Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Hubungan Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Kesehatan Mental Anak Usia Sekolah 3-12 Tahun di Kota Kotamobagu Henny Kaseger
Pharmed: Journal of Pharmaceutical Science and Medical Research Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pharmed.v4i1.8346

Abstract

Setiap terjadinya perceraian orang tua sudah barang tentu berdampak negatif terhadap proses pendikan dan perkembangan jiwa anak, di karenakan anak usia sekolah dasar pada umumnya masih membutuhkan kasih sayang dan perhatian penuh dari kedua orang tua. Perceraian orang tua merupakan problema yang cukup besar bagi anak- anaknya terutama bagi anak-anak yang masih sekolah dasar, sebab anak-anak pada usia ini masih sangat membutuhkan kasih sayang kedua orang tuanya. Pengalaman yang diperoleh anak di waktu kecil baik pengalaman pahit maupun menyenangkan semuanya memberi pengaruh dalam kehidupan anak nantinya. Tujuan Penelitian: Penelitian ini untuk mengetahui hubungan dampak perceraian orang tua terhadap kesehatan mental anak usia sekolah 3 – 12 tahun di kotamobagu. Metode Penelitian: menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan crossectional study. Penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner dan analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian: berdasarkan uji chi-square menunjukan adanya hubungan antara ke dua variabel didapat p value = 0,046 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan dampak perceraian orang tua terhadap kesehatan mental anak usia sekolah di Kotamobagu. Saran: Penelitian ini diharapkan sebagai sarana pemberian edukasi yang dapat membuat responden lebih mengetahui dampak perceraian orang tua terhadap kesehatan mental pada anak usia sekolah.
Persepsi Teamwork terhadap Kinerja Perawat dalam Melaksanakan Asuhan Keperawatan Darmin Darmin; Suci Rahayu Ningsih; Henny Kaseger; Sarman Sarman; Sudirman Sudirman
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v9i1.777

Abstract

Teamwork merupakan kompetensi atau soft skill setiap individu dalam bekerja. Teamwork dipandang perlu untuk dikuasai oleh profesional kesehatan untuk memenuhi tuntutan kualitas perawatan. Teamwork pada suatu rumah sakit akan sangat bermanfaat bagi setiap karyawan dan pasien. Hasil studi pendahuluan Di RSUD Kota Kotamobagu mengindikasikan bahwa masih terdapat problem dalam teamwork perawat di RSUD Kota Kotamobagu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi teamwork terhadap kinerja perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan. Merupakan penelitian deskriptif-kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional terhadap 41 sampel yang diambil secara total (total sampling) di RSUD Kotamobagu pada Februari 2022 melalui observasi. Instrument yang digunakan adalah kuesioner semi kontruktif dan analisis data menggunakan uji fisher’s exact, yang disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan persepsi teamwork terhadap kinerja perawat dalam melakukan asuhan keperawatan di RSUD Kota Kotamobagu, bahwa persepsi teamwork berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja yang di tunjukkan oleh perawat dalam melakukan asuhan keperawatan, secara statistik diperoleh nilai P=0.004. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa persepsi teamwork berpengaruh besar terhadap kinerja perawat yang merupakan aspek penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan di RSUD Kota Kotamobagu. Tim petugas keperawatan perlu mendiskusikan terkait gagasan-gagasan dan ide-ide untuk menyelesaikan masalah, dengan menggunakan Metode Situation-Background-Assessment-Recommendation (SBAR) akan lebih baik.
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN STRES KERJA PADA PERAWAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD KOTA KOTAMOBAGU Hairil Akbar; Serly ku’e; Henny Kaseger
Jurnal Ilmiah Sesebanua Vol 6 No 1 (2022): Jurnal IlmiahSesebanua
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, POLITEKNIK NEGERI NUSA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54484/jis.v6i1.484

