Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Cerita Pendek (Cerpen) Siswa Kelas V SD Inpres Kakaskasen Tiga Jihan Fauzia Mokodompit; Non Norma Monigir; Deysti Trifena Tarusu
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek (cerpen) siswa kelas V SD Inpres Kakaskasen Tiga melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, yaitu menyusun perangkat pembelajaran dan langkah-langkah kegiatan proyek; tahap pelaksanaan tindakan, yaitu menerapkan model Project Based Learning dalam proses pembelajaran; tahap observasi, yaitu mengamati aktivitas guru dan siswa selama pembelajaran berlangsung; serta tahap refleksi, yaitu mengevaluasi hasil pelaksanaan tindakan untuk menentukan perbaikan pada siklus berikutnya. Subjek penelitian ini adalah 12 siswa kelas V SD Inpres Kakaskasen Tiga. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa. Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 70,41 dengan tingkat ketuntasan belajar sebesar 41,66%. Aktivitas siswa pada siklus I memperoleh persentase sebesar 60,29% dengan kategori cukup, sedangkan aktivitas guru memperoleh persentase sebesar 66,66% dengan kategori baik. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 87,5 sehingga mengalami peningkatan sebesar 17,09 poin atau 24,27%. Tingkat ketuntasan belajar meningkat dari 41,66% menjadi 91,66% sehingga mengalami peningkatan sebesar 50%. Aktivitas siswa meningkat dari 60,29% menjadi 88,23% atau meningkat sebesar 27,94%, sedangkan aktivitas guru meningkat dari 66,66% menjadi 91,66% atau meningkat sebesar 25%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek siswa kelas V SD Inpres Kakaskasen Tiga.
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD GMIM VIII Tomohon Riada Gok Mauli; Deysti Trifena Tarusu; Juliana Kristiana Tagupia
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.378

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar Matematika materi Operasi Hitung Campuran siswa kelas V SD GMIM VIII Tomohon. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua Siklus, dan empat tahapan yaitu Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi dan Refleksi. Subjek penelitian adalah 20 siswa dari kelas V SD GMIM VIII Tomohon. KKTP yang sudah ditetapkan yaitu 75. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes. Hasil penelitian adalah diperoleh dari aktivitas guru memperoleh 77% dan siklus II 93%. Hasil aktivitas siswa pada siklus I memperoleh hasil 73% dan pada siklus II 90%. Adapun hasil belajar siswa pada siklus I hanya menghasilkan 45% ketuntasan belajar klasikal, dan siklus II menghasilkan 85% ketuntasan belajar Klasikal. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V SD GMIM VIII Tomohon.
Penerapan Model Pembelajaran Demontrasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SD Negeri Kopiwangker Berliana F. Towoliu; Deysti Trifena Tarusu; Steven Mandey
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia melalui penerapan model pembelajaran Demonstrasi pada siswa kelas IV SD Negeri Kopiwangker. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi teks prosedur, di mana sebagian siswa belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri Kopiwangker. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar dan lembar observasi aktivitas guru serta siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa mencapai 70,62 dengan tingkat ketuntasan 43,75%. Aktivitas siswa berada pada kategori cukup (60%) dan aktivitas guru pada kategori cukup (65%). Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 86,56 dan telah melampaui KKTP. Aktivitas siswa meningkat menjadi 80% dengan kategori baik, sedangkan aktivitas guru meningkat menjadi 83,33% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Demonstrasi efektif dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada materi teks prosedur siswa kelas IV SD Negeri Kopiwangker. Model ini membantu siswa memahami materi secara lebih konkret melalui pengamatan dan praktik langsung sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif dan bermakna.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Cerita Pendek (Cerpen) Siswa Kelas V SD Inpres Kakaskasen Tiga Jihan Fauzia Mokodompit; Non Norma Monigir; Deysti Trifena Tarusu
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek (cerpen) siswa kelas V SD Inpres Kakaskasen Tiga melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, yaitu menyusun perangkat pembelajaran dan langkah-langkah kegiatan proyek; tahap pelaksanaan tindakan, yaitu menerapkan model Project Based Learning dalam proses pembelajaran; tahap observasi, yaitu mengamati aktivitas guru dan siswa selama pembelajaran berlangsung; serta tahap refleksi, yaitu mengevaluasi hasil pelaksanaan tindakan untuk menentukan perbaikan pada siklus berikutnya. Subjek penelitian ini adalah 12 siswa kelas V SD Inpres Kakaskasen Tiga. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa. Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 70,41 dengan tingkat ketuntasan belajar sebesar 41,66%. Aktivitas siswa pada siklus I memperoleh persentase sebesar 60,29% dengan kategori cukup, sedangkan aktivitas guru memperoleh persentase sebesar 66,66% dengan kategori baik. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 87,5 sehingga mengalami peningkatan sebesar 17,09 poin atau 24,27%. Tingkat ketuntasan belajar meningkat dari 41,66% menjadi 91,66% sehingga mengalami peningkatan sebesar 50%. Aktivitas siswa meningkat dari 60,29% menjadi 88,23% atau meningkat sebesar 27,94%, sedangkan aktivitas guru meningkat dari 66,66% menjadi 91,66% atau meningkat sebesar 25%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek siswa kelas V SD Inpres Kakaskasen Tiga.
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD GMIM VIII Tomohon Riada Gok Mauli; Deysti Trifena Tarusu; Juliana Kristiana Tagupia
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.378

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar Matematika materi Operasi Hitung Campuran siswa kelas V SD GMIM VIII Tomohon. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua Siklus, dan empat tahapan yaitu Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi dan Refleksi. Subjek penelitian adalah 20 siswa dari kelas V SD GMIM VIII Tomohon. KKTP yang sudah ditetapkan yaitu 75. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes. Hasil penelitian adalah diperoleh dari aktivitas guru memperoleh 77% dan siklus II 93%. Hasil aktivitas siswa pada siklus I memperoleh hasil 73% dan pada siklus II 90%. Adapun hasil belajar siswa pada siklus I hanya menghasilkan 45% ketuntasan belajar klasikal, dan siklus II menghasilkan 85% ketuntasan belajar Klasikal. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V SD GMIM VIII Tomohon.
Penerapan Model Pembelajaran Demontrasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SD Negeri Kopiwangker Berliana F. Towoliu; Deysti Trifena Tarusu; Steven Mandey
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia melalui penerapan model pembelajaran Demonstrasi pada siswa kelas IV SD Negeri Kopiwangker. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi teks prosedur, di mana sebagian siswa belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri Kopiwangker. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar dan lembar observasi aktivitas guru serta siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa mencapai 70,62 dengan tingkat ketuntasan 43,75%. Aktivitas siswa berada pada kategori cukup (60%) dan aktivitas guru pada kategori cukup (65%). Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 86,56 dan telah melampaui KKTP. Aktivitas siswa meningkat menjadi 80% dengan kategori baik, sedangkan aktivitas guru meningkat menjadi 83,33% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Demonstrasi efektif dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada materi teks prosedur siswa kelas IV SD Negeri Kopiwangker. Model ini membantu siswa memahami materi secara lebih konkret melalui pengamatan dan praktik langsung sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif dan bermakna.