Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Mengenal Warna Menggunakan Metode Eksperimen Mencampur pada Anak Kelompok B di Taman Kanak-Kanak Moyongkota Baru Bolaang Mongondow Timur Giska Angginaloi; Ni Luh Putri; Fera Luicia Tampi
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.323

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk Meningkat Kemampuan Mengenal Warna Menggunakan Metode Eksperimen Mencampur Pada Anak Kelompok B di Taman Kanak-Kanak Moyongkota Baru Bolaang Mongondow Timur dikarenakan kurangnya kemampuan anak dalam mengenal warna akibat penggunaan metode pembelajaran yang sama secara berulang atau secara terus menerus. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 anak. Hasil dari siklus I yaitu dari 10 atau dari 100% anak hanya 3 anak atau 30% anak yang mampu mengelompokkan warna dasar atau warna primer dan juga hasil pencampuran dari warna dasar yaitu warna sekunder secara mandiri dan mencoba variasi warna lainnya, serta sangat antusias dan aktif bertanya. Pada siklus II ini mengalami peningkatan hingga 100% anak berhasil sesuai dengan yang di harapkan atau anak-anak telah mencapai kategori anak yang Berkembang Sangat Baik ini dikarenakan kesalahan pada siklus I telah di perbaiki pada siklus II sehingga mendapatkan hasil yang optimal dan tidak perlu dilanjutkan pada siklus berikutnya. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari yang tadinya pada siklus I hanya 30% anak yang mampu mengelompokkan warna primer dan juga sekunder hingga pada siklus ke II mencapai 100% anak yang sudah mampu mengelompokkan warna primer dan sekunder kategori berkembang sangat baik. Sehingga dapat disimpukan bahwa dengan penerapan metode eksperimen mencampur efektif meningkatkan kemampuan mengenal warna pada anak.
Kemampuan Mengenal Angka Anak Usia Dini Melalui Kotak Angka Febrilia Minarti Sumeba; Ni Luh Putri; Monica Roito Ambarita
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka melalui media permainan kotak angka. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 anak. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari siklus I ke siklus II hingga mencapai 100% kategori berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik. Disimpulkan bahwa media kotak angka efektif meningkatkan kemampuan mengenal angka anak.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Konsonan Melalui Penggunaan Media Audio Visual pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK GMIM Hanna Matani 3 Tomohon Rafiani La Halim; Ni Luh Putri; Olga Sumual
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.401

Abstract

Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Konsonan Melalui Penggunaan Media Audio Visual pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK GMIM Hana Matani 3 Tomohon. Kurangnya kemampuan anak dalam mengenal huruf konsonan akibat penggunaan media pembelajaran yang kurang bervariasi dan cenderung monoton. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf konsonan pada anak usia 5-6 tahun melalui penggunaan media audio visual. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 anak anak. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan signifikan dari siklus I ke siklus II hingga mencapai 95% kategori berkembang sangat baik. Disimpulkan bahwa penggunaan media audio visual efektif meningkatkan kemampuan mengenal huruf konsonan pada anak.
Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Membentuk Huruf Vokal Dari Bahan Playdough pada Kelompok B di TK Pantekosta Sifera Tandurusa Yoanpella Priscilla Umboh; Ni Luh Putri; Fera Luicia Tampi
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak usia dini melalui kegiatan membentuk huruf vokal menggunakan bahan playdough pada kelompok B di TK Pantekosta Sifera Tandurusa. Latar belakang peneliti ini didasarkan pada rendahnya tingkat kreativitas dan kemampuan motorik halus anak dalam pembelajaran, khususnya dalam mengenal huruf vokal yang masih dilakukan secara konvesional. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, Dimana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini berjumlah 10 anak. Teknik pengumpulan data dapat dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan persentase pencapaian perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan kreativitas anak yang signifikan. Pada siklus I, Tingkat pencapaian anak berada pada kategori cukup dengan persentase 30%, Dimana masih terdapat anak pada kategori belum berkembang dan mulai berkembang. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, seluruh anak (100%) mencapai kategori berkembang sangat baik (BSB). Hal ini menunjukan bahwa penggunaan media playdough dalam kegiatan membentuk huruf vokal efektif dalam meningkatkan kreativitas dan kemampuan motorik halus anak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan membentuk huruf vokal menggunakan playdough dapat meningkatkan kreativitas anak usia dini serta meciptakan pembelajaran yang lebih menarik, aktif, dan menyenangkan.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Warna Menggunakan Metode Eksperimen Mencampur pada Anak Kelompok B di Taman Kanak-Kanak Moyongkota Baru Bolaang Mongondow Timur Giska Angginaloi; Ni Luh Putri; Fera Luicia Tampi
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.323

