Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Antara Perlindungan dan Risiko: Analisis Normatif terhadap Kerugian Institusional dalam Kontrak LPK–PMI Liony Leontin Mongi; Joice Jane Umboh; Pingkan Dewi Kaunang; Nita C. Ganap; Kristiane Paendong
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Mei 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i3.9866

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara kritis ketimpangan kontraktual dalam perjanjian pra-penempatan antara Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). Meskipun kerangka regulasi menitikberatkan pada perlindungan PMI, orientasi tersebut secara tidak langsung menimbulkan blind spot dengan mengabaikan kerentanan hukum dan ekonomi LPK sebagai aktor institusional. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan analitis, serta mengintegrasikan teori keadilan kontraktual (Atiyah dan Rawls), analisis ekonomi hukum (Posner), dan teori kontrak relasional (Macneil). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian LPK–PMI secara formal memenuhi syarat sah kontrak, namun secara substantif mengalami ketidakseimbangan dan lemahnya daya paksa. Orientasi perlindungan yang berlebihan terhadap PMI menyebabkan distribusi risiko yang tidak proporsional, sehingga LPK menanggung beban finansial tanpa jaminan perlindungan hukum yang memadai. Kondisi ini memicu moral hazard, menurunkan efisiensi ekonomi, serta melemahkan kepercayaan dalam hubungan kontraktual. Selain itu, ketiadaan mekanisme normatif yang jelas terkait penegakan klausul penggantian biaya menunjukkan adanya kekosongan hukum. Penelitian ini merekomendasikan rekonstruksi kerangka hukum dan kontraktual berbasis keseimbangan risiko dan perlindungan proporsional. Diperlukan pergeseran paradigma dari pendekatan protektif yang sepihak menuju pendekatan perlindungan yang seimbang (balanced protection approach), guna menjamin keadilan, efisiensi, dan keberlanjutan sistem penempatan pekerja migran Indonesia.
PERAN DAN TUGAS RUMAH DETENSI IMIGRASI MANADO DALAM PROSES PENDEPORTASIAN WARGA NEGARA ASING Ryan Najoan; Melissa Alwien Juliana Suoth; Nita Cicilia Ganap; Pinta N. S. Simamora; Pingkan Dewi Kaunang; Cindy M. M. Rantung
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Mei 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i3.10011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan tugas Rumah Detensi Imigrasi Manado dalam proses pendeportasian warga negara asing serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tindakan administratif keimigrasian. Penelitian menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data diperoleh melalui studi kepustakaan, observasi, dokumentasi, serta wawancara dengan pihak terkait di Rumah Detensi Imigrasi Manado. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rudenim Manado memiliki peran strategis dalam penegakan hukum keimigrasian melalui pelaksanaan pendetensian, pengawasan, pengamanan, dan deportasi terhadap warga negara asing yang melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Pelaksanaan deportasi dilakukan melalui tahapan verifikasi identitas, persiapan dokumen administrasi, koordinasi lintas instansi, hingga pengawalan pemulangan ke negara asal. Namun demikian, pelaksanaan deportasi masih menghadapi berbagai hambatan, seperti keterbatasan dokumen perjalanan, lambatnya koordinasi dengan perwakilan negara asal, kendala transportasi, serta perlunya perlindungan hak asasi manusia terhadap deteni. Penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas deportasi tidak hanya bergantung pada regulasi hukum, tetapi juga pada kesiapan kelembagaan, kerja sama internasional, dan koordinasi antarinstansi dalam penegakan hukum keimigrasian.