Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Potensi Lokal Pembuatan Noken Sebagai Sumber Belajar IPS Untuk Penguatan Identitas Dan Kewirausahaan Siswa SMP Negeri 1 Wanggar Edna Fitriani Irianingtyas; Hari Sandana; Yuli Ifana Sari; Ninik Indawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1238

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan praktis dan kultural dalam pendidikan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan mengimplementasikan Program Workshop Noken Intensif di SMP Negeri 1 Wanggar. Noken, warisan budaya Papua yang diakui UNESCO, mengandung nilai filosofis mendalam namun menghadapi tantangan dalam internalisasi nilai dan keterampilan pembuatannya di kurikulum formal yang terbatas. Intervensi ini menggunakan desain program workshop intensif selama 10 hari kerja yang mengadopsi pendekatan Community Project, melibatkan 50 siswa kelas VII dan Komunitas Pengrajin Noken lokal sebagai fasilitator. Metode evaluasi yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif, dengan teknik pengumpulan data utama berupa observasi partisipatif dan wawancara mendalam, berfokus pada kelayakan program, penguatan identitas budaya, dan penumbuhan inisiatif kewirausahaan. Hasil menunjukkan bahwa program ini sangat layak dan efektif secara kualitatif. Dalam aspek penguatan identitas budaya, terjadi perubahan perspektif siswa dari Noken sebagai objek statis menjadi simbol nilai diri dan internalisasi nilai karakter seperti kesabaran dan gotong royong, yang dibuktikan dengan tingginya antusiasme pada sesi filosofi dan praktik hands-on. Dalam aspek penumbuhan inisiatif kewirausahaan, siswa menunjukkan kreativitas dalam mengusulkan ide inovasi produk (seperti aksesoris modern) dan menguasai kemampuan dasar dalam analisis biaya produksi serta mini-pitching promosi. Kolaborasi otentik dengan Komunitas Pengrajin terbukti menjadi katalisator utama keberhasilan. Program ini direkomendasikan sebagai model ekstrakurikuler berbasis kearifan lokal yang berkelanjutan untuk mengisi kekosongan pembelajaran keterampilan terapan.
Manajemen PPDB Inklusif SMP Negeri Kota Pasuruan: Analisis Layanan dan Implemetasi Sistem Yuli Ifana Sari; Ninik Indawati; Khasan Basori; Nur Fadilah; Yani Masyithah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1242

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan upaya memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh peserta didik, termasuk yang berkebutuhan khusus. Sekolah sebagai penyelenggara pendidikan inklusif perlu memiliki sistem manajemen penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang mampu mengakomodasi keberagaman karakteristik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat manajemen PPDB inklusif di SMP Negeri Kota Pasuruan melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan penyusunan mekanisme layanan penerimaan peserta didik berkebutuhan khusus. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan kepala sekolah, panitia PPDB, guru pendamping khusus, serta tim pengabdian. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan sekolah, sosialisasi konsep pendidikan inklusif, pendampingan penyusunan mekanisme PPDB inklusif, fasilitasi asesmen awal calon peserta didik, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman panitia PPDB mengenai prinsip-prinsip pendidikan inklusif serta pentingnya identifikasi kebutuhan layanan peserta didik sejak tahap penerimaan. Sekolah juga memperoleh rancangan prosedur penerimaan peserta didik berkebutuhan khusus yang lebih sistematis dan adaptif. Kegiatan ini berkontribusi memperkuat manajemen PPDB inklusif serta mendukung terwujudnya layanan pendidikan yang ramah dan inklusif.
Penerapan Program Gelisah Santik sebagai Upaya Pengurangan Sampah Plastik di SDN Pesawahan I Beny Irwanto; Mohammad Sofiulloh; Rizal Kurniawan; Yuli Ifana Sari; Ninik Indawati; Dwi Fauzia Putra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1319

Abstract

Permasalahan sampah plastik di lingkungan sekolah menjadi isu penting yang memerlukan solusi berbasis aksi nyata dan partisipatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan Program Gelisah Santik sebagai upaya pengurangan sampah plastik di SDN Pesawahan I serta menganalisis dampaknya terhadap kepedulian lingkungan siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner sederhana untuk mengukur perubahan perilaku siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program mampu mengurangi penggunaan plastik sekali pakai serta meningkatkan kepedulian lingkungan siswa yang ditunjukkan melalui peningkatan pemahaman, sikap positif, dan perubahan perilaku seperti kebiasaan membawa tumbler dan memilah sampah. Lingkungan sekolah menjadi lebih bersih dan partisipasi siswa dalam kegiatan tergolong tinggi. Kendala yang ditemukan meliputi inkonsistensi perilaku siswa, belum selarasnya kebijakan kantin, serta keterbatasan dukungan dari lingkungan keluarga. Program Gelisah Santik memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai model pengabdian yang aplikatif dan berkelanjutan dalam mendukung pengurangan sampah plastik di lingkungan sekolah dasar.