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk Meningkat Kemampuan Mengenal Warna Menggunakan Metode Eksperimen Mencampur Pada Anak Kelompok B di Taman Kanak-Kanak Moyongkota Baru Bolaang Mongondow Timur dikarenakan kurangnya kemampuan anak dalam mengenal warna akibat penggunaan metode pembelajaran yang sama secara berulang atau secara terus menerus. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 anak. Hasil dari siklus I yaitu dari 10 atau dari 100% anak hanya 3 anak atau 30% anak yang mampu mengelompokkan warna dasar atau warna primer dan juga hasil pencampuran dari warna dasar yaitu warna sekunder secara mandiri dan mencoba variasi warna lainnya, serta sangat antusias dan aktif bertanya. Pada siklus II ini mengalami peningkatan hingga 100% anak berhasil sesuai dengan yang di harapkan atau anak-anak telah mencapai kategori anak yang Berkembang Sangat Baik ini dikarenakan kesalahan pada siklus I telah di perbaiki pada siklus II sehingga mendapatkan hasil yang optimal dan tidak perlu dilanjutkan pada siklus berikutnya. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari yang tadinya pada siklus I hanya 30% anak yang mampu mengelompokkan warna primer dan juga sekunder hingga pada siklus ke II mencapai 100% anak yang sudah mampu mengelompokkan warna primer dan sekunder kategori berkembang sangat baik. Sehingga dapat disimpukan bahwa dengan penerapan metode eksperimen mencampur efektif meningkatkan kemampuan mengenal warna pada anak.
Kemampuan Mengenal Angka Anak Usia Dini Melalui Kotak Angka Febrilia Minarti Sumeba; Ni Luh Putri; Monica Roito Ambarita
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka melalui media permainan kotak angka. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 anak. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari siklus I ke siklus II hingga mencapai 100% kategori berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik. Disimpulkan bahwa media kotak angka efektif meningkatkan kemampuan mengenal angka anak.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Konsonan Melalui Penggunaan Media Audio Visual pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK GMIM Hanna Matani 3 Tomohon Rafiani La Halim; Ni Luh Putri; Olga Sumual
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.401

Abstract

Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Konsonan Melalui Penggunaan Media Audio Visual pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK GMIM Hana Matani 3 Tomohon. Kurangnya kemampuan anak dalam mengenal huruf konsonan akibat penggunaan media pembelajaran yang kurang bervariasi dan cenderung monoton. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf konsonan pada anak usia 5-6 tahun melalui penggunaan media audio visual. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 anak anak. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan signifikan dari siklus I ke siklus II hingga mencapai 95% kategori berkembang sangat baik. Disimpulkan bahwa penggunaan media audio visual efektif meningkatkan kemampuan mengenal huruf konsonan pada anak.
Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Membentuk Huruf Vokal Dari Bahan Playdough pada Kelompok B di TK Pantekosta Sifera Tandurusa Yoanpella Priscilla Umboh; Ni Luh Putri; Fera Luicia Tampi
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak usia dini melalui kegiatan membentuk huruf vokal menggunakan bahan playdough pada kelompok B di TK Pantekosta Sifera Tandurusa. Latar belakang peneliti ini didasarkan pada rendahnya tingkat kreativitas dan kemampuan motorik halus anak dalam pembelajaran, khususnya dalam mengenal huruf vokal yang masih dilakukan secara konvesional. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, Dimana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini berjumlah 10 anak. Teknik pengumpulan data dapat dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan persentase pencapaian perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan kreativitas anak yang signifikan. Pada siklus I, Tingkat pencapaian anak berada pada kategori cukup dengan persentase 30%, Dimana masih terdapat anak pada kategori belum berkembang dan mulai berkembang. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, seluruh anak (100%) mencapai kategori berkembang sangat baik (BSB). Hal ini menunjukan bahwa penggunaan media playdough dalam kegiatan membentuk huruf vokal efektif dalam meningkatkan kreativitas dan kemampuan motorik halus anak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan membentuk huruf vokal menggunakan playdough dapat meningkatkan kreativitas anak usia dini serta meciptakan pembelajaran yang lebih menarik, aktif, dan menyenangkan.