Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN DAN TUGAS RUMAH DETENSI IMIGRASI MANADO DALAM PROSES PENDEPORTASIAN WARGA NEGARA ASING Ryan Najoan; Melissa Alwien Juliana Suoth; Nita Cicilia Ganap; Pinta N. S. Simamora; Pingkan Dewi Kaunang; Cindy M. M. Rantung
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Mei 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i3.10011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan tugas Rumah Detensi Imigrasi Manado dalam proses pendeportasian warga negara asing serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tindakan administratif keimigrasian. Penelitian menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data diperoleh melalui studi kepustakaan, observasi, dokumentasi, serta wawancara dengan pihak terkait di Rumah Detensi Imigrasi Manado. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rudenim Manado memiliki peran strategis dalam penegakan hukum keimigrasian melalui pelaksanaan pendetensian, pengawasan, pengamanan, dan deportasi terhadap warga negara asing yang melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Pelaksanaan deportasi dilakukan melalui tahapan verifikasi identitas, persiapan dokumen administrasi, koordinasi lintas instansi, hingga pengawalan pemulangan ke negara asal. Namun demikian, pelaksanaan deportasi masih menghadapi berbagai hambatan, seperti keterbatasan dokumen perjalanan, lambatnya koordinasi dengan perwakilan negara asal, kendala transportasi, serta perlunya perlindungan hak asasi manusia terhadap deteni. Penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas deportasi tidak hanya bergantung pada regulasi hukum, tetapi juga pada kesiapan kelembagaan, kerja sama internasional, dan koordinasi antarinstansi dalam penegakan hukum keimigrasian.
Optimalisasi Pajak Daerah sebagai Instrumen Hukum dalam Penguatan Kemandirian Fiskal Pemerintah Daerah Nita Cicilia Ganap; Shintia AlverniaG. Gijoh; Kristiane Aprilia Paendong; Joice Jane Umboh; Cindy Mariam M. Rantung
JURNAL ILMIAH RESEARCH AND DEVELOPMENT STUDENT Vol. 4 No. 1 (2026): Februari : Jurnal Ilmiah Research and Development Student
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jis.v4i1.1684

Abstract

This study aims to analyze the optimization of local taxes as a legal instrument in realizing the fiscal independence of local governments and to examine the juridical factors that hinder their implementation in regional governance. This research employs a normative legal method using statutory, conceptual, and analytical approaches. The legal materials consist of primary, secondary, and tertiary legal sources analyzed qualitatively through descriptive-analytical and prescriptive methods. The results show that local taxes hold a strategic role in strengthening regional fiscal capacity, supporting the effectiveness of regional autonomy, and enhancing regional development based on fiscal decentralization. The optimization of local taxes can be achieved through strengthening local tax regulations, digitalizing tax administration systems, improving law enforcement quality, and developing public tax awareness. However, the implementation of local taxes still faces several juridical obstacles, including regulatory disharmony, weak law enforcement, low quality of local regulations, limited capacity of local government officials, and low public trust in local tax management. Therefore, legal reform of local taxation based on transparency, accountability, and good local governance is essential to support the fiscal independence of local governments and sustainable national development..