Zulhimma Zulhimma
Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Islamic Boarding School Management in Instilling Religious Moderation Zulhimma Zulhimma; Zulhammi Zulhammi; Suheri Sahputra Rangkuti
Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Vol. 7 No. 3 (2026): Integrative Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas KH. Abdul Chalim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/tijie.v7i3.2931

Abstract

Islamic boarding schools have a significant role in shaping the religious perspective of the young generation of Muslims. In the midst of contemporary socio-political dynamics, this role is increasingly crucial, especially when religious discourse is often colored by polarization, exclusivism, and symptoms of intolerance and radicalism that target young people, including students. This study aims to describe and analyze the management approach of the Al-Ansor Padangsidimpuan Islamic Boarding School in instilling religious moderation among students. Religious moderation is an urgency in the context of contemporary Islamic education in response to the increasing symptoms of intolerance and radicalism. This study uses a qualitative, descriptive approach, collecting data through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that pesantren management includes planning the goals and policy directions of pesantren related to religious moderation, active involvement of teachers and caregivers, contextual learning activities, inclusive da’wah, and dialogue between students, as the main instruments for internalizing the values of moderation. In addition, pesantren implement social and cultural control mechanisms based on example and habituation of values in daily life. This study recommends replicating these management models in other Islamic educational institutions to strengthen grassroots religious moderation.
Strategi Pembelajaran Al-Qur’an Hadits Di Era Society 5.0 Afnita Warni; Muhammad Saleh Nst; Fakhruddin Marjua Pane; Zulhimma Zulhimma
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1212

Abstract

Pembelajaran Al-Qur’an Hadits memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter religius, spiritual, dan intelektual peserta didik. Era Society 5.0 menghadirkan tantangan baru berupa perubahan pola belajar generasi digital yang menuntut strategi pembelajaran inovatif, kontekstual, dan adaptif terhadap teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan, penyediaan pengalaman belajar, dan strategi pembelajaran Al-Qur’an Hadits yang relevan di era modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh melalui analisis jurnal, buku, dan sumber ilmiah terkait strategi pembelajaran Al-Qur’an Hadits. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Al-Qur’an Hadits perlu mengintegrasikan pendekatan teacher-centred dan student-centred secara seimbang. Strategi pembelajaran efektif meliputi talaqqi, muroja’ah, contextual teaching and learning (CTL), inquiry learning, serta pemanfaatan teknologi digital seperti aplikasi Al-Qur’an interaktif dan e-learning. Penyediaan pengalaman belajar melalui tadabbur, pembiasaan religius, dan praktik sosial keagamaan mampu meningkatkan internalisasi nilai spiritual peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pembelajaran Al-Qur’an Hadits yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dapat menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan bagi generasi digital.