Abstract

Beban kerja perawat adalah seluruh kegiatan/aktifitas yang dilakukan oleh perawat selama bertugas disuatu unit pelayanan keperawatan. Setiap hari, dalam melaksanakan pengabdiannya seorang perawat tidak hanya berhubungan dengan pasien, tetapi juga dengan keluarga pasien, teman pasien, rekan kerja sesama perawat, berhubungan dengan dokter dan peraturan yang ada di tempat kerja serta beban kerja yang terkadang dinilai tidak sesuai dengan kondisi fisik, psikis dan emosional. Studi pendahuluan terhadap beberapa perawat di instalasi gawat darurat RSUD Kota Kotamobagu didapat gambaran bahwa petugas perawat RSUD Kota Kotamobagu merupakan lingkungan kerja yang memiliki kecenderungan stres tinggi. Tujuan penelitian menganalisis hubungan beban kerja dengan stres kerja pada perawat di Instalasi Gawat Darurat RSUD Kota Kotamobagu. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik pengumpulan data menggunakan total sampling dimana semua populasi dijadikan sampel penelitian dengan jumlah sampel yaitu 30 perawat. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan beban kerja dengan stres pada perawat dengan nilai p-value sama dengan 0,000. Saran perawat harus bisa memanfaatkan waktu luang untuk beristirahat dengan benar sehingga tidak mengalami kelelahan yang berlebihan. Selain itu perawat perlu menciptakan kerjasama antar teman kerja untuk menciptakan kondisi kerja yang baik dan menyenangkan agar beban kerja berkurang dan tidak menyebabkan stres yang berlebih. Nurse workload is defined as all activities carried out by nurses while serving in a nursing service unit. In carrying out the service, a nurse does not only deal with patients, but also with the patient's family and friends, co-workers, dealing with doctors. The regulations in the workplace as well as the workloads are sometimes judged not to be in accordance with physical. psychological and emotional conditions of the nurses. A preliminary study conducted on several nurses in the emergency department of the Kotamobagu City Regional Hospital showed that the nurses were working in an environment with high tendency stress. The purpose of this study was to analyze the relationship between the workload and work stress on nurses in the Emergency Department of Kotamobagu City Regional Hospital. This study applied an analytic survey with a cross sectional approach. The data collection used total sampling with all of the population were included as research samples with a total sample of 30 nurses. The data analysis was carried out using chi-square test. The results showed that there was a relationship between workload and stress on nurses with p-value same as 0.000. It is advised that the nurses to take advantage of free time to rest properly so as not to experience excessive fatigue. In addition, the nurses need to create working cooperation among co-workers to create good and pleasant working conditions so that the workload is reduced and does not cause excessive stress.
Relationship between depression and physical disability by gender among elderly in Indonesia Ana Satria; Yeni Yeni; Hairil Akbar; Henny Kaseger; Linda Suwarni; Abubakar Yakubu Abbani; Maretalinia Maretalinia
Universa Medicina Vol. 41 No. 2 (2022)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18051/UnivMed.2022.v41.104-113

