Rifqi Raji Potabuga
Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Bahaya Merokok Dalam Memproteksi Diri Dari Risiko Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di SDN 1 Babo Besse Rismayani; Hairil Akbar; Rifqi Raji Potabuga; Nayu Fauza S Djakaria; Citra Adelia S Malanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1239

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan memberikan ruang diskusi yang aman bagi anak-anak untuk memahami hak mereka dalam menghirup udara bersih tanpa paparan asap dari orang dewasa di sekitar mereka. Melalui pendekatan ini, para siswa didorong untuk berani berkata "tidak" pada rokok dan menjadi agen perubahan kecil di lingkungan keluarga mereka sendiri dari risiko penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Di SDN 1 Babo. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif, demonstrasi, dan tanya jawab kuis edukatif yang melibatkan siswa dan guru. Materi mencakup pengertian ISPA, praktik etika batuk yang benar serta pentingnya mencuci tangan secara rutin untuk memutus rantai penularan kuman di lingkungan sekolah dan zat-zat berbahaya dalam rokok menggunakan alat peraga sederhana agar para siswa dapat memvisualisasikan kerusakan organ tubuh akibat paparan asap rokok. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa di Desa Babo akan bahaya merokok serta siswa SD lebih waspada akan paparan asap rokok di sekitar mereka. Faktor pendukung keberhasilan kegiatan meliputi dukungan pihak sekolah, antusiasme siswa, serta kerja sama tim pelaksana dan guru. Kegiatan ini berhasil menumbuhkan kepedulian pada siswa serta menjadi langkah awal dalam memproteksi diri dari risiko penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Di SDN 1 Babo.
Pemberdayaan Remaja Melalui Model Epidemiologi Sosial Berbasis Teknologi Informasi dalam Pencegahan Penyakit Menular Seksual pada Remaja Hairil Akbar; Henny Kaseger; Besse Rismayani; Chandra Wisnu Nugroho; Nayu Fauza Syafrita Djakaria; Andini Nur Aisyah Rasjid; Rifqi Raji Potabuga
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 5 No. 1 (2026): September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v5i1.1760

Abstract

Penyakit menular seksual masih menjadi permasalahan kesehatan yang perlu mendapat perhatian pada kelompok remaja. Keterbatasan pengetahuan, stigma, serta pengaruh lingkungan sosial dapat meningkatkan kerentanan remaja terhadap penyakit menular seksual. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai penyakit menular seksual serta faktor sosial yang memengaruhi pencegahannya melalui pendekatan epidemiologi sosial berbasis teknologi informasi. Metode kegiatan dilaksanakan pada siswa kelas X B SMA Negeri 3 Kotamobagu melalui edukasi menggunakan ceramah interaktif, tanya jawab, dan diskusi. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi pada 30 peserta. Hasil kegiatan ini terdapat peningkatan proporsi jawaban benar pada seluruh indikator. Pengetahuan mengenai pengertian dan penularan penyakit menular seksual meningkat dari 60,0% menjadi 93,3%, strategi pencegahan dari 33,3% menjadi 86,7%, akar masalah PMS dari 40,0% menjadi 83,3%, faktor risiko sosial dari 36,7% menjadi 80,0%, dan pemahaman mengenai stigma dari 26,7% menjadi 73,3%. Edukasi dengan pendekatan epidemiologi sosial berbasis teknologi informasi berpotensi meningkatkan pengetahuan remaja mengenai penyakit menular seksual dan faktor sosial yang berkaitan dengan pencegahannya. Kegiatan berkelanjutan diperlukan untuk memperkuat penerapan pengetahuan dalam sikap dan praktik pencegahan penyakit menular seksual.