Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Kelas IV di SD GMIM 3 Tomohon Pol Mianro Sihotang; Joulanda A. M. Rawis; Deddy F. Kumolontang
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS kelas IV di SD GMIM 3 Tomohon melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL). Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terbagi dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV SD GMIM 3 Tomohon yang berjumlah 12 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Data hasil tes dianalisis dengan rumus ketuntasan belajar secara klasikal dan data hasil observasi dianalisis dengan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan belajar pada siklus I hanya mencapai 33,33%, sehingga penelitian dilanjutkan pada siklus II. Pada siklus II, ketuntasan belajar meningkat secara signifikan menjadi 91,7%, yang menunjukkan bahwa tindakan yang diberikan berhasil meningkatkan hasil belajar peserta didik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Project Based Learning pada mata pelajaran IPAS materi perubahan wujud benda dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik secara optimal.
Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Kelas IV di SD GMIM 3 Tomohon Pol Mianro Sihotang; Joulanda A. M. Rawis; Deddy F. Kumolontang
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS kelas IV di SD GMIM 3 Tomohon melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL). Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terbagi dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV SD GMIM 3 Tomohon yang berjumlah 12 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Data hasil tes dianalisis dengan rumus ketuntasan belajar secara klasikal dan data hasil observasi dianalisis dengan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan belajar pada siklus I hanya mencapai 33,33%, sehingga penelitian dilanjutkan pada siklus II. Pada siklus II, ketuntasan belajar meningkat secara signifikan menjadi 91,7%, yang menunjukkan bahwa tindakan yang diberikan berhasil meningkatkan hasil belajar peserta didik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Project Based Learning pada mata pelajaran IPAS materi perubahan wujud benda dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik secara optimal.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Peserta didik Kelas V Sekolah Dasar Negeri II Tomohon Diana Sari Br Tarigan; Joulanda A. M. Rawis; Deysti T. Tarusu
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) peserta didik kelas V SD Negeri II Tomohon melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 27 peserta didik kelas V-B yang terdiri 14 peserta didik perempuan dan 13 peserta didik laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning melalui kegiatan eksperimen gunung meletus dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Pada Siklus I, ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 55,5%, sedangkan pada Siklus II meningkat menjadi 88,8%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, menarik, dan bermakna sehingga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS. Dengan demikian, model Project Based Learning dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik sekolah dasar.
Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS SD INPRES 1 Pontak Pricilia A.F. Lumenta Pricilia; Joulanda A. M. Rawis; Roos M. S. Tuerah
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.581

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada siswa kelas V SD Inpres 1 Pontak. Subjek penelitian ini adalah 10 siswa kelas V. Penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini menggunakan penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada siklus I ketuntasan belajar siswa hanya mencapai 48,2% dan ketuntasan belajar secara klasikal 40% setelah dilakukan perbaikan pada siklus II Ketuntasan belajar meningkat menjadi 89,4% dan ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 100%. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS dikelas V SD Inpres 1 Pontak.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Peserta didik Kelas V Sekolah Dasar Negeri II Tomohon Diana Sari Br Tarigan; Joulanda A. M. Rawis; Deysti T. Tarusu
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) peserta didik kelas V SD Negeri II Tomohon melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 27 peserta didik kelas V-B yang terdiri 14 peserta didik perempuan dan 13 peserta didik laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning melalui kegiatan eksperimen gunung meletus dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Pada Siklus I, ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 55,5%, sedangkan pada Siklus II meningkat menjadi 88,8%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, menarik, dan bermakna sehingga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS. Dengan demikian, model Project Based Learning dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik sekolah dasar.
Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS SD INPRES 1 Pontak Pricilia A.F. Lumenta Pricilia; Joulanda A. M. Rawis; Roos M. S. Tuerah
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.581

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada siswa kelas V SD Inpres 1 Pontak. Subjek penelitian ini adalah 10 siswa kelas V. Penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini menggunakan penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada siklus I ketuntasan belajar siswa hanya mencapai 48,2% dan ketuntasan belajar secara klasikal 40% setelah dilakukan perbaikan pada siklus II Ketuntasan belajar meningkat menjadi 89,4% dan ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 100%. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS dikelas V SD Inpres 1 Pontak.