Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Needs Analysis For Managing Historical Collections As A Challenge In Providing Effective Information Retrieval Tools Lailatur Rahmi; Fadhila Nurul Husna Zalmi; Resty Jayanti Fakhlina; Shinta Nofita Sari; Suci Riqsyah Amaliah
IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 20, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v20i1.29277

Abstract

Museum memainkan peran penting dalam melestarikan warisan budaya dan sejarah bangsa. Namun, banyak museum di Indonesia, khususnya di Sumatera Barat, masih menghadapi tantangan serius dalam menyediakan sistem yang efektif untuk mencari informasi koleksi. Tantangan ini berasal dari keterbatasan dalam penyajian informasi, infrastruktur, dan teknologi, yang semuanya memengaruhi kualitas pengalaman pengunjung dalam memahami nilai sejarah dan budaya dari koleksi yang dipamerkan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan yang terlibat dalam pengelolaan koleksi sejarah, dengan fokus pada tahap awal Design Thinking—empati—untuk memahami kebutuhan pengelola museum dan pengunjung akan sistem penelusuran yang responsif dan informatif. Dengan menggunakan observasi lapangan, wawancara, dan survei yang dilakukan di beberapa museum populer di Sumatera Barat, studi ini mengeksplorasi harapan pengunjung mengenai akses informasi yang interaktif dan mendalam. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar pengunjung, terutama generasi muda, mengharapkan alat penelusuran yang lebih inovatif, seperti katalog digital dan aplikasi seluler, yang mampu memberikan informasi tambahan tentang konteks sejarah, nilai budaya, dan kisah unik yang terkait dengan setiap koleksi. Selain itu, pendekatan Design Thinking terbukti relevan untuk merancang solusi berbasis empati yang berpusat pada pengalaman pengguna, sehingga memungkinkan museum untuk mengoptimalkan fungsi pendidikannya. Hasil ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan alat yang efektif dan interaktif untuk pencarian dan pengambilan informasi, sehingga mendukung museum dalam memenuhi perannya sebagai pusat pendidikan dan pelestarian budaya yang relevan di era digital.Kata kunci: museum, pemikiran desain, penelusuran informasi, koleksi sejarah digital
PENGARUH PLACE ATTACHMENT TERHADAP REVISIT INTENTION PEMUSTAKA DI PERPUSTAKAAN PROKLAMATOR BUNG HATTA Hilda Syaf’aini Harefa; Nurrahma Yanti; Shinta Nofita Sari; Fransiska Tiurma Damanik; M. Rinaldo Marajari
JURNAL MUTIARA MANAJEMEN Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Mutiara Manajemen
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Perpustakaan sebagai pusat informasi dan literasi dituntut untuk mampu menciptakan pengalaman yang bermakna bagi pemustaka agar tercipta keinginan untuk berkunjung kembali. Salah satu faktor psikologis yang memengaruhi hal tersebut adalah place attachment, yaitu ikatan emosional antara individu dengan suatu tempat. Tujuan: untuk menganalisis pengaruh place attachment terhadap revisit intention pemustaka di Perpustakaan Proklamator Bung Hatta. Metode: menerapkan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian mencakup seluruh pemustaka yang berkunjung ke Perpustakaan Proklamator Bung Hatta pada periode Januari hingga Agustus 2025 sebanyak 6.622 orang. Penentuan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan perhitungan jumlah sampel berdasarkan rumus Slovin, sehingga diperoleh sampel yang representatif sebanyak 98 responden. Teknik analisis data meliputi uji instrumen penelitian, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, pengujian hipotesis, serta uji koefisien determinasi (R2). Hasil: place attachment berpengaruh terhadap revisit intention pemustaka. Kesimpulan: semakin kuat ikatan emosional pemustaka terhadap perpustakaan, maka semakin tinggi pula keinginan mereka untuk melakukan kunjungan ulang. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber rujukan serta bahan pertimbangan yang berguna bagi pengelola perpustakaan dalam upaya meningkatkan mutu layanan dan kenyamanan lingkungan perpustakaan, sehingga mampu memperkuat place attachment pemustaka.