Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Serbuk Cangkang Kerang Hijau Sebagai Substitusi Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Beton Firqah Najiyah; Arief Firmanto
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 6 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i6.7825

Abstract

Beton merupakan material konstruksi yang banyak digunakan karena memiliki kekuatan tekan tinggi dan daya tahan yang baik. Namun, penggunaan agregat alami secara terus-menerus dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan meningkatnya limbah konstruksi. Salah satu upaya untuk mendukung pembangunan berkelanjutan adalah memanfaatkan limbah cangkang kerang hijau sebagai bahan substitusi agregat halus pada campuran beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh serbuk cangkang kerang hijau terhadap kuat tekan beton mutu K-225 pada umur 14 dan 28 hari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen laboratorium dengan variasi substitusi serbuk cangkang kerang hijau sebesar 0%, 5%, 10%, dan 15% dari berat agregat halus. Benda uji berupa silinder beton berukuran 15 cm × 30 cm yang diuji menggunakan Universal Testing Machine (UTM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi substitusi 5% memberikan kuat tekan optimum pada umur 28 hari sebesar 19,052 MPa dan mengalami peningkatan dibandingkan beton normal. Sementara itu, variasi 10% dan 15% menunjukkan penurunan kuat tekan akibat tingginya daya serap air dan sifat poros material serbuk kerang. Penelitian ini menunjukkan bahwa serbuk cangkang kerang hijau berpotensi digunakan sebagai bahan alternatif ramah lingkungan pada campuran beton dalam kadar tertentu, meskipun belum memenuhi mutu rencana K-225 secara keseluruhan.
EKSISTENSI DAN PERAN ROKOK TRADISIONAL KLOBOT DALAM KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT DESA BRINGIN Bagus Trie Ramandha Hentrisman; Firqah Najiyah; Rida Putri Subrata; Riko Satriatama; Zelfi Ghaffar Aufiya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.60313

Abstract

Rokok tradisional klobot adalah salah satu wujud kearifan lokal yang masih bertahan di tengah kehidupan masyarakat Desa Bringin, Kabupaten Cirebon. Keberadaan rokok klobot tidak hanya sebagai produk konsumsi, tetapi juga memiliki fungsi sosial dan budaya dalam kehidupan masyarakat. Akan tetapi, seiring perkembangan zaman dan meningkatnya konsumsi rokok modern, eksistensi rokok klobot cenderung mengalami penurunan serta menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam menjaga keberlanjutan tradisi di kalangan generasi muda. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi serta peran rokok tradisional klobot dalam kehidupan sosial masyarakat Desa Bringin. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan tahapan observasi lapangan, wawancara kepada masyarakat, serta dokumentasi aktivitas yang berkaitan dengan proses produksi dan penggunaan rokok klobot. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis guna memahami makna sosial, fungsi, serta keberlanjutan tradisi tersebut dalam kehidupan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rokok klobot masih diproduksi secara tradisional dengan memanfaatkan bahan alami seperti daun aren dan tembakau lokal, serta melalui proses manual yang diwariskan secara turun-temurun. Selain itu, rokok klobot memiliki fungsi sebagai media interaksi sosial yang mampu mempererat hubungan antarwarga. Meskipun demikian, produksi rokok klobot yang sebelumnya pernah dilakukan dalam skala besar kini mengalami penurunan akibat pengaruh modernisasi dan pergeseran pola konsumsi masyarakat. Dengan demikian, keberadaan rokok klobot di Desa Bringin tidak hanya berfungsi sebagai produk konsumsi, tetapi juga sebagai simbol kearifan lokal yang memiliki nilai sosial dan budaya. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian agar tradisi rokok klobot tetap terjaga sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat di tengah arus modernisasi.