor melalui Integrasi Nilai, Moral, dan Kode Etik Profesi Studi Literatur Trisna Dina Natasya; Isna Cahya Faktatisa; Arrozaqun Naura Al’Azizah; Bakhrudin Al Habsy; Shopyan Jepri Kurniawan; Azzizah Az Zahro; Muhammad Fakhri Fadhlurrohman; Wilson Sitanggang
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2026): Vol 9, No 4 Juli 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v9i4.31239

Abstract

Layanan bimbingan dan konseling memegang peran krusial bagi pengembangan individu secara optimal, namun tantangan di lapangan menunjukkan adanya pengabaian kode etik yang memicu stigma negatif terhadap profesi konselor. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penguatan kompetensi konselor melalui integrasi nilai, moral, dan kode etik profesi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan menelaah literatur ilmiah yang relevan dari rentang tahun 2016 hingga 2026. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan cara mengkaji, mengelompokkan, serta menginterpretasikan informasi yang berkaitan dengan penguatan kompetensi konselor. Hasil penelitian ini meliputi: (1) kompetensi konselor dalam perspektif profesional, (2) peran nilai, moral, dan kode etik dalam profesi konselor, (3) integrasi ketiga elemen tersebut dalam penguatan kompetensi konselor, dan (4) implikasi serta urgensi pengembangan kompetensi etika secara berkelanjutan bagi praktik konseling. Kata Kunci: Konseling, Kode etik, Kompetensi