Rokok tradisional klobot adalah salah satu wujud kearifan lokal yang masih bertahan di tengah kehidupan masyarakat Desa Bringin, Kabupaten Cirebon. Keberadaan rokok klobot tidak hanya sebagai produk konsumsi, tetapi juga memiliki fungsi sosial dan budaya dalam kehidupan masyarakat. Akan tetapi, seiring perkembangan zaman dan meningkatnya konsumsi rokok modern, eksistensi rokok klobot cenderung mengalami penurunan serta menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam menjaga keberlanjutan tradisi di kalangan generasi muda. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi serta peran rokok tradisional klobot dalam kehidupan sosial masyarakat Desa Bringin. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan tahapan observasi lapangan, wawancara kepada masyarakat, serta dokumentasi aktivitas yang berkaitan dengan proses produksi dan penggunaan rokok klobot. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis guna memahami makna sosial, fungsi, serta keberlanjutan tradisi tersebut dalam kehidupan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rokok klobot masih diproduksi secara tradisional dengan memanfaatkan bahan alami seperti daun aren dan tembakau lokal, serta melalui proses manual yang diwariskan secara turun-temurun. Selain itu, rokok klobot memiliki fungsi sebagai media interaksi sosial yang mampu mempererat hubungan antarwarga. Meskipun demikian, produksi rokok klobot yang sebelumnya pernah dilakukan dalam skala besar kini mengalami penurunan akibat pengaruh modernisasi dan pergeseran pola konsumsi masyarakat. Dengan demikian, keberadaan rokok klobot di Desa Bringin tidak hanya berfungsi sebagai produk konsumsi, tetapi juga sebagai simbol kearifan lokal yang memiliki nilai sosial dan budaya. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian agar tradisi rokok klobot tetap terjaga sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat di tengah arus modernisasi.
Copyrights © 2026