Abstract

BackgroundThe increasing population of older people can be a positive impact if they could be productive, or it could be negative as a burden if they depend on others. Elderly with physical disabilities can be influenced by various factors, including depression, which can be caused by functional changes in the body due to aging, loss of work, or even the loss of a loved one. This study aimed to determine the relationship between depression and physical disabilities among the elderly in Indonesia who were stratified by gender. MethodsA cross-sectional study using a national survey dataset namely Basic Health Survey and Socio-Economic Survey for 2018 involving 85,427 elderly. Depression and disability were assessed using Mini International Neuropsychiatric Interview and Barthel Index. Chi-Square test and multiple binary logistic regression were used to analyze the data. ResultsThe results revealed that 24.75% of elderly people experienced physical disabilities. The probability of males and females with depression having physical disabilities was respectively 2.95 (95% CI = 2.74-3.17) and 2.49 (95% CI = 2.36-2.64) times higher compared to those without depression. The interaction between depression and gender was statistically significant, in that females with depression had an 11% probability of having physical disability. ConclusionThis study reaffirmed that disability is a risk factor for depression in the elderly and female gender is the effect modifier rather than the risk factor. The male depression group showed more physical disability symptoms than the female depression group. There is collaboration from various sectors to prevent depression and physical disabilities.  
PENGETAHUAN, SIKAP, DAN TINDAKAN TERHADAP PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA PETANI PENYEMPROT PESTISIDA DI KECAMATAN LOLAYAN KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Fachry Rumaf; Hairil Akbar; Henny Kaseger; Muhammad Asriadi; Jaya Maulana; I Wayan Gede Suarjana
Preventif Journal Vol 7, No 2 (2023): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya penggunaan produk pestisida berdampak negatif terhadap tenaga kerja petani berupa pencemaran yang berujung pada keracunan pestisida. Salah satu langkah yang dapat dilakukan petani untuk mencegah keracunan pestisida adalah dengan memakai Alat Pelindung Diri (APD) lengkap seperti masker, kaca mata, topi, baju khusus, sepatu khusus, dan sarung tangan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, dan tindakan terhadap penggunaan APD pada petani penyemprot pestisida di Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross sectional study. Waktu pelaksanaan penelitian pada bulan November sampai Desember 2022 di Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow Provinsi Sulawesi Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani yang berada di Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow dan jumlah sampel sebanyak 32 petani. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengetahuan (p-value=0,038), sikap (p-value=0,012), dan tindakan (p-value=0,029) berhubungan terhadap penggunaan APD pada petani penyemprot pestisida di Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow. Disarankan agar pemerintah kabupaten melaksanakan program pelatihan bagi petani tentang bahaya pestisida dan prosedur operasi standar penggunaan pestisida yang aman. Selain itu, edukasi tentang tanda bahaya dan pentingnya penggunaan APD saat menyemprot pestisida. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Tindakan, APD, Petani, Pestisida
Use of e-cigarettes and associated factors among adolescent smokers in Indonesia: Analysis of the Global Youth Tobacco Survey (GYTS) Indonesia 2019 Marice, Marice; Kaseger, Henny; Hariyanti, Yunida; Hafid, Wahyuni; Purnamasari, Niluh Desy; Supetran, I Wayan; Akbar, Hairil; Maretalinia, Maretalinia
Public Health of Indonesia Vol. 8 No. 2 (2022): April - June
Publisher : YCAB Publisher & IAKMI SULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v8i2.580

Abstract

Background: Electronic cigarette (e-cigarette) is an alternative to reduce the harmfulness of conventional cigarettes. However, there are still pros and cons to using the e-cigarette, especially among adolescents. Instead of reducing the health problem, using e-cigarette even make the illness the same as conventional ones. Objective: This study aimed to examine the determinant of using e-cigarettes among adolescents and smokers of school age. Method: This study used the cross-sectional data from the Global Youth Tobacco Survey (GYTS) Indonesia 2019. The national school was selected by proportional random sampling. Around 832 adolescent smokers were eligible for this study. Results: Among 832 adolescent smokers in this study, about 49.64% of them ever used e-cigarettes. The factors significantly associated with the use of e-cigarettes were money pocket and the use of other forms of smoked tobacco. However, other independent variables, such as age, gender, teachers smoking during school hours, and parent smoking, were not significantly associated with using e-cigarettes.    Conclusion: The factors associated with e-cigarette use were related to the students’ socioeconomic status. The roles of parents and teachers need to be addressed to reduce the harmfulness of using e-cigarettes.
PENGARUH PELATIHAN PEDOMAN STANDAR DIAGNOSIS KEPERAWATAN INDONESIA (SDKI) TERHADAP SISTEM PEMBERIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI PUSKESMAS KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Heriyana Amir; Henny Kaseger
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i2.18265

