Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mazhab dan Aliran Sosiologi Hukum: Perspektif Teoretis dan Relevansinya dalam Kajian Hukum Kontemporer Ratri Pramudita; Enggy Yose; Hendi Efrianto Harianja; Nayla Azizah; Yuninda Fikri; Mutiara Putri Syahrani; Febra Anjar Kusuma; Susilo Susilo
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/3kv46784

Abstract

The sociology of law as a scientific discipline has developed through various schools and currents of thought that offer diverse theoretical perspectives on the relationship between law and society. This study aims to analyze the main schools and currents in the sociology of law, including the positivist school, the sociological jurisprudence school, the critical legal studies school, and the feminist legal theory school, as well as their relevance to contemporary legal studies. Using a normative-empirical legal research method with a conceptual and comparative approach, this study finds that each school offers a unique contribution to understanding the dynamics of law in social life. The positivist school emphasizes the autonomy and certainty of law, while the sociological jurisprudence school bridges formal law and social reality. Critical legal studies question the neutrality of law, and feminist legal theory reveals gender biases in the legal system. In the context of contemporary legal studies in Indonesia, the integration of these schools is relevant for overcoming the limitations of a purely normative approach and producing law that is more responsive to social needs and justice.
Tinjauan Sosiologi Hukum terhadap Implementasi Program Kamis Ber-Adat di SMA Negeri 14 Bandar Lampung Sabrina Birri Sintia; Susilo Susilo; Rizka Nurlita; Rita Fatma Syafira; Anisia Rianti Tamara; Riska Meilisa; Ichwan Karunia; Hendi Efrianto Harianja; Prita Laura; Mira Puji Astuti; Femas Erlangga Dwi Saputra; Nabia Dilla Derma Pratiwi; Putut Ari Sadewo
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/mhgdzz63

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi Program Kamis Ber-Adat di SMA Negeri 14 Bandar Lampung dalam perspektif sosiologi hukum sebagai upaya pelestarian budaya Lampung di tengah arus globalisasi dan modernisasi. Program ini dilaksanakan melalui pembiasaan penggunaan Bahasa Lampung, penggunaan pakaian adat, serta penanaman nilai-nilai budaya lokal di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosialisasi, penyebaran angket, dan studi literatur. Data diperoleh melalui kegiatan sosialisasi “Ruang Jejama Kamis Ber-Adat”, observasi, angket kepada peserta didik kelas X.6 dan X.7, serta kajian terhadap berbagai sumber pustaka dan regulasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Kamis Ber-Adat mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran budaya peserta didik terhadap pentingnya Bahasa Lampung sebagai identitas budaya daerah. Peserta didik memberikan respons positif terhadap pelaksanaan program dan mulai memahami pentingnya menjaga budaya lokal. Meskipun demikian, implementasi penggunaan Bahasa Lampung dalam kehidupan sehari-hari masih belum optimal karena dipengaruhi dominasi Bahasa Indonesia, kurangnya pembiasaan di lingkungan keluarga, serta rendahnya rasa percaya diri peserta didik dalam menggunakan bahasa daerah. Dalam perspektif sosiologi hukum, program ini menunjukkan fungsi hukum sebagai sarana rekayasa sosial untuk membentuk kebiasaan masyarakat dalam menjaga budaya lokal. Keberhasilan program memerlukan dukungan berkelanjutan dari sekolah, keluarga, masyarakat, dan pemerintah agar pelestarian budaya Lampung dapat berjalan secara efektif dan berkesinambungan.