Abstract

Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI) adalah tolok ukur atau  acuan yang digunakan sebagai pedoman dasar penegakan diagnosis keperawatan dalam rangka memberikan asuhan keperawatan yang aman, efektif dan etis. Penegakan diagnosis keperawatan membutuhkan standar yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan, termasuk standar klinis yang telah dibakukan agar tindakan yang diberikan kepada klien dapat dibandingkan dalam hal efektivitas intervensi yang diberikan pelatihan untuk perawat terkait pedoman Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI) belum optimal sehingga berdampak kepada system pemberian asuhan keperawatan tidak maksimal dan dapat mengakibatkan rendahnya mutu asuhan keperawatan di puskesmas yang akan mempengaruhi penerapan nilai-nilai profesional seorang perawat secara komprehensif Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pelatihan  SDKI terhadap pemberian asuhan keperawatan di Puskemas, Kabupaten Bolaang Mongondow. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen, desain penelitian pra eksperimen One Group Pre-Test Post-Test Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh tenaga keperawatan yang bekerja di Puskesmas Kabupaten Bolaang Mongondow yaitu sejumlah 306 orang. Sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 75 orang tenaga keperawatan dengan kriteria inklusi belum pernah mengikuti pelatihan SDKI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan sebelum dan sesudah melakukan pelatihan SDKI yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi berkisar sig.2-tailed (0.000 < 0.5). Hal ini juga dapat dilihat dari perolehan nilai Pretest sebelum dilakukan pelatihan SDKI diperoleh nilai mean berkisar 46.7% sedangkan setelah dilakukan pealtihan SDKI diperoleh nila mean berkisar 85.0%. kedepan perlu adanya pelatihan SKDI tingkat provinsi untuk meningkatkan sistem pemberian asuhan keperawatan.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian ISPA Pada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Upai: Factors Associated with the Occurrence of Acute Upper Respiratory Infection in the Community in the Working Area of Upai Community Health Center Dalia Novitasari; Hairil Akbar; Henny Kaseger
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 6 No. 2: SEPTEMBER 2023
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) merupakan penyakit infeksi akut yang menyerang salah satu bagian atau lebih dari saluran nafas mulai dari hidung (saluran atas) hingga alveoli (saluran bawah) termasuk jaringan adneksanya seperti sinus, rongga telinga tengah dan pleura. Di wilayah Asia Tenggara, Indonesia merupakan negara dengan jumlah kematian akibat ISPA tertinggi sebesar 25.000 jiwa selama tahun 2015. Prevalensi ISPA di Indonesia sebesar 9,3% diantaranya 9,0% berjenis kelamin laki-laki dan 9,7% berjenis kelamin perempuan. Tujuan penelitian menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Upai. Jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancang bangun cross sectional. Populasi seluruh masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Upai. Besar sampel adalah 50 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu Simple random sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa paparan asap rokok (p value=0,000), ventilasi (p value=0,035), dan kepadatan hunian (p value=0,000) berhubungan dengan kejadian ISPA pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Upai. Diharapkan kepada seluruh Puskesmas di Kota Kotamobagu untuk menjalin kerja sama lintas sektor dan melakukan penyuluhan kepada Mmsyarakat mengenai faktor faktor yang dapat mengakibatkan kejadian ISPA.
Hubungan Penerapan dan Edukasi PHBS dengan Kejadian Diare pada Balita di Desa Passi II: Relationship between Implementation and Education of Clean and Healthy Behavior with Diarrhea In Toddlers in Passi II Village Christien Gloria Tutu; Hairil Akbar; Henny Kaseger
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 12 No. 2: DECEMBER 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v12i2.3063

Abstract

Diare adalah kejadian buang air besar dengan konsistensi lebih cair dari biasanya, dengan frekuensi tiga kali atau lebih dalam periode 24 jam. Diare merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas di kalangan anak-anak kurang dari 5 tahun. Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow penyakit diare menduduki urutan kedua dengan angka 936 kasus, disusul ISPA 553 kasus, TB Paru klinis 340 kasus, dan DBD 166 kasus. Angka kasus diare masih tinggi karena faktor kualitas lingkungan, meliputi tingkat kebersihan, cakupan air bersih, dan cakupan sarana pelayanan kesehatan. Faktor-faktor yang berhubungan dengan diare antara lain sanitasi lingkungan, ketersediaan air bersih, hygiene perorangan, sanitasi makanan, ketersediaan jamban, dan perilaku buang tinja. Tujuan penelitian menganalisis penerapan dan edukasi PHBS terhadap kejadian diare pada balita. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancang bangun cross sectional study. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki balita dan jumlah sampel sebanyak 50 balita. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Simple random sampling. Hasil penelitian bahwa terdapat hubungan penerapan PHBS dengan kejadian diare dengan nilai ρ value = 0,001 sedangkan edukasi tidak berhubungan dengan kejadian diare dengan nilai ρ value = 0,149. Kesimpulan terdapat hubungan penerapan PHBS dengan kejadian diare. Diharapkan kepada tenaga kesehatan di Desa Passi II untuk lebih memperhatikan pemberian edukasi PHBS kepada masyarakat terlebih untuk orang tua yang mempunyai anak balita.
Hubungan Umur, Masa Kerja dan Tuntutan Kerja dengan Stres Kerja Pada Karyawan PDAM di Kabupaten X Hairil Akbar; Abdul Malik Darmin Asri; Henny Kaseger; Dalia Novitasari; Sarman; Azizah Afdelisa Aryanto; Darmin
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 1: JUNE 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v14i1.5518

Abstract

Latar belakang: World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa sekitar 450 juta orang di dunia mengalami stres. Survei yang dilakukan oleh health and safety executive (HSE) menyatakan stress dan depresi terkait pekerjaan pada tahun 2017/2018 adalah 595.000 kasus dengan tingkat pervelensi 1.800 per 100.000 pekerja. Di Indonesia tercatat sekitar 10% dari total penduduk Indonesia mengalami stres. Tujuan: Menganalisis hubungan umur, masa kerja dan tuntutan kerja dengan stress kerja pada karyawan PDAM di Kabupaten X. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dilakukan pada karyawan PDAM yang terdiri dari 65 karyawan. Penelitian ini mengambil seluruh populasi karyawan PDAM. Uji statistik menggunakan uji Chi-Square pada variabel usia, masa kerja dan tuntutan kerja dengan stress kerja. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa umur (? value=0,003), masa kerja (? value=0,000), tuntutan kerja (? value=0,000) berhubungan stres kerja. Saran: Perlunya dukungan tambahan seperti melakukan konseling secara rutin, melakukan latihan fisik dan mental seperti olahraga dan relaksasi untuk dapat mengurangi stres kerja.
Co-Authors Abdul Malik Darmin Asri Abubakar Yakubu Abbani Alfarezi Muda Alfi’atiyatul Mubasyiroh Aliyah Putri Dadu Ana Satria Andini Nur Aisyah Rasjid Ayu Indah Wuryani Azizah Afdelisa Aryanto Besse Rismayani Besse Rismayani Bimo Atinsa Mokodompit Celsi Olivia Hatam Christien Gloria Christien Gloria Tutu Christien Gloria Tutu Dalia Novitasari Dalia Novitasari Darmin Darmin Darmin Desak Gede Sri Baktiasih Diva Mokodompit Fachry Rumaf Fachry Rumaf Fachry Rumaf Fachry Rumaf Fauzan, Moh Rizki Fayola Issalillah Gilang Saputra Bida Gita Sandy Patonengan Gloria Tutu, Christien Hairil Akbar Hairil Akbar Hairil Akbar Hariyanti, Yunida Helkim Sarino Laode Manika Heriyana Amir I Wayan Gede Suarjana I Wayan Supetran, I Wayan Imban, Putri Natasya Issalillah, Fayola Jaya Maulana Jefri Monoarfa Juritno Harmi Gaib Krisdayanti Goni Kumayas, Alfian Sterman Lestari, Mariati Indah Lina Wahyu Indayati Linda Suwarni Maretalinia Maretalinia Maretalinia, Maretalinia Marice Marice Masni Masni Moh Rizki Fauzan Moh Zey A Tungkagi Moh. Rasyid Kuna Moh. Rizki Fauzan Moh. Rizki Fauzan Mohammad Fauzi Pratama Putra Dadu Mokoagow, Angi Mokodompit, Diva Mokodongan, Meylanni Mokoginta, Chesilia Wulandari Mokoginta, Imran Mokoginta, Jasira Silvia Mosii, Taufik Muh Zul Azhri Rustam Muhammad Asriadi Nadira Aulia Mokoagow Nana Indaryati Ni Wayan Dimkatni Niar Tanaeyo Niluh Desy Purnamasari Novitasari, Dalia Ns. Suci Rahayu Ningsih Paguna, Fuji Ingraini Paputungan, Siti Arifqa Patonengan, Gita Sandy Refalina Mamonto Reny Nuraini Ridha Wati Basol Rifqi Raji Potabuga Ririn Damopolii Ryny Silvana Tamaka, Ryny Silvana Sarman Sarman Sarman Sarman Sarman Serly ku’e Sibua, Siska N. Sinta Dugian Siska Sibua Siti Nur Halizah Sri Bunga Mawarni Paputungan Sudirman Sudirman Talamati, Bambang Herianto Tampil, Velecia Criselda Tarissa Amelia Podomi Tisa Marsa Lamaluta widya astuti Widya Astuti Wuryani, Ayu Indah Yemima Nega Lethy Yeni Vitrianingsih Yeni Yeni Yogi Rahman Mamonto Yuliani Yuliani